Sudah Punya 'Sosial Capital', Gibran Bakal Meroket Jika Didompleng Jokowi Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, sambangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Jakarta, Kamis, (24-10-2019). ANTARA/Boyke Ledy Watra

Merahputih.com - Direktur Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo menilai kans Putra Sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka maju di Pilwakot Solo sangat besar. Menurut Karyono, Gibran memiliki modal sosial untuk maju di Pilwalkot Solo.

"Menurut saya Gibran sudah memiliki modal sosial (social capital) sebagai bekal dalam mengikuti kontestasi Pemilihan Wali Kota Solo," ujar Karyono kepada wartawan, Kamis (24/10).

Baca Juga:

Ke Teuku Umar, Anak Jokowi Minta Restu ke Megawati?

Dia melanjutkan, dengan survei pula dapat diketahui seberapa besar pengaruh partai dan nama besar Presiden Jokowi dalam meningkatkan elektabilitas Gibran. "Menurut asumsi saya, jika Gibran didukung oleh PDIP ditambah pengaruh Jokowi bisa mendongkrak elektabilitasnya," katanya.

Karena, tambah dia, Solo memang basis militan PDIP dan Jokowi adalah mantan Wali Kota Solo yang memiliki akar kuat di kota batik yang menjadi tempat kelahirannya

Walaupun masih usia muda, kata dia, Gibran sudah memiliki branding sebagai pengusaha muda dan tentu saja diperkuat oleh statusnya sebagai putra presiden. "Tingkat pengenalan (popularitasnya) mungkin sudah menembus di atas 80 persen. Karena nama Gibran sering menjadi perbincangan publik, tidak hanya di Solo tetapi di tingkat nasional," jelasnya.

Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka sambangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, di Jakarta, Kamis, (24/10). (Antara/Boyke Ledy Watra)

Lebih lanjut dia mengatakan, popularitas adalah salah satu modal bagi kandidat. Namun, lanjut dia, untuk mendapatkan dukungan luas, tidak cukup hanya mengandalkan popularitas, tapi juga akseptabilitas. "Seberapa besar publik menerima dan menaruh kepercayaan kepada Gibran untuk memimpin Kota Solo. Ini yang masih perlu diuji nanti. Mengujinya bisa melalui survei," tuturnya.

Seperti diketahui, Gibran Rakabuming Raka menyambangi kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/10) siang.

Usai bertemu Megawati, Gibran mengaku kedatangannya ke kediaman Presiden ke-5 itu dalam rangka sowan ke para petinggi partai berlambang banteng itu setelah dirinya mengantongi kartu tanda anggota (KTA) PDIP.

Baca Juga:

Ulangi Kesuksesan Pilwalkot Solo 2005, Anak Wali Kota Solo Bakal Duet Dengan Gibran

"Saya berkesempatan untuk sowan, untuk silaturahmi ke Ibu Mega. Jadi kalau di Solo saya sudah mengambil KTA PDIP, sudah sewajarnya saya silaturahmi ke senior-senior, petinggi-petinggi PDIP," kata Gibran usai bertemu Megawati.

Gibran menjelaskan, sebelum bertemu Megawati, ia sudah lebih dulu sowan ke sejumlah pengurus PDIP di Solo, seperti ke Ketua DPC PDIP Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bendera PDIP Dibakar, PDIP Solo Sebar Broadcast WA
Indonesia
Bendera PDIP Dibakar, PDIP Solo Sebar Broadcast WA

Rudy menjamin tidak akan ada kader PDIP Solo bergerak

Anies: Puasa Tahun Ini seperti Zaman Rasulullah
Indonesia
Anies: Puasa Tahun Ini seperti Zaman Rasulullah

Kondisi ini menurut Anies mengingatkan pada ramadan zaman Rasulullah.

 KPK Dalami Peran Taufik Hidayat Sebagai Perantara Uang Rp1 Miliar Untuk Imam Nahrawi
Indonesia
KPK Dalami Peran Taufik Hidayat Sebagai Perantara Uang Rp1 Miliar Untuk Imam Nahrawi

?"Ya kalau pak Ulum yang ambil, semua orang sudah tahu itu pak Menpora (Imam Nahrawi)," jawab Taufik.

Pengambilan Alat Kesehatan, Prabowo Minta TNI Terbang ke Tiongkok
Indonesia
Pengambilan Alat Kesehatan, Prabowo Minta TNI Terbang ke Tiongkok

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan pesawat militer guna mengangkut alat kesehatan dari Shanghai.

Tuntut Pembahasan RUU Ciptaker Dihentikan, Buruh Geruduk Gedung DPR/MPR
Indonesia
Tuntut Pembahasan RUU Ciptaker Dihentikan, Buruh Geruduk Gedung DPR/MPR

Berdasarkan data KSPI, ada sekitar 96.000 pekerja di bidang tekstil dan garmen yang dirumahkan

Rencana Anies Isolasi Pasien Tanpa Gejala Bakal Bebani Tenaga Medis
Indonesia
Rencana Anies Isolasi Pasien Tanpa Gejala Bakal Bebani Tenaga Medis

Kelelahan membuat kewaspadaan tenaga medis berkurang

Kongres PAN Memanas, Preman Cegat Peserta tak Pakai ID Pendukung Mulfachri
Indonesia
Kongres PAN Memanas, Preman Cegat Peserta tak Pakai ID Pendukung Mulfachri

Keributan pun tak dapat dihindarkan. Para preman tersebut terlihat melakukan aksi dorong- dorongan dengan peserta Kongres.

Pakai Influencer Sosialisasikan Programnya, Pemerintah Dinilai Tak Percaya Diri
Indonesia
Pakai Influencer Sosialisasikan Programnya, Pemerintah Dinilai Tak Percaya Diri

Membayar influencer untuk memoles kinerja, sama saja dengan menutupi kinerja yang sesungguhnya

Lembaga Antirasuah Imbau Masyarakat Waspadai Pihak Mengaku Perwakilan KPK
Indonesia
Lembaga Antirasuah Imbau Masyarakat Waspadai Pihak Mengaku Perwakilan KPK

KPK tidak memiliki perwakilan di wilayah mana pun.

Pagi Ini Tol Layang Jakarta-Cikampek Mulai Dibuka untuk Umum
Indonesia
Pagi Ini Tol Layang Jakarta-Cikampek Mulai Dibuka untuk Umum

“Untuk arah Cikampek, pengguna jalan dapat melalui Jalan Tol Dalam Kota dari arah Halim/Cawang dan masuk ke Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek melalui akses di Km 10 Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah,” kata dia.