Survei KedaiKOPI: Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Jokowi-JK Founder KedaiKOPI Dr. Hendri Satrio. (Instagram hendri.satrio)

MerahPutih.Com - Mayoritas masyarakat Indonesia puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-JK.

Berdasarkan hasil survei Lembaga Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia menunjukkan sebanyak 55,7 persen responden puas dengan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Selebihnya, ada 43,3 persen menjawab tidak puas dan sisanya tidak menjawab. Pembangunan infrastruktur (32,7 persen) dan bantuan kesehatan serta pendidikan (16,3 persen) adalah dua alasan teratas puas terhadap pemerintahan Jokowi-JK.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio melalui pesan tertulis kepada Antara menjelaskan bahwa topik pertanyaan pada survei dibagi menjadi beberapa topik. Salah satu yang menarik dari survei tersebut adalah elektabilitas Jokowi dan sejumlah nama yang diplot jadi cawapres dalam Pilpres 2019 nanti.

"Topiknya tidak hanya tentang elektabilitas Jokowi atau Prabowo, tetapi juga tentang calon wakil presiden, kondisi Indonesia saat ini, termasuk pendapat rakyat tentang realisasi janji pemerintahan saat masa kampanye," kata Hendri Satiro di Jakarta, Minggu (8/10).

Sementara bahasan harga kebutuhan pokok yang naik atau mahal (22,7 persen) dan janji yang belum ditepati (8,5 persen) merupakan alasan ketidakpuasan terhadap pemerintahan.

Survei ini diluncurkan nasional di 8 Kota (Medan, Padang, Palembang, Jakarta (kecuali Kep. Seribu), Bandung, Semarang, Surabaya dan Makassar). Pengambilan data dilakukan wawancara tatap muka, melibatkan 800 responden, 8 hingga 27 September 2017 dan margin of error (MoE) kurang-lebih 3,5 persen.

Tentang elektabilitas Jokowi dan Cawapres Jokowi responden yang memilih Jokowi 44,9 persen sementara yang memilih opsi jawaban selain Jokowi ada 48,9 persen dan sisanya tidak menjawab. Pada opsi jawaban selain Jokowi, responden menyebut nama Prabowo Subianto, Gatot Nurmantyo, Tri Rismaharini, Agus Harimurti Yudhoyono dan beberapa nama lainnya.

Hal ini nampaknya dinilai juga berpengaruh terhadap pilihan partai politik di 2019. Hanya 41,3 persen responden yang mengaku akan memilih partai politik pengusung Jokowi pada 2019 nanti, 53,5 persen menjawab tidak akan memilih sementara sisanya memilih untuk tidak menjawab atau tidak memilih.

Figur cawapres nampaknya akan cukup menentukan pada Pemilu 2019 kelak. Sebanyak 49,9 persen responden mengaku bahwa faktor cawapres mempengaruhi dalam memilih Presiden sementara 48,4 persen menjawab tidak mempengaruhi dan sisanya tidak menjawab.

Sebagai Cawapres Jokowi pada pemilu 2019, rakyat masih menempatkan nama M. Jusuf Kalla di tempat teratas (15,1 persen), Prabowo Subianto (13,4 persen), Gatot Nurmantyo (12 persen), Susi Pudjiastuti (10,1 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (7,5 persen), Tito Karnavian (6 persen), Sri Mulyani (4,8 persen), Budi Gunawan (0,8 persen), nama-nama lainnya (13,8 persen) dan sisanya menjawab tidak tahu.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH