Survei Calon Panglima TNI, Jenderal Andika Hanya Kalah dari Laksamana Yudo Dalam Hal ini Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di Puspom TNI AD, Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (20/4). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Teka-teki mengenai siapa yang bakal menjadi Panglima TNI pengganti Marsekal TNI Hadi Tjahjanto masih misterius.

Namun, dalam survei yang dilakukan Setara Institute menunjukkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa sebagai calon Panglima TNI terkuat.

Baca Juga

DPR Minta Jokowi Segera Kirimkan Nama Panglima Baru

Ia mengungguli dua calon lainnya, yakni Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo.

Dalam penelitian yang dilakukan 20 September 2021-1 Oktober 2021 terdapat lima indikator yang dinilai. Yakni aspek integritas, akseptabilitas, kapabilitas, responsivitas dan kontinuitas.

"Rata-rata kami menemukan para ahli menilai Jenderal Andika itu unggul dibanding dua kandidat lainnya (Laksamama Yudo dan Marsekal Fajdar)," kata Peneliti Setara Institute, Ikhsan Yosarie saat pemaparan hasil riset "Catatan Kinerja Reformasi TNI 2021 dan Temuan Survei Opini Ahli Tentang Kandidat Panglima TNI" secara daring, Senin (4/10).

Pada aspek integritas, Jenderal Andika Perkasa meraih nilai rata-rata 7,84 persen. Sedangkan Laksamana Yudo Margono meraih nilai 7,83 persen dan Marsekal Fajdar Prasetyo mendapatkan nilai 7,70 persen.

Pada aspek akseptabilitas, menantu tokoh intelijen Hendropriyono ini juga unggul dari Laksamama Yudo dan Marsekal Fajdar. Andika mendapat nilai rata-rata 8,04 persen, Yudo 7,78 persen, Fadjar 7,65 persen.

Kemudian pada aspek responsivitas, Andika masih unggul dengan nilai rata-rata 8,20, Yudo 8,11, dan Fajdar 7,99. Lalu, pada aspek kapabilitas Andika meraih nilai rata-rata 8,25, Yudo 8,15, dan Fadjar 8,03.

Namun, pada aspek kontinuitas Andika Perkasa kalah dari Laksamana Yudo. Hal ini mengingat secara usia, Yudo masih memiliki waktu yang panjang jika menjadi Panglima TNI.

Tangkapan layar Peneliti Hukum dan Hak Asasi Manusia Setara Institute Ikhsan Yosari memaparkan temuan hasil survei persepsi para ahli terhadap tiga kandidat calon pangloma TNI yang berlangsung secara virtual di Jakarta, Senin (4/10/2021) sebagaimana disiarkan dari kanal Youtube Suara SETARA. ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Tangkapan layar Peneliti Hukum dan Hak Asasi Manusia Setara Institute Ikhsan Yosari memaparkan temuan hasil survei persepsi para ahli terhadap tiga kandidat calon pangloma TNI yang berlangsung secara virtual di Jakarta, Senin (4/10/2021) sebagaimana disiarkan dari kanal Youtube Suara SETARA. ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Ikhsan menuturkan, secara umum, Andika Perkasa mengungguli calon lainnya untuk empat dimensi integritas, akseptabilitas, kapabilitas dan responsivitas. Sedangkan, Yudo Margono unggul pada dimensi kontinuitas.

"Namun demikian, perbedaan skor untuk masing-masing kandidat tidak signifikan," kata Ikhsan.

Survei ini dilakukan Setara Institute menggunakan metode purposif atau purposive sampling.

Responden survei ini merupakan 100 ahli yang telah dipilih dan ditetapkan dengan klasifikasi yang spesifik dan relevan dengan penelitian ini. Yakni mereka ahli pada isu pertahanan dan keamanan (hankam), serta hak asasi manusia (HAM).

Setidaknya ada 100 ahli yang dipilih dan turut terlibat dalam proses survei ini dengan dominan mereka berasal dari akademisi kampus dan elemen masyarakat sipil (NGO / Ormas).

Kapabilitas, jika merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kapabilitas diartikan sebagai kemampuan atau kecakapan dalam melakukan sesuatu.

Dimensi kepemimpinan yang kedua yakni, Integritas, jika merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), integritas diartikan sebagai mutu, sifat, atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh. Sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran.

