Sulap Eks Dolly Jadi 'Kampung Inggris', Surabaya Gandeng Para Tukang Becak Wajah baru Gang Dolly. Foto: UGM

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Surabaya mendukung keberadaan "Kampung Inggris" atau tempat belajar bahasa Inggris bagi warga setempat di kawasan eks lokalisasi Dolly Kota Pahlawan. Dukungan ini sebagai bagian dari proyek mengubah imej bekas lokalisasi terbesar di Asia Tenggara itu sebagai serta bisnis, pendidikan dan wisata di Surabaya.

"Kami akan support maksimal untuk menjadikan Kampung Inggris Dolly jadi salah satu ikon Surabaya, termasuk promosinya ke sekolah-sekolah di Surabaya," kata Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, di Surabaya, Jumat (18/5).

dolly
Gang Dolly Surabaya. Foto: Kaskus

Target Pemkot menjadikan kawasan eks lokalisasi Dolly sebagai tempat menimba ilmu bahasa Inggris layaknya "Kampung Inggris" di sepanjang Jalan Anyelir, Jalan Brawijaya, Jalan Kemuning di Desa Tulungrejo dan Desa Singgahan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Ditanya soal konsep, Whisnu menerangkan akan melibatkan beberapa pengajar asal "Kampung inggris" di Pare Kediri, dengan harapan bisa menjadi lokasi yang lebih baik. "Mimpinya, Kampung Inggris Dolly harus lebih baik dari yang di Pare Kediri, karena kita akan ikut mengangkat perekonomian warga asli Dolly," tutur Ketua DPC PDIP Surabaya itu.

Latih Tukang Becak

dolly
Gang Dolly Surabaya. Foto: Bombastis

Dalam rangka menyiapkan kampung wisata di eks lokalisasi Dolly, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya juga menggandeng para tukang becak, UKMK dan tukang parkir di eks Dolly ikut pelatihan bahasa Inggris supaya bisa menyambut para wisatawan mancanegara.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Achmad Agung Nurawan mengatakan dengan adanya pelatihan pramuwisata ini, maka diharapkan warga bisa sadar akan wisata. Hal ini juga untuk menuju Dolly Saiki sebagai kampung wisata. "Kami harapkan nanti yang berdaya adalah semua warga di eks lokalisasi Dolly, seperti UKMK, tukang becak, tukang parkir dan semuanya,” kata Agung, dilansir Antara.

gang dolly
Wajah baru Gang Dolly. Foto: Bombastis

Ke depannya, pelatihan dan penyuluhan semacam itu akan terus diintensifkan supaya warga di eks lokalisasi bisa sadar dan lebih berdaya. Dengan adanya pelatihan Bahasa Inggris itu diharapkan nanti kalau ada wisatawan mancanegara, maka mereka bisa mengerti maksud dan tujuan wisatanya.

"Mininal mereka bisa mengerti berapa harganya dan mau ke mana, nantinya mereka sekaligus bisa menjadi guide untuk para tamu, selain karang taruna yang akan kita berikan pelatihan untuk menjadi guide di Dolly Saiki," tandas Agung. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH