Sultan HB X Instruksikan Sekolah Tiadakan Aktivitas di Sekitar Sungai Petugas melakukan penyisiran untuk mencari sejumlah pramuka SMPN Turi yang tenggelam di Kali Sempor, Turi, Sleman, D.I Yogyakarta, Jumat (21/2/2020). (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/hp)

MerahPutih.com - Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X menyayangkan dan prihatin peristiwa kecelakaan yang menimpa siswa SMPN 1 Negeri Turi Kabupaten Sleman. Raja Yogyakarta ini pun mengucapkan duka cita kepada keluarga korban.

Sri Sultan turun langsung menyambangi SMPN 1 Turi pada Jumat 21/02 malam. Ia ingin mengetahui langsung kejadian. Sekaligus melihat proses evakuasi dan memberi dukungan kepada para tim dan sukarelawan penyelamat. Sultan datang didampingi oleh Bupati Sleman Sri Purnomo.

Baca Juga:

Susur Sungai Berujung Maut, Pencarian Siswa SMP Turi Sleman Berlanjut hingga Dini Hari

"Saya prihatin sekaligus menyayangkan mengapa di musim-musim hujan ini ada aktivitas susur sungai. Itu sangat berbahaya," kata Sri Sultan HB X di SMPN 1 Turi.

Tim SAR dan relawan melakukan evakuasi siswa yang hanyut diterjang banjir bandang di Yogyakarta. (Foto: MP/ BPBD DIY)
Tim SAR dan relawan melakukan evakuasi siswa yang hanyut diterjang banjir bandang di Yogyakarta. (Foto: MP/ BPBD DIY)

Ia pun segera menginstruksikan seluruh sekolah untuk meniadakan kegiatan di sekitar sungai.

"Jangan melakukan aktivitas dan berdekatan dengan sungai. Apalagi menyusuri sungai," tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan akan bencana di musim penghujan. Ia berharap kejadian ini tidak terulang lagi.

Baca Juga:

Waduh, Calon Ibu Kota Baru Alami Banjir Bandang

Ratusan siswa SMPN 1 Turi Sleman terseret banjir bandang. Sebanyak 239 siswa selamat, 6 siswa meninggal dunia, dan 4 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Insiden tersebut bermula saat 250 murid SMP Negeri 1 Turi melakukan kegiatan pramuka dengan menyusuri Sungai Sempor di Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman.

Ketika melakukan penyusuran tersebut, arus air tiba-tiba deras dan volume air meningkat akibat kiriman dari hulu. para siswa yang selamat sebagian dirawat di puskesmas dan klinik terdekat. Hingga berita ini diketik, proses pencarian masih terus berlanjut. (*)

Berita ini merupakan kiriman Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita terkait, Susur Sungai Berujung Maut, Enam Siswa SMP di Sleman Meninggal Diterjang Banjir Bandang


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH