Suka Telur? Perhatikanlah Jumlah yang Kamu Konsumsi dalam Seminggu Ilustrasi Telur (Foto: pixabay/couleour)

TELUR merupakan salah satu makanan yang paling banyak disukai oleh semua orang. Selain lezat, telur juga mudah diolah.

Dari sisi harga, telur merupakan makanan sehat yang notabene harganya cukup terjangkau. Terkait konsumsi telur, seperti dilansir News com au, sebuah penelitian telah mengungkapkan berapa banyak jumlah telur yang aman dikonsumsi dalam seminggu(Foto: Pixabay)

Telur. (Foto: Pixabay)

Kabar baiknya, bagi para pecinta telur dadar dan rebus, American Journal of Clincal Nutrition menemukan tidak ada efek samping mengonsumsi 12 butir telur selama tujuh hari, Justru disini peneliti menemukan jika telur dapat menurunkan berat badan anda selama satu tahun untuk diet rendah telur. Responden melakukan diet tersebut selama dua minggu hingga 12 minggu.

Telur mata sapi. (Foto: Pixabay)

Para peneliti menemukan pula, para partisipan dengan diabetes tipe-2 tak mendapat efek buruk dari kandungan protein tinggi dalam telur. Tidak ada partisipan yang mengalami peradangan, tingkat kardiometabolis atau peningkatan kadar glukosa.

“Diet sehat berdasarkan pedoman populasi dan juga termasuk lebih banyak telur daripada yang diremokendasikan beberapa orang, dapat dikonsumsi dengan aman,” terang para peneliti.

Akibatnya, pedoman National Heart Foundtaion yang hanya merekomendasikan 6 telur dalam seminggu perlu dikaji ulang.

Sementara itu, kuning telur ternyata sarat vitamin, mineral, protein, mineral, dan protein serta lemak Omega-3. Tak hanya itu. Kuning telur juga penuh dengan nutrisi, vitamin, mineral, protein dan tak pernah memilih putih telur.

Kuning telur. (Foto: Pixabay/Congerdsain)

Untuk itu, utamakanlah kuning telur. Kuning telur sarat vitamin, protein, dan juga mineral, vitamin, minerak, protein serta Omega-3.

Lalu, telur juga ternyata tidak menaikkan kolesterol darah. Terlihat pada orang-orang yang mengganti sarapan berbahan dasar gandum dengan telur.

Telur dan waffle. (Foto: Pixabay/Congerdesign)

Telur tidak menaikkan kolesterol dalam darah. Orang-orang yang mengganti sarapan berbahan dasar gandum dengan telur ditemukan mengonsumsi lebih sedikit kalori sepanjang hari. (ryn)

Simak juga yuk artikel menarik yang lainnya Cantiknya Para Mantan Anggota Girlband Ini Ketika Berhijab

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH