Survei INES: La Nyalla Kandidat Terkuat di Pilgub Jatim Mantan Ketua PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti. (MP/Budi Lentera)

MerahPutih.com - Jelang Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Jawa Timur, lembaga survei Indonesia Network Election mengeluarkan hasil survei untuk mengetahui elektabilitas dan popularitas sementara dari keempat tokoh bakal calon Gubernur Jatim.

Ada empat pasangan bakal calon gubernur yang bersaing untuk merebut tampuk kepemimpinan Pakde Karwo. Diantaranya ialah Syaifullah Yusuf, Khofifah Indar Prawansa, Tri Rismaharini, dan La Nyalla.

Berdasarkan riset yang dilakukan lembaga survei INES, sosok La Nyalla menjadi satu-satunya tokoh yang memiliki kapabilitas tinggi jika dibandingkan dengan ketiga tokoh lainnya.

“Dari hasil survei, masyarakat Jawa Timur menganggap bahwa sosok La Nyalla paling mampu memimpin Jawa Timur,” kata Direktur Eksekutive INES, Ir. Widodo Tri Sektianto kepada wartawan, Senin (23/10).

Hasil survei menunjukkan tingkat kapabilitas La Nyalla sebesar 78,4 persen responden, Tri Rismaharini 74,9 persen, Khofifah Indar Prawansa 74,7 persen, dan yang terkecil ialah Syaifullah Yusuf 70,5 persen responden.

“Untuk kompetensi sebagai kepala daerah yang dinilai dari kemampuan sebagai Chief Executive Officer untuk memimpin Jawa Timur seperti yang diharapkan Masyarakat selama 5 tahun kedepan, maka diharapkan sosok tersebut bisa melakukan perubahan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas kesejahteraan masyarakat Jawa Timur," jelas Widodo.

Sedangkan, untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia di Jawa Timur yang dalam 5 tahunnya selalu di bawah 70 persen, berdasarkan survei tersebut, hanya sosok La Nyalla yang memiliki kompetensi untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan dan indeks pembangunan manusia di Jawa Timur.

Kompetensi La Nyalla memiliki responden sebesar 89,4 persen, Tri Rismaharini 79,3 persen, Khofifah Indar Parawansa 73,8 persen, dan yang paling terendah kompetensinya ialah Syaifullah Yusuf 60,4 persen.

“Jika hanya ada 3 calon dalam pertarungan Pilgub Jatim yakni Syaifullah Yusuf, Khofifah dan La Nyalla, maka dapat dipastikan persaingan sengit hanya ada pada sosok La Nyalla dan Khofifah,” ungkapnya.

Menurutnya, hal ini disebabkan suara Grassroot PDIP yang memilih Tri Rismaharini akan menyebrang ke sosok Khofifah dan La Nyalla, karena kecil kemungkinannya untuk mendukung Syaifullah Yusuf. (Pon)

Baca juga berita terkait dalam artikel berikut: PDI-P Siapkan Tiga Opsi Untuk Pilgub Jatim 2018

Kredit : ponco


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH