Sudutkan Setnov, Sayap Golkar Laporkan Koran Tempo ke Dewan Pers Peserta aksi yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi membawa poster bergambar Ketua DPR Setya Novanto di depan Gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/9). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

MerahPutih.com - Ketua Harian Depinas Soksi Erwin Ricardo Silalahi menyambangi Gedung Dewan Pers guna melaporkan Koran Tempo yang diduga melanggar kode etik jurnalistik dengan pemberitaan kasus korupsi e-KTP yang dinilai menyudutkan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto.

"Kami datang untuk melaporkan kembali Koran Tempo ke Dewan Pers sebagaimana yang pernah kami lakukan pertama kali tanggal 17 April 2017. Dan dari beberapa kali mediasi yang dilakukan oleh Dewan Pers ditemukan satu titik temu kesepakatan dengan Koran Tempo untuk membangun hubungan yang lebih konstruktif ke depan," ujarnya di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa (10/10).

Namun, dikatakan Erwin, pemberitaan Tempo akhir-akhir ini mengulangi pemberitaan-pemberitaan yang dinilainya mempunyai motif jahat yang dilakukan secara massif untuk membunuh karakter Setya Novanto.

"Kami lihat ini adalah sebuah pembunuhan karakter terhadap Ketua Umum kami, Partai Golkar yaitu Bapak Setya Novanto. Kami menduga ini telah melanggar kaidah yang diatur oleh kode etik jurnalistik," jelas dia.

Erwin mencontohkan, salah satu pemberitaan Koran Tempo mengenai sayembara yang dilakukan secara meluas ke publik yang mempertanyakan kebenaran penyakit Setnov.

"Adanya sayembara ke publik terkait Novanto sehat atau tidak. Padahal kan yang berkompetensi (menilai) itu dokter, ini kan sengaja menimbulkan rasa permusahan di publik," tegas Erwin.

Erwin berharap dengan aduan ini, Tempo bisa melakukan mediasi dan meminta maaf secara terbuka. Bila langkah ini tak dipenuhi, pihaknya bakal melaporkan ke pihak berwajib dengan segala tuduhan tersebut.

"Pertama dia harus minta maaf secara terbuka. Yang kedua, dalam waktu dekat kami akan laporkan ke Bareskrim Polri," pungkasnya. (Pon)

Baca juga berita lainnya tentang Setya Novanto dalam artikel: KPK Bakal Bawa Kembali Setnov ke Pengadilan

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH