Merahputih.com - Hasil survei kinerja Prabowo-Gibran terbaru dari Voxpol Center mengungkapkan bahwa 63,3 persen masyarakat yakin pemerintahan saat ini mampu memimpin negara dengan sangat baik.
Tingginya angka kepuasan publik pemerintahan Prabowo-Gibran ini menjadi bukti nyata bahwa mayoritas warga menaruh harapan besar pada duet pemimpin baru ini untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.
Kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran nyatanya tersebar merata, namun kejutan terbesarnya justru datang dari kawasan timur Indonesia.
Baca juga:
Stabilitas Politik Prabowo jangan cuma Untungkan Elite, Rakyat Tunggu Bukti Kesejahteraan
Dalam rilis survei Voxpol Center terbaru ini, tingkat keyakinan warga terhadap kemampuan pemerintah mencetak angka fantastis di wilayah Bali-NTB-NTT sebesar 88,40 persen, mengekor tipis di bawahnya ada Sulawesi (75,60 persen) dan Maluku-Papua (71,30 persen).
Angka ini menunjukkan bahwa di tengah berbagai keraguan yang mungkin muncul di ruang publik, kepercayaan publik ke pemerintah di level akar rumput nyatanya masih sangat solid, terjaga, dan antusias.
Modal Kuat untuk Menyelesaikan Masalah Bangsa

Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi, membeberkan bahwa data ini bukan sekadar deretan angka, melainkan modal politik yang sangat berharga untuk memperkuat legitimasi dan menjaga konsistensi kinerja kabinet ke depan.
Sebanyak 61,1 persen responden dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah punya kapasitas mumpuni buat membereskan segudang masalah struktural yang ada di depan mata.
Mayoritas responden menilai pemerintah mampu menjalankan pemerintahan, dengan 63,3 persen menyatakan mampu, sementara 35,2 persen menilai kurang atau tidak mampu,
kata Pangi.
Ia juga menambahkan bahwa legitimasi kuat ini harus dijawab dengan eksekusi kebijakan yang nyata, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh semua kalangan tanpa terkecuali.
Meski ada sekitar sepertiga masyarakat yang masih wait and see atau meragukan manuver pemerintah, sentimen positif secara umum mendominasi.
"Untuk daerah lain relatif terjaga di sebagian besar wilayah lainnya mencerminkan kepercayaan publik yang cukup kuat," ujarnya.
Metodologi Survei yang Solid dan Kredibel
Buat kamu yang penasaran bagaimana potret data ini didapatkan, survei ini dieksekusi dengan metode yang sangat ketat.
Pengambilan data lapangan dilakukan sepanjang tanggal 3 sampai 12 Oktober 2026 dengan menggandeng 1.200 orang responden dari berbagai penjuru tanah air.
Tim enumerator terlatih turun langsung melakukan wawancara tatap muka (face to enumerator) menggunakan instrumen canggih berupa aplikasi berbasis Android bernama i-voxpol.
Baca juga:
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Biar hasilnya akurat dan tidak bias, riset ini mengandalkan teknik multistage random sampling untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat terwakili secara proporsional.
Dengan metode seteliti ini, margin of error sukses ditekan di angka 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Jadi, cerminan opini publik yang disajikan dalam riset ini benar-benar bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah!