Surabaya Aero Club, Komunitas Pecinta Dirgantara Surabaya Aero Club didirikan dan berisikan penerbang berprofesi sebagai pengusaha. (Foto: Pixabay/whiletaker)

KOTA Surabaya tak kalah dengan kota besar lainnya di Indonesia. Pengusaha mudanya malah memiliki kencenderungan memiliki kegiatan yang bisa jadi tidak ada di kota lainnya.

Seperti salah satunya adalah Surabaya Aero Club, yang merupakan komunitas penerbang pesawat atau pilot. Mereka bukan hanya penerbang, melainkan para pemilik pesawat terbang. Mulai tipe ringan microlight atau ultralight hingga mesin tunggal sejenis Cessna.


Baca Juga:

Tips Menghilangkan Aviophobia, Rasa Takut Naik Pesawat

pesawat
Dunia dirgantara tidak ada habisnya selalu berhasil menarik perhatian orang. (Foto: Pixabay/jotoya)


Komunitas ini didirikan sejumlah pengusaha muda Surabaya penghobi olahraga terbang. Seperti Wilson Tirta (Kuweh Surabaya dan Bober Cafe), Tom Liwafa (Handmadeshoesby) dan Luxie Diandra (Jewelery).

Dari seringnya berkumpul dan memiliki hobi yang sama. Kemudian mereka bersama-sama mengembangkan kecintaannya pada dunia penerbangan. Khususnya di Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya. Maka hadirlah niat mereka mendirikan Surabaya Aero Club.

Eko Rohmat Ferdiansyah, salah satu inisiator Surabaya Aero Club mengatakan, hingga kini di Jawa Timur belum ada komunitas seperti ini.

"Kalau di Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta sudah ada komunitas sejenis. Bedanya, kalau di Yogyakarta inisiatornya dari kalangan militer. Sedangkan Bandung dan Jakarta dari kalangan atlet. Namun di Surabaya inisiatornya justru dari kalangan para pengusaha muda,” ungkap Eko saat ditemui merahputih.com di hangar Merpati Training Center, Juanda, Sidoarjo.


Baca Juga:

Tips Anti 'Norak' Saat Pertama Kali Naik Pesawat Terbang

pesawat
Kehadiran komunitas pecinta dirgantara akan memajukan dunia penerbangan. (Foto: Pixabay/onkelglocke)


Bahkan, beberapa tahun terakhir, para pengusaha muda ini sudah ada yang membeli pesawat. Seperti Wilson Tirta, ia memiliki pesawat Cessna 206 tahun 2008. Sementara Luxie Diandra memiliki pesawat Cessna 152 tahun 1984.

Kapten Eko menambahkan, secara resmi Surabaya Aero Club bakal diperkenalkan di acara gala dinner Rabu, 15 Juli 2020 mendatang yang rencananya berlangsung di Whyndam Hotel Surabaya.

“Saya dan beberapa pengusaha muda lain akhir-akhir ini berperan sebagai steering commiitte untuk terbentuknya susunan pengurus komunitas ini (Surabaya Aero Club),” ungkap Eko.

Rencananya, Ketua Umum FASI (Federasi Aerosport Indonesia) Provinsi Jawa Timur, yang akan dijabat oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Marsma TNI Andi Wijaya, S. Sos, akan menyaksikan momen bersejarah tersebut.

Sudah ada 30 orang calon anggota Surabaya Aero Club. Mayoritas adalah pengusaha muda Surabaya yang antusias pada dunia dirgantara. Targetnya, komunitas baru ini bakal membeli 10 unit pesawat lagi. (Andika Eldon/Surbaya)

Baca Juga:

Telinga Berdenging saat Naik Pesawat? Ini Sebabnya


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH