Survei Indikator: Besarnya Swing Voters Bikin Posisi Prabowo-Sandi Berpeluang Menang Burhanuddin Muhtadi menyampaikan hasil survei Indikator Politik Indonesia di Jakarta (MP/Fadhli)

MerahPutih.Com - Hasil riset lembaga survei Indikator Politik Indonesia menunjukan bahwa pasangan calon Jokowi-Ma'ruf masih mengungguli pesaingnya Prabowo-Sandi dengan persentase perolehan suara 54,9 persen berbanding 34,8 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi mengatakan, jika pemilihan Presiden diadakan saat ini, Jokowi-Ma'ruf dipastikan unggul atas Prabowo Subianto dengan selisih sekitar 20 persen suara.

"Berdasarkan hasil survei, bila Pemilihan Capres digelar sekarang Jokowi-Ma'ruf Amin meraih 54,9 persen. Pasangan Prabowo-Sandiaga 34,8 persen. Selisih 20 persenan," kata Burhanuddin saat merilis hasil survei di kantornya kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/1).

Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi
Direktur Eksekutif Indikator yang juga pengamat politik Burhanuddin Muhtadi (MP/Ponco Sulaksono)

Namun demikian, menurut Dosen Politik UIN Jakarta, keunggulan Jokowi-Ma'ruf di survei kali ini bukan berarti sudah aman. Kata dia, masih ada sekitar 25 persen responden yang belum menentukan pilihan dengan berbagai faktor.

"Jadi selesih 20 persen belum aman bagi Paslon 01," terangnya.

Burhanuddin menuturkan, dari sekitar 25 persen yang belum menentukan pilihan (undecided) bisa jadi karena mereka Golput atau masih bisa dipengaruhi dengan pilihan lain.

"Ini yang perlu di waspadai kubu Jokowi atau dimanfaatkan kubu Prabowo," terangnya.

Sekadar informasi, Survei Indikator digelar pada 16-26 Desember 2018. Metode yang digunakan multistage random sampling dengan jumlah responden 1.220 orang. Survei ini, memiliki margin of error 2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Survei KedaiKOPI Posisi Wagub DKI Jakarta Mendesak Diisi

Kredit : fadhli


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH