Sudah Coba ‘Plogging’? Tren Olahraga Sambil Memunguti Sampah dari Swedia Jogging sambil memunguti sampah kini menjadi tren. (Foto: Pixabay)

SAMPAH bertebaran di mana-mana bikin gemas. Apalagi kalau sampai membuat lingkungan sekitarmu banjir. Tidak tahu harus melapor kepada siapa, kamu pun memasang status di Facebook.

“Ayo jaga kebersihan bersama. Jangan buang sampah sembarangan.” Persoalannya, hanya membuat status di akun media sosial tidak akan mengatasi masalah.

Kamu harus melakukan aksi nyata. Salah satunya, jogging beramai-ramai sembari memunguti sampah. Di Swedia, aktivitas ini dinamai ‘plogging’.

Sampah
Sampah permen karet banyak dijumpai di jalan. (Foto: Pixabay)

Penduduk Swedia mulai mengenal ‘plogging’ pada 2016. Mereka mengambil istilah ini dari kata ‘plocka upp’ dan ‘jogging’. ‘Plocka upp’ artinya mengambil. Jogging, kamu pun tahu. Ya, aktivitas berlari.

‘Plogging’ bukan cuma enak disebut. Tetapi, bagus untuk tubuh, pikiran dan lingkungan. Dengan melakukan aktivitas ini, pada waktu bersamaan kamu peduli pada diri sendiri dan lingkungan.

Aktivitas ini juga dapat menyenangkan para pelakunya. Tidak heran kalau ‘plogging’ menjadi populer.

Kini, bukan hanya orang Swedia yang melakukannya. Warga negara lain pun mulai ketularan tren ini. Dan sekarang ‘plogging’ kini lebih dikenal sebagai aksi sosial.

Orang Indonesia juga mulai mensontek gaya hidup ‘plogging’. Sejumlah komunitas lari melakukan aksi ini. Volume sampah yang mereka kumpulkan juga luar biasa banyak.

Komunitas Solo Runners, misalnya, mereka mengumpulkan sampah sebanyak 90 kilogram dalam satu kegiatan.

Dari sisi kesehatan, cara ini disebut-sebut lebih efektif membakar kalori ketimbang jogging. Seperti dilansir Independent, ketika memungut sampah, kamu melakukan gerakan serupa squat. Squat inilah yang membentuk otot bokong dan paha.

Bisa tebak berapa banyak kalori terbakar selama ‘plogging’? Ini jawabannya. ‘Plogging’ 30 menit dapat membakar hingga 288 kalori.

Angka ini jelas lebih besar daripada jogging yang hanya membakar 235 kalori. Belum pernah coba? Sesekali, coba lah. Untuk memulainya amat gampang.

Ajak beberapa trainer olahraga, lalu jogging lah beramai-ramai. Jangan lupa bawa tas kain atau kantung. Setiap kali menemukan sampah, berhenti lah. Kemudian ambil sampah tersebut. Masukkan ke dalam kantung yang kamu bawa.

Setibanya di rumah, kamu tinggal menyortir sampah yang dapat didaur ulang. Pelatih fitness Miranda Larbi mengatakan kepada Metro.co.uk, memungut sampah bagus untuk latihan. “Plogging memiliki karakter sama dengan training berkala,” terangnya.

Ia menyarankan ‘plogging’ kepada orang-orang yang ingin memperbaiki kualitas fitnessnya. (Rin)

Kredit : rina

Tags Artikel Ini

Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH