Supermoon, Fenomena Cahaya di Malam Hari Supermoon. (Foto: Time and Date)

BULAN purnama penuh atau dikenal dengan istilah Supermoon dapat disaksikan pada awal Desember lalu. Meskipun sangat fenomenal, namun jaraknya tidak sedekat pada 14 November 2016 lalu.

Sinar Bulan purnama penuh di malam awal minggu ini sungguh luar biasa. Meskipun tidak seterang pada siang hari, namun cukup membuat suasana menjadi berbeda.

Para pakar astronomi mengatakan bahwa jarak Bulan paling dekat dengan Bumi terjadi pada bulan November 2016 itu. Sebelumnya jarak Bulan dekat dengan Bumi adalah pada 26 Januari 1948. Menurut perkiraan jarak Bulan terdekat dengan Bumi akan terjadi lagi pada 25 November 2034. Para pakar mengatakan bahwa Supermoon terjadi sekali dalam 14 kali Bulan purnama.

Istilah Supermoon baru muncul di tahun 1979 yang dicetuskan oleh Richard Nolle. Dia menggambarkan sebagai Bulan purnama penuh yang berada dalam titik terdekat dengan Bumi. Teori yang diungkapkannya, titik terdekat itu diperkirakan sekitar 226 ribu mil.

Karena kondisinya berada di titik terdekat dengan Bumi, maka Bulan terlihat lebih besar dari penampakan normalnya. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH