Surat Panggilan Dikirim, Ferdinand Hutahaean Diharap Datang Pekan Depan Ferdinand Hutahaean. (Foto: Twitter @FerdinandHaean3)

Merahputih.com - Bareskrim Polri telah menjadwalkan pemanggilan kepada mantan politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean terkait kasus dugaan ujaran kebencian. Rencananya, Ferdinand akan diperiksa sebagai saksi Senin (10/1).

Surat pemanggilan telah dilayangkan kepada Ferdinand pada Kamis (6/1) kemarin.

Baca Juga:

Polisi Periksa Saksi dalam Perkara yang Menyeret Nama Ferdinand Hutahaean

"Untuk surat panggilan sudah dikirim," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (7/1).

Ia mengharapkan Ferdinand bisa hadir memberikan keterangan sebagai terlapor terkait perkembangan penyidikan kasus ujaran kebencian tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, status kasus ujaran kebencian menjadi penyidikan dilakukan setelah Direktorat Siber Mabes Polri melakukan pemeriksaan tambahan terhadap dua orang saksi dan lima orang saksi ahli.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan surat pemanggilan telah dilayangkan Kamis (6/1) kemarin kepada Ferdinand Hutahaean. ANTARA/Laily Rahmawaty/am.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan surat pemanggilan telah dilayangkan Kamis (6/1) kemarin kepada Ferdinand Hutahaean. ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Hingga kini, tambah Ramadhan, pihaknya telah memintai keterangan terhadap 10 saksi, lima saksi dan lima saksi ahli.

"Saksi ahli ini terdiri dari saksi bahasa, saksi sosiologi, saksi ahli pidana, saksi ahli agama dan saksi ahli ITE," kata Ramadhan.

Baca Juga:

Penanganan Kasus Ferdinand Hutahaean Masuk Tahap Penyidikan

Setelah menaikkan status ke penyidikan, Direktorat Siber Bareskrim Mabes Polri langsung menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan telah dikirimkan ke Kejaksaan Agung. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DKPP Pecat Ketua KPU Sabu Raijua Terkait Calon Bupati Warga Negara AS
Indonesia
DKPP Pecat Ketua KPU Sabu Raijua Terkait Calon Bupati Warga Negara AS

DKPP telah membacakan putusan perkara nomor 165-PKE-DKPP/IX/2021 dengan teradu ketua dan anggota KPU Kabupaten Sabu Raijua.

Kapolri Ungkap Sinyal Pelandaian Kasus COVID-19 Sepekan ke Depan
Indonesia
Kapolri Ungkap Sinyal Pelandaian Kasus COVID-19 Sepekan ke Depan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan informasi potensi terjadinya kasus COVID-19 terus melandai.

Gus Muhaimin Heran Harga Minyak Goreng Tinggi Padahal Nataru Sudah Lewat
Indonesia
Gus Muhaimin Heran Harga Minyak Goreng Tinggi Padahal Nataru Sudah Lewat

Mohon pemerintah segera mengambil tindakan nyata yang bisa menekan harga minyak goreng

Tak Ada PPKM Darurat, Pelajar Pangkalpinang Bakal Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Tak Ada PPKM Darurat, Pelajar Pangkalpinang Bakal Sekolah Tatap Muka

Secara tegas membatasi jumlah peserta dan memantau pelaksanaan sesuai aturan kesehatan

Wapres Perintahkan Polisi Tindak Spekulan Penimbun Komoditas Pangan
Indonesia
Wapres Perintahkan Polisi Tindak Spekulan Penimbun Komoditas Pangan

"Penegakan hukum secara tegas kalau ada yang bermain spekulan, kalau ada menyimpan untuk kebutuhan masyarakat, untuk itu ini harus ditegakkan," kata Wapres.

Besok, DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna Hak Interpelasi Formula E
Indonesia
Besok, DPRD DKI Gelar Rapat Paripurna Hak Interpelasi Formula E

DPRD DKI Jakarta berencana akan menggelar rapat parupurna (Rapur) hak interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan terkait rencana perhelatan mobil balap Formula E pada Selasa (28/9) besok.

Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI, Polisi Dalami Kemungkinan Tersangka Selain Ketua DPP Golkar
Indonesia
Kasus Pengeroyokan Ketum KNPI, Polisi Dalami Kemungkinan Tersangka Selain Ketua DPP Golkar

Polisi Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Papua-Papua Barat DPP Partai Golkar, Azis Samual (AS), sebagai tersangka pengoroyokan Ketum KNPI.

Kejagung Periksa Enam Orang Saksi Kasus Dugaan Korupsi Asabri
Indonesia
Kejagung Periksa Enam Orang Saksi Kasus Dugaan Korupsi Asabri

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjutak menerangkan, pihak memeriksa enam orang saksi perkara ini terkait dengan pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT. Asabri (Persero) pada beberapa perusahaan periode 2012-2019.

4 Obat Mendapat Izin Buat Terapi COVID-19
Indonesia
4 Obat Mendapat Izin Buat Terapi COVID-19

EUA merupakan persetujuan penggunaan obat selama kondisi kedaruratan kesehatan masyarakat.

Berpotensi Terjadi Kepadatan Lalin, Polda Metro Antisipasi Hari Pertama Pembukaan Sekolah
Indonesia
Berpotensi Terjadi Kepadatan Lalin, Polda Metro Antisipasi Hari Pertama Pembukaan Sekolah

Polda Metro Jaya melakukan antisipasi dengan dibukanya pembelajaran tatap muka di setiap sekolah di Jakarta.