Apa Saja yang Bisa Kamu Lakukan dengan Surat Keterangan Kerja? Ilustrasi lamaran pekerjaan (Pexels/energepic.com)

Tidak banyak yang menganggap surat keterangan kerja itu penting. Faktanya, beberapa karyawan atau orang yang sudah resign baru mencari surat tersebut ketika baru membutuhkan. Padahal, surat keterangan bekerja atau yang juga disebut dengan Paklaring tak kalah pentingnya seperti kartu kredit atau uang.

Mungkin selama ini kamu merasa uang itu yang paling penting. Dengan uang, kamu bisa mendapatkan segalanya. Dan pastinya masa depan kamu terasa lebih terjamin. Uang bisa kamu tabung untuk masa depan. Uang bisa kamu investasikan agar bisa lebih menguntungkan.

Akan tetapi, banyak yang tidak sadar jika tanpa uang pun sebenarnya mereka bisa memiliki masa depan yang sedikit lebih baik, yaitu surat keterangan kerja.

Keterangan kerja
Ilustrasi Surat Keterangan Kerja (Foto: Ist)

Surat Keterangan Kerja Untuk Pekerja

Kamu seorang pekerja? Jika ya, setelah mengetahui informasi yang satu ini, kamu tidak akan bermalas-malasan untuk bekerja. Karena kamu tahu semua yang dilakukan menentukan bagaimana isi dari surat keterangan kerja. Dan surat ini sangat menentukan bagaimana kehidupan kamu.

Kenapa? Karena surat keterangan kerja atau paklaring ini bisa digunakan untuk beberapa hal berikut ini:

Mengajukan Pinjaman

Beberapa karyawan gagal untuk mendapatkan pinjaman. Ternyata, salah satunya disebabkan karena mereka tidak memiliki surat keterangan kerja. Atau mereka punya tapi surat tersebut tidak cukup meyakinkan bank untuk memberinya pinjaman. Mungkin saja prestasi kerjanya kurang bagus atau jabatannya tidak terlalu tinggi sehingga bank batal memberikan pinjaman.

Kamu harus tahu kegunaan surat keterangan kerja yang kamu gunakan untuk mengajukan pinjaman memiliki dua makna bagi pihak bank. Makna yang pertama, kamu memang benar-benar memiliki pekerjaan. Makna yang kedua, dan ini yang paling penentukan, kamu memiliki gaji yang bisa membuat Anda mencicil angsuran. Jadi, percuma jika kamu menunjukkan surat keterangan bekerja sementara jabatan kamu di sebuah perusahaan sangat rendah. Beda jika kamu menjabat posisi manager, kepala cabang, dan lain sebagainya. Bank akan yakin jika kamu memang orang yang bekerja keras sehingga mendapatkan jabatan prestigious tersebut.

Mengajukan Biaya Pendidikan

Sekarang ini, bukan hanya tenaga pengajar seperti guru dan dosen saja yang dituntut untuk meningkatkan kualitas. Karyawan pun bisa dituntut untuk itu. Hal ini disebabkan kebutuhan yang berubah membuat karyawan juga harus memiliki pengetahuan serta skill yang sesuai dengan kebutuhan. Makanya, ada dua cara yang biasanya dilakukan oleh perusahaan. Pertama, memberikan kesempatan karyawan untuk belajar seperti ikut seminar atau kuliah. Yang kedua, mempekerjakan orang yang memiliki skill yang diperlukan sementara karyawan lama ditugaskan untuk mengurusan jenis pekerjaan yang tidak begitu penting.

Bagi kamu yang mengerti tentang kondisi seperti ini, kamu tidak ingin menjadi pihak yang kalah, bukan? Dan mereka yang memutuskan untuk tidak menyerah dan diam saja menerima kondisi apa adanya biasanya mencoba untuk mencari beasiswa.

Banyak beasiswa yang diberikan oleh pihak pemerintah maupun pihak swasta. Dan ada yang mensyarakatkan surat keterangan kerja. Bahkan, tidak hanya itu saja. Terkadang, ada juga syarat lainnya, yaitu rekomendasikan atasan.

Pertanyaannya adalah bagaimana kamu bisa mendapatkan surat keterangan kerja yang baik serta rekomendasi dari atas jika selama ini kamu bekerja setengah-setengah?

Maka dari itu, sebenarnya bukan hanya pengangguran saja yang masa depannya tidak jelas. Karyawan pun bisa terusir dari kondisi yang mapan karena tenaga dan skill mereka tidak lagi dibutuhkan karena mereka tidak mau melakukan upgrading ilmu. Padahal, dengan hanya bermodalkan surat keterangan kerja yang baik, siapa saja bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan masa depannya lebih terjamin karena tenaganya selalu dibutuhkan.

Surat Keterangan Kerja
Ilustrasi surat keterangan kerja (Foto: flickrs)

Mencairkan Jaminan Hari Tua

Setiap karyawan di sebuah perusahaan sekarang ini memiliki Jaminan Hari Tua (JHT). Ini hal yang diwajibkan. Dan salah satu syarat untuk bisa mencairkan uang tersebut adalah dengan menunjukkan kartu keterangan kerja.

Karena JHT ini sifatnya wajib, terlepas kamu karyawan yang rajin atau tidak, kamu tetap mendapatkan kartu ini.

Jadi, masih merasa surat keterangan kerja itu tidak penting?

Surat Keterangan Kerja Untuk Pengangguran

Meskipun lowongan kerja terus dibuka dan diiklankan, masih saja jumlah pengangguran sangat tinggi. Karena jumlah tenaga kerja baru semakin hari semakin bertambah. Dan ini tidak diimbangi dengan semakin terbuka peluang kerja.

Dari sinilah yang membuat persaingan untuk mendapatkan pekerjaan semakin ketat. Dan siapa yang memiliki kesempatan yang lebih besar? Tentu saja mereka yang sudah memiliki surat keterangan kerja. Pasalnya, surat sakti ini menunjukkan pengalaman kerja yang dimiliki oleh seseorang. Maka dari itu, tidak aneh jika orang yang lebih tua usianya lebih mudah mendapatkan pekerjaan daripada anak yang baru lulus kuliah. Beruntung bagi kamu yang sedang mencari pekerjaan dan sudah memiliki surat sakti ini.

Akan tetapi, bukan berarti fresh graduate tidak bisa mengalahkan kamu. Pada saat ini, bargaining position dimenangkan oleh perusahaan. Mereka lebih bebas memilih mana calon karyawan yang mereka ingin pekerjakan. Dan mereka cenderung memilih fresh graduate yang tuntutan gajinya biasanya tidak terlalu tinggi dan relatif lebih mudah diatur daripada kamu yang sudah bekerja. Dan satu lagi. Anak-anak muda lebih menguasai teknologi modern yang sekarang menjadi kebutuhan perusahaan.

Lalu, buat apa kartu keterangan kerja yang kamu punya sekarang? Selain bisa digunakan untuk melamar pekerjaan, ada juga fungsi dari kartu ini. Surat keterangan kerja ini bisa digunakan ketika kamu mengajukan diri untuk masuk ke dalam sebuah organisasi sosial. Setidaknya, pimpinan organisasi tersebut bisa menilai bagaimana kinerja kamu dengan cara melihat track record kamu selama menjadi pekerja.

Bekerja kantoran
Ilustrasi pekerjaan kantoran (Foto: pixelbay)

Informasi dalam Surat Keterangan Kerja

Sebenarnya, ini hanya satu lembar surat. Namun, ini sangat bernilai karena memuat beberapa informasi penting. Biasanya, di dalam sura keterangan kerja, ada tiga informasi penting yang dituliskan di surat tersebut.

Posisi atau jabatan

Lama waktu bekerja

Penilaian Dari Atasan

Untuk dua poin paling atas, yaitu posisi dan lama waktu bekerja, keduanya ada data faktual. Sementara itu, poin yang ketiga lebih bersifat subyektif.

Oleh sebab itu, bagi kamu yang resign karena hal yang negatif, seperti melakukan pelanggaran aturan perusahaan, percuma jika kamu memiliki surat keterangan. Kalaupun isinya baik, ini hanya penilain subyektif dari atasanmu.

Terlepas dari hal tersebut, seharusnya setiap individu yang bekerja di sebuah institusi atau perusahaan seharusnya melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin. Dengan demikian, jika suatu saat nanti perusahaan bangkrut dan harus memberhentikan semua pekerja, atau kamu memang berniat untuk pindah ke perusahaan lain, kamu punya rekam jejak yang baik. Ini yang menentukan bagaimana masa depan kamu nanti.

Jadi, masih berani mengatakan surat keterangan kerja itu hal yang sepele? (*)

Kredit : budihermawan


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH