Surabaya Solid, Ratusan Warga Serbu PMI Sumbang Darah untuk Korban Bom Offical Persebaya.

MerahPutih.com - Warga kota Surabaya membuktikan rasa solidaritas dan kekompakkan mereka dengan beramai-ramai mendonorkan darah untuk korban aksi bom sejumlah gereja pagi tadi. Langkah kompak yang membuktikan warga Kota Pahlawan tak gentar terhadap aksi para teroris.

Tercatat ratusan warga Surabaya beramai-ramai mendatangi PMI Surabaya. Mereka antusias mendonorkan darahnya, guna membantu puluhan korban yang terluka akibat ledakan bom, yang terjadi di tiga gereja.

Kepada wartawan, Minggu (13/5), Kepala Bagian Pelayanan Donor UTD PMI Surabaya Dr Martono Adi Triyuko mengungkapkan hingga siang tadi sedikitnya sudah ada 600 pendonor yang mengantre. Menurut dia, ratusan masyarakat itu terlihat mengantre di PMI sejak Minggu pagi, setelah insiden ledakan bom.

PMI Surabaya
Masyarakat antre donor darah di PMI Surabaya. foto: KOminfo Jatim/Muhammad JNR

"Hari ini membludak setelah insiden itu. Masyarakat rasa pedulinya luar biasa. Kami hitung bisa mencapai 600 an orang yang mendonorkan darah hari ini," kata Martono, dilansir dari laman Humas Pemprov Jatim di kominfo.jatimprov.go.id, sore tadi.

Martono memastikan stok darah PMI sebetulnya masih cukup untuk membantu para korban bom jika dibutuhkan. Namun, dia sangat memuji antusias dan solidaritas sesama warga Surabaya ini dalam melawan aksi teror yang kini tengah melanda kota Pahlawan. Pejabat PMI Surabaya itu menegaskan takkan melarang warga menyumbangkan darah.

"Kalau stok kita masih banyak. Kebetulan korban memang membutuhkan darah segar. Kami terbantu dengan adanya masyarakat yang sangat peduli ini. Banyak yang mengantre. Tentu kepedulian dari masyarakat ini tidak kami tolak, silakan saja yang mau mendonor, masih tetap kami layani," tandas dia.

pamflet
Pamflet digital Suroboyo Wani. (Jawapos.com)

Tak hanya aksi donor darah massal warga, klub sepakbola kebanggaan Surabaya, Persebaya juga menyuarakan semangat untuk tidak takut dan tunduk terhadap aksi terorisme di Kota Pahlawan. Akun twitter resmi klub Persebaya, @persebayaupdate lantang mengajak Arek-Arek Suroboyo tidak pernah takut terhadap teroris.

"Buat pelaku dan semua yg berniat jahat pada Surabaya. Ojok macem2 ambek tanahe para PAHLAWAN!! Koen Ngusik Boyo!! Suroboyo GAK WEDI COK!!!," cuit akun @persebayaupdate.

Persebaya

Untuk diketahui, kejadian ledakan bom gereja di Surabaya pertama kali terjadi di Gereja Santa Maria di Jalan Ngagel Madya tadi pagi, pada pukul 06.30 WIB. Berselang 45 menit, bom kedua meledak di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya di Jalan Arjuno pukul 07.15 WIB.

Bom ketiga meledak pukul 07.53 WIB di Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro. Dari peristiwa di tiga gereja itu, korban meninggal dunia hingga pukul 12.55 WIB sementara terdata 10 orang. Dua sudah diidentifikasi di RS dr Soetomo satu korban dan di RS Bedah Manyar satu korban.

Sedangkan delapan korban meninggal lainnya masih diidentifikasi oleh tim Inafis Forensik di TKP. Untuk korban luka dirawat di RS sementara sebanyak 41 orang dan dua di antaranya adalah anggota Polri yang bertugas jaga di Gereja saat ledakan terjadi. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH