Survei Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo Cenderung Menurun Hasil survei Parameter Politik Indonesia terkait elektabilitas capres. ANTARA/HO-Survei Parameter Politik Indonesia

MerahPutih.com - Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto merajai berbagai survei elektabilitas calon presiden (capres).

Parameter Politik Indonesia (PPI) menemukan bahwa tren elektabilitas Prabowo mengalami penurunan, sementara tokoh capres lainnya cenderung meningkat.

"Secara umum ada (survei) bulan Februari dan Mei. Prabowo agak sedikit turun (19,9 persen jadi 18,3 persen)," papar Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno dalam rilis survei yang bertajuk "Peta Politik Menuju 2024 dan Peta Politik Mutakhir" secara daring, Sabtu (5/6).

Baca Juga:

Survei Capres 2024, Ganjar Pranowo Lewati Elektabilitas Anies dan Pepet Prabowo

Menurut Adi, meskipun mengalami peningkatan elektabilitas, tapi di antara 3 besar elektabilitas capres yakni, Prabowo, Ganjar dan Anies, hanya Ganjar yang masih memiliki popularitas di bawah 70 persen.

Ini menjadi evaluasi sekaligus peluang. Begitu juga catatan elektabilitas Prabowo yang gap elektabilitasnya dengan capres lain semakin rendah.

"Walaupun Prabowo Subianto elektabilitasnya masih paling tinggi, namun dominasinya kian melemah, keunggulan 8,2 persen pada Februari lalu menipis menjadi tinggal 1,8 persen pada Mei 2021," ungkap dosen UIN Jakarta itu.

Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Rapat tersebut beragendakan pembahasan anggaran dan rencana pembelian alat utama sistem persenjataan atau alutsista yang menelan anggaran hingga Rp1.750 triliun. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.
Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

Adi juga menilai, dukungan terhadap Anies Baswedan sebagai capres juga terlihat kuat. Hal ini terlihat dari perolehan suara simulasi Anies-AHY 35,9 persen dan Anies-Sandi 32,1 persen.

Sementara itu, dukungan terhadap Puan Maharani sebagai capres tidak signifikan. Misalnya dalam simulasi duet Puan-Anies Baswedan hanya memperoleh 25,1 persen.

"Begitupun pasangan Puan-AHY hanya mendapat 13,9 persen," paparnya.

Baca Juga:

Politikus Gerindra Ungkap "Gurita" Alutsista yang Siap Serang Prabowo & Jokowi

Survei dilakukan pada 23-28 Mei 2021 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak.

Metode survei menggunakan telepolling melalui sambungan telepon.

Dengan tingkat kepercayaan hasil survei sebesar 95 persen dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen. (Knu)

Baca Juga:

THR 100 Persen, Anak Buah Prabowo Sebut Kado Hari Buruh

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tekan Kasus COVID-19, Pemkab Boyolali Bikin Gerakan Hari Minggu di Rumah Saja
Indonesia
Tekan Kasus COVID-19, Pemkab Boyolali Bikin Gerakan Hari Minggu di Rumah Saja

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, Jawa Tengah memberlakukan gerakan di rumah saja.

Sebelum Turunkan Level PPKM, Pemda Wajib Perbaiki Indikator Penanganan COVID-19
Berita
Sebelum Turunkan Level PPKM, Pemda Wajib Perbaiki Indikator Penanganan COVID-19

Khusus DKI Jakarta, pada 21 Juli 2021 menunjukkan penurunan yang signifikan, dari 268 kematian per hari menjadi 95 kematian per hari.

Percakapan WhatsApp Tak Masuk Radar Virtual Police
Indonesia
Percakapan WhatsApp Tak Masuk Radar Virtual Police

"WhatsApp merupakan area privat atau ranah pribadi, dan virtual police tidak masuk ke ranah tersebut," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan

[HOAKS atau FAKTA]: Semua Handphone Kini Dipantau Pemerintah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Semua Handphone Kini Dipantau Pemerintah

Beredar narasi melalui aplikasi WhatsApp yang menyatakan bahwa kini pemerintah dapat memantau semua aktivitas telepon dan media sosial milik masyarakat 100 persen.

Denda Puluhan Juta dan Kurungan 3 Bulan Bagi Pelanggar Prokes di Jawa Barat
Indonesia
Denda Puluhan Juta dan Kurungan 3 Bulan Bagi Pelanggar Prokes di Jawa Barat

Denda maksimal bagi perorangan senilai Rp 5 juta dan bagi pelaku usaha Rp 50 juta, ditambah kurungan 3 bulan.

Ketua Bawaslu Sebut Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 2020 Cuma 60 Persen
Indonesia
Ketua Bawaslu Sebut Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 2020 Cuma 60 Persen

"Melihat hasil pilkada serentak di 270 daerah kabupaten/kota partisipasi pemilih sekitar 60 persen. Angkanya jauh dari partisipasi Pilpres 2019 lalu," ujar Abhan.

Polisi Perpanjang Operasi Madago Raya Tiga Bulan ke Depan
Indonesia
Polisi Perpanjang Operasi Madago Raya Tiga Bulan ke Depan

Satuan Tugas Madago Raya masih memburu 9 DPO MIT

Baru 4,2 Juta Orang Lapor Pajak Secara Daring
Indonesia
Baru 4,2 Juta Orang Lapor Pajak Secara Daring

Penyampaian SPT Tahunan PPh WP OP dengan tahun pajak 2020 akan berakhir pada 31 Maret 2021 sedangkan WP Badan pada 30 April 2021.

96 Ribu Lebih Vaksin COVID-19 Disebar ke Seluruh Banten
Indonesia
96 Ribu Lebih Vaksin COVID-19 Disebar ke Seluruh Banten

Jumlah vaksin COVID-19 Sinovac yang telah didistribusikan ke kabupaten/kota di wilayah Provinsi Banten hingga saat ini sudah mencapai 96.276 vial

Jakarta PSBB Lagi, Habiburokhman: Jangan Dua Kali Kejeblos
Indonesia