Surabaya, Kota Kenangan Takkan Terlupa Kota Surabaya memiliki banyak destinasi menarik. (Foto: andiktaufiq.wordpress)

SEPENGGAL lirik dari lagu lawas berjudul Surabaya, memang menggambarkan kota Pahlawan ini memberikan banyak kenangan. Meskipun masuk dalam kota besar di Indonesia, bukan berarti kota ini tidak memiliki destinasi wisata yang menarik. Mulai dari destinasi wisata edukasi hingga yang paling instaworthy, Surabaya menjadi destinasi tepat buat kamu.

Sebagai kota besar transportasi menuju ke sana bukanlah kendala. Dari berbagai arah memiliki tujuan ke ibukota Jawa Timur ini. Bahkan dari bagian timur Indonesia kota ini menjadi tujuan utama.

Sedangkan dari arah barat pulau Jawa, menyusuri jalur darat menjadi pengalaman yang berbeda. Bila tidak mau membawa mobil sendiri, banyak pilihan bus jarak jauh. Seperti legenda jalanan, Lorena, yang dikenal ahli di jalur timur bukan hanya pulau Jawa saja. Jalan tol yang sudah tersinergi sampai ke arah timur, membuat perjalanan jalur darat lebih menyenangkan.

Berikut merahputih.com memilihkan destinasi wisata di kota Surabaya yang dapat kamu kunjungi.

Taman Gantung Surabaya

taman gantung surabaya
Taman yang asri. (Foto: queertransgeek)

Taman Gantung Surabaya pada awalnya merupakan sebuah jembatan penyeberangan dengan panjang 30 meter sebagai penghubung pertokoan dan Gedung Siola. Kini jembatan tersebut telah berubah menjadi sebuah taman. Kamu dapat menemukan banyak tanaman hias dan berbagai macam bunga yang menghiasi tiap sudut taman. Berbagai fasilitas seperti bangku taman dapat menjadi spot untuk menikmati pemandangan di sekitar taman ini.

Museum Surabaya

museum surabaya
Belajar sejarah kota Surabaya. (Foto: eastjava)


Museum Surabaya merupakan salah satu museum yang menyimpan dan mempertunjukan berbagai fakta mengenai kota Surabaya. Museum Surabaya menjadi tempat penyimpanan koleksi benda-benda bernilai sejarah bagi kota Surabaya. Selain menggali kisah tentang Surabaya di museum ini, kamu bisa mencoba melewati taman gantung yang menghubungkan gedung museum ini dengan pertokoan yang berada di jalan Tunjungan. Destinasi wisata ini dapat memberikan pengetahuan dan menambah keseruan perjalanan kamu di Surabaya.

Kawasan Jembatan Merah

jembatan merah
Jembatan Merah yang sudah ada dari dulu menghiasi Surabaya. (Foto: TravelBOS.id)

Di kawasan Jembatan Merah, kamu dapat melihat pemandangan gedung-gedung perkantoran yang masih mempertahankan desain yang sudah ada sejak zaman kolonial. Gedung-gedung tersebut antara lain seperti gedung bank BNI, Mandiri dan Maybank. Beberapa gedung lain telah menjadi museum seperti De Javasche Bank dan Museum Escompto Bank. Jika kamu ingin menikmati nuansa kolonial ini, dapat mengelilingi seputaran jalan kecil di area Jembatan Merah. Seperti Jalan Karet dan Jalan Gula, kamu akan dimanjakan denga berbagai spot vintage dan sangat instaworthy.

Monumen Jalesveva Jayamahe

monumen jalesveva jayameha
Menunjuk pada jiwa bahari Indonesia. (Foto: phinemo)

Motto Jalesveva Jayamahe ini mengingatkan Indonesia merupakan negara maritim yang sangat luas dan mengedepankan laut sebagai kejayaan yang harus dijunjung tinggi. Monumen ini berada di pangkalan TNI AL Ujung, Surabaya. Pada bagian dalamnya terdapat museum yang menyajikan beberapa miniatur kapal armada TNI AL dan diorama yang mengisahkan sejarah perjuangan para pahlawan bahari.

Pasar Turi

pasar turi
Wisata belanja khas Jawa Timur. (Foto: primaradio)

Meskipun saat ini pasar tradisional perlahan ditinggalkan oleh masyarakat modern. Namun Pasar Turi tetap berdiri kokoh untuk menjajakan kebutuhan pokok masyarakat. Pasar ini kerap jadi buruan para wisatawan untuk berkunjung sekedar merasakan momen perniagaan bahkan hingga melakukan jual beli barang. Pasar modern dan pusat perbelanjaan Pasar Turi sebagai ikon kota.

Air Mancur Jembatan Suroboyo

air mancur jembatan suroboyo
Kemegahan kota Surabaya. (Foto: surabayarek)

Atraksi air mancur yang terbilang sangat baru ini menjadi daya tarik tersendiri di kota Pahlawan. Salah satu destinasi wisata di Surabaya ini mempertunjukkan bagaimana cantiknya warna-warni air mancur yang menari dengan latar belakang Jembatan Suroboyo. Atraksi air mancur menari ini dapat kamu nikmati setiap hari Sabtu pukul 20.00 hingga 21.00 WIB.

House of Sampoerna

house of sampoerna
Sejarah rokok kretek di Surabaya. (Foto: surabaya.go.id)

Berada di area kota tua Surabaya, House of Sampoerna awalnya merupakan panti asuhan yang dikelola oleh pemerintah kolonial Belanda sejak tahun 1862. Pada tahun 1932 tempat ini dibeli oleh pendiri Sampoerna yang dijadikan pabrik rokok Sampoerna. Kini, HOS menjadi museum napak tilas perjalanan industri rokok kretek di Indonesia, khususnya rokok produksi PT HM Sampoerna Tbk. Di sini kamu dapat menyaksikan langsung suasana ruang produksi rokok yang masih menggunakan teknik gulung manual. (*)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo