Survei Y-Publica: Elektabiltas Prabowo 23,7 Persen, Puan Maharani 1,1 Persen Menhan Prabowo Subianto di Jakarta, Kamis, (24/10) (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Survei Y-Publica menyatakan elektabiltas Prabowo Subianto mengungguli kader-kader PDIP seperti Ganjar Pranowo, Tri Rismaharini, dan Puan Maharani.

"Meskipun PDI Perjuangan unggul, yakni mencapai 30,3 persen tetapi tokoh-tokoh yang berpeluang maju dalam Pilpres masih rendah elektabilitasnya," ucap Direktur Eksekutif Y-Publica, Rudi Hartono, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Rabu (4/3)

Baca Juga

Tanggapi Kode Sandi Calon Kuat di Pilpres 2024, Prabowo Jawab Singkat Saja

Elektabiltas Prabowo Subianto (23,7 persen), Anies Baswedan (14,7 persen), dan Sandiaga Uno (10,3 persen). Elektabilitas kader PDI Perjuangan paling tinggi Pranowo (8,0 persen), Risma (3,6 persen), paling buncit Puan (1,1 persen).

Selain itu masih ada Ridwan Kamil (4,9 persen), Erick Thohir (4,1 persen), Mahfud MD (2,9 persen), dan Agus Harimurti Yudhoyono (1,6 persen).

"Rata-rata mereka diuntungkan dengan posisi saat ini menjabat di kekuasaan, baik menteri maupun gubernur/walikota," ujar Hartono dilansir Antara.

Hasil survei Y-Publica tentang keterpilihan calon presiden. ANTARA/HO-Dok Y Publica
Hasil survei Y-Publica tentang keterpilihan calon presiden. ANTARA/HO-Dok Y Publica

Sandi dan AHY yang masih menuai investasi elektoral harus meraih jabatan serupa jika ingin tetap bertahan. Tokoh lain masih rendah elektabilitasnya di bawah 1 persen, sedangkan sisanya tidak tahu/tidak menjawab 17,6 persen.

Dengan elektabilitas yang masih sangat tinggi, Prabowo berpeluang untuk dicalonkan kembali pada Pilpres 2024.

"Jika disimulasikan, pasangan Prabowo-Anies unggul jauh dengan dukungan publik mencapai 35,4 persen, sedangkan Prabowo-Puan yang mencerminkan keterwakilan PDIP hanya didukung sebesar 11,8 persen," kata Hartono.

Baca Juga

Fahri: Survei Capres Prabowo Nomor 2, Wajar Survei Menteri Nomor 1

Pasangan Prabowo-Puan bahkan masih kalah dari Prabowo-Sandi yang sebelumnya bertarung dalam Pilpres 2019 dengan tingkat dukungan mencapai 23,3 persen.

"Ini menjadi tantangan serius bagi PDIP, mengingat kemungkinan Prabowo-Anies menjadi pasangan yang paling kuat dan tidak terkalahkan saat ini," pungkasnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan Digelar 23 April
Indonesia
Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan Digelar 23 April

Pihaknya akan memanfaatkan sarana teleconference dalam sidang isbat tahun ini.

Cegah COVID-19, KPAI Ingatkan Orang Tua Jaga Ketat Anak-anak Saat Libur Idul Adha
Indonesia
Cegah COVID-19, KPAI Ingatkan Orang Tua Jaga Ketat Anak-anak Saat Libur Idul Adha

Ia mengatakan, sejauh ini KPAI telah menemukan banyak anak terpapar COVID-19 karena tertular dari keluarganya

Kondisi Terkini Gunung Semeru Usai Erupsi
Indonesia
Kondisi Terkini Gunung Semeru Usai Erupsi

"Kawasan lereng Gunung Semeru sudah nampak melandai," ucap Kepala Seksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim), Satriyo Nur Seno.

Prapradilan Rizieq Shihab Dijaga Ketat Aparat
Indonesia
Prapradilan Rizieq Shihab Dijaga Ketat Aparat

Kepala Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Suharno menyebutkan, pihaknya telah meminta bantuan pengamanan kepolisian untuk mengamankan jalannya persidangan.

GP Ansor Ajak Seluruh Komponen Bangsa Bangkit dari Keterputukan Akibat COVID-19
Indonesia
Ketua PDIP Sumbar: Ranah Minang Adalah Bumi Pancasila
Indonesia
Ketua PDIP Sumbar: Ranah Minang Adalah Bumi Pancasila

Pernyataan Alex ini, terkait dengan pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik dan Keamanan, Puan Maharani yang sempat jadi kontroversi bagi masyarakat Minangkabau.

Status 2 Pasien di Indonesia Batal Positif Corona
Indonesia
Status 2 Pasien di Indonesia Batal Positif Corona

Hasil tes pasien Corona 06 dan 14 dinyatakan negatif

Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya
Indonesia
Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya

Benny Wenda tidak sadar dimanfaatkan sebagai proxy oleh negara lain

9 Efek Samping Vaksin COVID Sinovac Hasil Uji Klinis Bandung
Indonesia
9 Efek Samping Vaksin COVID Sinovac Hasil Uji Klinis Bandung

Bahwa vaksin COVID-19 CoronaVac menunjukan, pembentukan antibodi dalam tubuh dan kemampuan dalam membunuh atau menetralkan virus (imunogenisitas).

Jika Bantuan Tak Berjalan Lancar, Perekonomian Indonesia Dikhawatirkan Bakal Anjlok
Indonesia
Jika Bantuan Tak Berjalan Lancar, Perekonomian Indonesia Dikhawatirkan Bakal Anjlok

Selama ini banyak kebijakan yang bersifat top to down menyimpang, saat diterapkan ke bawah atau tidak tepat sasaran.