Survei Indikator: Hanya 6 Persen Publik yang Anggap Jokowi Anti-Islam Presiden Joko Widodo (Biro Pers Setpres)

MerahPutih.com - Mayoritas masyarakat Indonesia menilai Presiden Joko Widodo bukanlah sosok yang anti Islam dan memusuhi ulama. Hal itu tercermin dari hasil survei nasional yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia pada 17-24 September 2017.

"Hanya sekitar 6 persen publik yang menganggap Presiden Jokowi anti Islam, dan sekitar 5.5 persen menilai Jokowi memusuhi ulama," kata Direktur Eksekutif Indikator Burhanudin Muhtadi di kantornya, Jalan Cikini V, Jakarta Pusat, Rabu (11/10).

Menurutnya, angka ini sangat rendah jika dibandingkan dengan maraknya anggapan itu di media sosial. Namun, sambung Burhan, kelompok ini memiliki konsekuensi sangat kuat terhadap pilihan politik.

"Jika publik menganggap Jokowi memusuhi ulama, terlebih dianggap anti Islam, maka dukungan politik Jokowi akan sangat rendah," ucap Dosen UIN Syarif Hidayatullah ini.

Sementara itu, jelas Burhan, mengenai isu Partai Komunis Indonesia, sebanyak 13% publik tidak menganggap bahwa pada pemerintahan Presiden Jokowi ini sedang terjadi kebangkitan PKI di tanah air.

Sebaliknya, isu tersebut dinilai oleh sebagian besar publik 52 % sengaja dibesar-besarkan untuk menyerang pemerintahan Presiden Jokowi, dan selebihnya tidak bisa menilai sebanyak 35%.

"Mayoritas publik tidak setuju atau sangat tidak setuju bahwa Presiden Jokowi melindungi kelompok komunis (PKI), 64%. Sekitar 8% setuju dan selebihnya tidak bisa menilai," ungkap peraih gelar Master di Australian National University, Canberra ini.

Menurut Burhan, jika publik menganggap bahwa PKI saat ini sedang bangkit dan Jokowi dianggap melindungi kelompok komunis, maka dukungan terhadap Jokowi bisa sangat tertekan.

Survei dilakukan terhadap 1.220 responden berusia 17 tahun atau sudah menikah di 34 provinsi, pada 17 hingga 24 September 2017, melalui wawancara tatap muka dengan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. (Pon)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH