Surpres Calon Panglima TNI Belum Berada di Meja Pimpinan DPR Wakil Ketua DPR, Muhaimin Iskandar, Jumat (4/6) malam. (MP/Ismail)

Merahputih.com - Pimpinan DPR hingga Senin (1/11) siang belum menerima Surat Presiden (Surpres) terkait penunjukan calon Panglima TNI.

"Sampai detik ini saya belum cek. Setahu saya belum (Surpres calon Panglima TNI)," kata Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (1/11).

Baca Juga:

Prabowo Punya Peluang Menangi Pilpres 2024 karena Dukungan Milenial

Karena, jika melihat masa pensiun Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, maka diperkirakan Surpres akan dikirimkan kepada DPR dalam satu atau dua hari ini.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung, Rabu (24/3). (MP/Ismail)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat menemui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Loji Gandrung, Rabu (24/3). (MP/Ismail)

Nah, ketika Surpres tersebut masuk ke DPR RI maka mekanismenya akan dibahas dalam Rapat Pimpinan (Rapim) DPR yang selanjutnya disampaikan kepada Rapat Badan Musyawarah (Bamus).

"Lalu di bawa ke Komisi I DPR RI dan kemudian dibawa ke Rapat Paripurna DPR RI," ujarnya.

Muhaimin menilai calon-calon Panglima TNI yang ramai dibicarakan publik, semuanya memiliki kemampuan dan layak memimpin institusi TNI.

Baca Juga:

Peluang Anies Ikut Pilpres 2024 Dinilai Berat

Namun, Presiden Joko Widodo akan menentukan siapa calon yang ditunjuk dengan pertimbangan rencana Presiden terkait pertahanan dan keamanan bangsa ke depan.

"Tinggal Presiden yang akan menentukan sesuai rencana Presiden. Rencana Presiden pasti lebih utuh soal pertahanan dan kekuatan personel TNI," katanya.

Saat kepergian Presiden untuk kunjungan kerja ke luar negeri, KSAD Andika Perkasa mengantarkan Presiden Joko Widodo. Saat ini, tiga kepala staf berpeluang gantikan Hadi Tjahjanto. Tapi paling kuat KSAL dan KSAD.

Pergantian Hadi Tjahjanto ditunggu publik karena pada November 2021 ini sudah pensiun. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Imbau Jemaah Haji Indonesia Fokus Jaga Stamina
Indonesia
DPR Imbau Jemaah Haji Indonesia Fokus Jaga Stamina

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengimbau kepada jemaah haji Indonesia untuk fokus mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

Gembong Warsono Klaim Tak Tidur Tiga Hari untuk Evaluasi Kinerja Anies 5 Tahun
Indonesia
Gembong Warsono Klaim Tak Tidur Tiga Hari untuk Evaluasi Kinerja Anies 5 Tahun

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengatakan, Fraksi PDI Perjuangan menyoroti buruknya realisasi janji kampanye Anies pada Pilkada DKI 2017 lalu. Dari catatan PDIP, dari 23 janji kampanye, hanya 5 yang tercapai.

Mulai Besok, Wilayah Ini Tidak Bisa Terima Siaran TV Analog
Indonesia
Mulai Besok, Wilayah Ini Tidak Bisa Terima Siaran TV Analog

Penghentian siaran televisi analog Tahap I, menurut Johnny, akan dimulai dari tiga wilayah siaran yang berada di 3 provinsi serta 8 kabupaten dan kota.

Kapolri Akui Kepercayaan Rakyat Terhadap Polri Turun
Indonesia
Kapolri Akui Kepercayaan Rakyat Terhadap Polri Turun

Kapolri mengaku bahwa kepercayaan rakyat terhadap Korps Bhayangkara menurun seiring dengan banyak peristiwa besar yang terjadi di institusi yang dipimpinya belakangan ini.

Rajai Survei Pilgub Jateng, Gibran: Saya Fokus Dulu di Solo
Indonesia
Rajai Survei Pilgub Jateng, Gibran: Saya Fokus Dulu di Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku telah mengetahui hasil survei itu

Jelang Pemilu 2024, DPR Minta Pemerintah Validasi Data Kependudukan
Indonesia
Jelang Pemilu 2024, DPR Minta Pemerintah Validasi Data Kependudukan

Anggota Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, menekankan urgensi validasi data kependudukan masyarakat menjelang Pemilu 2024 guna mengatasi persoalan terkait dengan data pemilih.

Jumlah Penumpang KRL Stabil Meski Aturan Perjalanan Dilonggarkan
Indonesia
Jumlah Penumpang KRL Stabil Meski Aturan Perjalanan Dilonggarkan

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyampaikan, volume pengguna KRL yang relatif stabil yakni sebesar 258.880 pengguna.

[HOAKS atau FAKTA]: Viral Wanita di Palembang Hidup lagi Setelah Dikubur
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Wanita di Palembang Hidup lagi Setelah Dikubur

Akun Tiktok tarink99 memposting sebuah video berdurasi 2 menit 50 detik.

[HOAKS atau FAKTA]: BI Keluarkan Uang Koin Anyar Rp 100 Ribu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BI Keluarkan Uang Koin Anyar Rp 100 Ribu

Bank Indonesia memang pernah mengeluarkan uang logam Rp 100.000. Namun uang tersebut dicetak pada 1974 dan merupakan uang rupiah khusus (URK).

Besok, Komnas HAM Akan Temui Warga Desa Wadas dan Ganjar
Indonesia
Besok, Komnas HAM Akan Temui Warga Desa Wadas dan Ganjar

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan terjun ke Jawa Tengah, untuk menggali informasi terkait insiden Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (11/2).