Dimensi kepemimpinan selanjutnya menurut SETARA Institute yakni, Responsivitas. Jika merujuk Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), respons atau responsivitas diartikan sebagai cepat (suka) merespons; bersifat menanggapi; cepat tanggap; tergugah hati; bersifat memberi tanggapan (tidak masa bodoh).

Selanjutnya, Akseptabilitas, yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), akseptabilitas diartikan sebagai hal dapat masuk; hal mudah dicapai dan keberterimaan.

Adapun, dimensi kepemimpinan yang terakhir berdasar hasil riset SETARA Institute yakni, Kontinuitas. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kontinuitas diartikan sebagai kesinambungan; kelangsungan; kelanjutan; keadaan kontinu. (Knu)

Baca Juga

Karier Moncer Jenderal Andika Perkasa, Calon Kuat Panglima TNI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mabes Polri Klaim akan Transparan Usut Kasus Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam
Indonesia
Mabes Polri Klaim akan Transparan Usut Kasus Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam

Irwasum Polri, Komjen Agung Budi Maryoto berjanji bekerja secara transparan dalam melakukan pengusutan kasus penembakan antara Brigadir J dengan Bharada E ini.

Polri Jamin Bripda Randy Tak Akan Lolos dari Proses Hukum
Indonesia
Polri Jamin Bripda Randy Tak Akan Lolos dari Proses Hukum

Bripda Randy Bagus, anggota Polres Pasuruan, Jawa Timur telah menjadi tersangka kasus dugaan aborsi dan dugaan pelanggaran kode etik kepolisian.

7 Dermaga di Pelabuhan Bakauheni Siap Dioperasikan Layani Pemudik
Indonesia
7 Dermaga di Pelabuhan Bakauheni Siap Dioperasikan Layani Pemudik

PT ASDP telah menyediakan 70 unit kapal, dimana ada 65 unit kapal reguler dan 5 unit kapal ekspres.

PSI Tolak Pembangunan ITF Libatkan Investor: Kita akan Rugi
Indonesia
PSI Tolak Pembangunan ITF Libatkan Investor: Kita akan Rugi

“Apabila menggandeng investor untuk berpartisipasi dalam proyek tersebut, maka investor akan menarik tipping fee pengelolaan sampah kepada Pemprov DKI Jakarta, kita akan rugi,” kata Justin

Reaksi Wagub Soal Permintaan DPRD Fungsi Operasional TGUPP Dihilangkan
Indonesia
Reaksi Wagub Soal Permintaan DPRD Fungsi Operasional TGUPP Dihilangkan

DPRD DKI Jakarta meminta fungsi operasional dan kewenangan Tim untuk TGUPP dihilangkan karena berani mencampuri Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI.

Vaksin Meningitis Langka di Solo, Jemaah Umrah Mengeluh
Indonesia
Vaksin Meningitis Langka di Solo, Jemaah Umrah Mengeluh

jemaah umroh di Solo mulai mengeluhkan kelangkaan stok vaksin meningitis.

Cerita Bripka Agung Ringkus Perampok Toko Gadai di Jagakarsa
Indonesia
Cerita Bripka Agung Ringkus Perampok Toko Gadai di Jagakarsa

Peristiwa ini bermula saat pelaku berpura-pura ingin menggadaikan dua barang elektroniknya

[HOAKS atau FAKTA]: Polisi di Semarang Tilang Pengendara Yang Pakai Sandal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi di Semarang Tilang Pengendara Yang Pakai Sandal

Polisi mengimbau dan mengedukasi masyarakat untuk menggunakan alat pelindung kaki dan pendukung lainnya demi keselamatan berkendara.

Kalah dari Borneo FC, Pelatih Persis Rasiman Keluhkan Minimnya Jeda Istirahat
Indonesia
Kalah dari Borneo FC, Pelatih Persis Rasiman Keluhkan Minimnya Jeda Istirahat

Persis menelan kekalahan dari tuan rumah Borneo FC dengan skor akhir 2-1 dalam lanjutan Liga 1 musim 2022/2023 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (28/8) malam.

2 Anggota KKB Pimpinan Undius Kogoya Ditangkap Beserta 113 Butir Amunisi
Indonesia
2 Anggota KKB Pimpinan Undius Kogoya Ditangkap Beserta 113 Butir Amunisi

Tim Penegakan Hukum Satgas Damai Cartenz terkini menangkap dua orang anggota KKB di dua lokasi berbeda di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.