Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 26 Januari 2026
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas

Gubernur DKI Jakarta saat meninjau penanganan banjir di Jakarta, Sabtu (24/1/2026). ANTARA/HO-Humas Pemprov DKI Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah daerah berencana melakukan normalisasi pada tiga sungai utama, yakni Sungai Ciliwung, Krukut dan Cakung Lama untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir di Jakarta secara bertahap.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengungkapkan bahwa sistem sungai di Ibu Kota rata-rata hanya mampu menampung air hujan hingga sekitar 150 milimeter (mm) per hari.

“Persoalannya adalah karena 'catchment'-nya ini tidak mencukupi. Jadi, walaupun dikeruk semuanya, nggak ada tambahan sedimen, itu cuma mampu di Jakarta ini menampung curah hujan 150 mm per hari,” kata Pramono di Jakarta Barat, Senin.

Menurut Pramono, risiko banjir akan semakin besar apabila curah hujan melampaui kapasitas sungai, terlebih jika bersamaan dengan kiriman air dari wilayah hulu di luar Jakarta.

Baca juga:

Pramono Klaim Banjir Jakarta Cepat Surut, Daerah Tetangga Masih Terendam

Apalagi, kata Pramono, jika curah hujan di Jakarta mencapai 200 mm.

Ia mencontohkan, sejumlah kejadian banjir yang terjadi di Jakarta pada pertengahan Januari lalu merupakan dampak dari hujan berintensitas tinggi yang turun dalam durasi singkat, ditambah aliran air dari daerah hulu.

Oleh karena itu, pengerukan di sungai-sungai Jakarta terus dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir.

“Seperti tanggal 12, 18, dan 22 kemarin, hujan tinggi dalam waktu sekitar delapan jam, lalu ditambah pengiriman air dari hulu. Karena itu, pengerukan itu harus dilakukan terus menerus,” ungkap Pramono.

Selain pengerukan, Pramono juga memaparkan langkah antisipasi jangka menengah yang disiapkan Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi risiko banjir. (*)

#Banjir Jakarta #Banjir #Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Kerja sama dengan KPK dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam pemanfaatan aset hasil penegakan hukum, tetapi juga melalui upaya pencegahan korupsi dan pendampingan tata kelola pemerintahan.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 51 menit lalu
Pemprov Jakarta Terima Hibah Tanah Dari KPK, Bakal Dibuat Pos Pemadam Kebakaran
Berita Foto
Aktivis Greenpeace Indonesia Kibarkan Baliho di Bundaran HI Jakarta
Aktivis Greenpeace mengibarkan baliho berisi kritik terhadap penanganan bencana dan krisis iklim di Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 20 Oktober 2026
Aktivis Greenpeace Indonesia Kibarkan Baliho di Bundaran HI Jakarta
Berita Foto
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Sejumlah kendaraan melintasi kamera pengawasa tilang elektronik (ETLE) di Jalan Jenderal Sudirman, Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Jumlah Kendaraan Terjaring Tilang Elektronik Capai 16.812
Berita Foto
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menurun di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (19/10/2026).
Didik Setiawan - Senin, 19 Oktober 2026
Bursa Efek Indonesia Ubah Batas Auto Rejection Bawah ke 7 Persen
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Selain penguatan surveilans, Pemda juga memastikan kesiapan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Dinkes Jakarta Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik
Olahraga
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Persija Jakarta terpaksa menjamu Arema FC di Stadion Patriot Bekasi imbas SUGBK dan JIS dipakai konser. Shin Tae-yong ungkap kekecewaannya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Lawan Arema, STY Kecewa Lagi-Lagi Laga Kandang Persija Terusir dari Jakarta Imbas Konser
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Seluruh transaksi parkir on-street wajib menggunakan kanal pembayaran resmi yang terintegrasi dan terverifikasi, bukan rekening pribadi juru parkir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Potensi Kebocoran Parkir di Jakarta Capai Rp 1,4 Triliun Per Tahun
Bagikan