Katanya Jodoh itu Mirip? Ternyata Begini Penjelasan Ilmiahnya Pasangan cenderung memiliki kesamaan wajah satu sama lain. (Foto: Pixabay/Gallila-Photo)

SUKA dengar orang-orang berkomentar bahwa kamu dengan pasanganmu mirip? Hal itu sudah biasa diucapkan untuk mengomentari bahwa dua sejoli sangat cocok. Pasangan serasi biasanya diasosiasikan dengan raut wajah yang memiliki kesamaan.

Lalu, apakah benar sepasang kekasih yang benar-benar serasi selalu memiliki kesamaan wajah? Ternyata wajah seseorang lambat laun akan mirip dengan pasangannya meskipun secara ilmiah kedua orang orang itu tidak ada hubungan darah atau genetik.


1. Kamu cenderung menyerupai orang-orang yang dekat dengamu

Kita cenderung menyerupai orang terdekat. (Foto: Pixabay/Free-Photos)
Kita cenderung menyerupai orang terdekat. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Para ilmuwan dari Universitas Michigan, pada 1987, meneliti fenomena kemiripan dari pasangan yang menikah. Mereka "menelurkan" teori pasangan yang berbagi emosi selama puluhan tahun jadi lebih mirip karena kesamaan kerutan wajah dan ekspresi.

Psikolog sosial yang berkantor di Indianapolis Justin Lehmiller, sekaligus seorang peneliti di Kinsey Institute dan penulis "Tell Me What You Want", mengatakan orang secara alami cenderung menyerupai orang yang dekat dengan mereka meskipun seluruh tindakan mereka berlangsung di bawah sadar.

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

4 Tanda Bahwa dia Bukan Jodohmu Meski Kalian Sama-Sama Cinta


2. Penampilan yang akrab cenderung kamu sukai

Penampilan yang sudah akrab cenderung lebih disukai. (Foto: Pixabay/pixel2013)
Penampilan yang sudah akrab cenderung lebih disukai. (Foto: Pixabay/pixel2013)

Ada beberapa sifat yang bisa menonjol dalam suatu hubungan ketika seseorang hidup bersama pasangannya seperti dominasi dan kepatuhan. Tapi Lehmiller mengatakan, "apa yang akrab bagi kita cenderung menjadi apa yang kita sukai," bahkan jika kita tidak secara eksplisit menyadarinya.

Fenomena itu meluas hingga ke penampilan. "Kamu terbiasa dengan penampilan kamu sendiri, jadi melihat orang lain yang memiliki sifat yang sama dapat menyebabkan kamu lebih menyukainya karena alasan itu," ujarnya, seperti dikutip Antara.


3. Orang-orang cenderung tertarik pada fitur orang tua pasangan

Kita cenderung tertarik pada fitur orang tua pasangan sendiri meski tak sadar. (Foto: Pixabay/3194556)
Kita cenderung tertarik pada fitur orang tua pasangan sendiri meski tak sadar. (Foto: Pixabay/3194556)

Sebuah kajian pada 2013 membenarkan pernyataan Lehmiller. Dalam percobaan, orang diperlihatkan gambar wajah pasangan romantis mereka yang telah diubah secara digital untuk memasukkan beberapa fitur dari wajah lain - baik wajah acak lain, atau wajah peserta studi itu sendiri.
Peserta laki-laki dan perempuan secara konsisten menilai fitur wajah mereka sendiri sebagai yang paling menarik.

Sebuah studi sebelumnya mencapai temuan serupa tentang gambar komposit, unsur dari fitur seseorang. Studi itu juga menemukan orang-orang secara bawah sadar tertarik pada fitur-fitur dari orang tua lawan jenis mereka.

Peserta studi menilai gambar orang lain sebagai lebih menarik ketika gambar orang tua lawan jenis mereka dengan cepat melintas di layar terlebih dahulu. Temuan itu menunjukkan mereka secara tidak sadar dipersiapkan oleh wajah yang dikenalnya.

4. Pasangan cenderung lebih mirip secara genetik dibandingkan dengan orang lain

Pasangan lebih cenderung mirip secara genetik. (Foto: Pixabay/089photoshootings)
Pasangan lebih cenderung mirip secara genetik. (Foto: Pixabay/089photoshootings)

Penelitian lain pada 2018 mengamati orang-orang biracial atau keturunan dua ras cenderung tertarik dan berpasangan dengan orang-orang yang menyerupai orang tua mereka, tanpa memandang jenis kelamin.

"Preferensi orang tua itu mungkin tampak sedikit menyeramkan, tetapi itu tidak bermasalah atau bahkan sangat mengejutkan," kata Lehmiller.

Banyak penelitian telah menemukan bahwa pasangan cenderung lebih mirip secara genetik daripada orang asing, mulai dari tinggi tubuh hingga pencapaian pendidikan.

Ada juga beberapa bukti awal bahwa orang mungkin tertarik pada pasangan potensial yang berasal dari keturunan yang sama - setidaknya untuk pasangan kulit putih, karena mereka telah menjadi fokus sebagian besar penelitian awal.

Kedua kecenderungan ini dapat secara layak diterjemahkan ke kesamaan fisik dalam pasangan. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel:

Berbahagialah, 5 Tanda ini Pertanda Kamu Berada di Hubungan yang Benar



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH