Subsidi Yang Digelontorkan Pemerintah Membengkak SPBU. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Meningkatnya harga minyak dunia membuat subsidi yang harus digelontorkan pemerintah perlahan naik. Tercatat, realisasi belanja subsidi energi sejak Januari hingga Oktober 2021 telah mencapai Rp 97,6 triliun atau naik 20 persen dari realisasi periode yang sama tahun 2020 yakni sebesar Rp 81,3 triliun.

Selain minyak, subsidi untuk harga minyak, peningkatan subsidi juga terjadi pada subsidi listrik. Paling tidak realisasi diskon listrik rumah tangga dan UMKM sebesar Rp 7,5 triliun. Sementara realisasi subsidi non energi juga meningkat 6,8 persen dari Rp 43,9 triliun pada Oktober 2020 menjadi Rp 46,9 triliun pada Oktober 2021.

Baca Juga:

Duplikasi Dengan Bansos, Banyak Pekerja Tidak Dapat Bantuan Subsidi Upah

"Subsidi non energi tinggi, karena kami ingin mencapai lebih dari Rp 240 triliun, semakin tinggi kreditnya maka subsidi bunganya akan makin tinggi," kata Sri Mulyani.

Realisasi subsidi non energi tercatat lebih tinggi, didukung oleh percepatan pelaksanaan terutama untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN), yakni subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) dan subsidi upah.

Bendahara Negara menuturkan realisasi penyaluran subsidi non energi sejak Januari-Oktober 2021 diberikan dalam bentuk subsidi bunga KUR kepada 6,3 juta debitur, penyaluran kredit KUR senilai Rp37,2 triliun, dan subsidi bantuan uang muka (SBUM) untuk 104,2 ribu unit rumah.

"Subsidi rumah diharapkan bisa untuk membantu masyarakat berpendapat rendah dan mendorong pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.

Selain itu, realisasi anggaran perlindungan sosial (perlinsos) mencapai Rp 338,2 triliun atau 91,85 terhadap APBN per Oktober 2021 yang digunakan sebagai bantalan bagi keluarga miskin dan rentan.

Pemberian bansos tunai. (Foto: Antara)
Pemberian bansos tunai. (Foto: Antara)

Realisasi ini berasal dari belanja K/L Rp 159,8 triliun, non-K/L Rp 160,5 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp 18 triliun. Untuk belanja K/L Rp 159,8 triliun meliputi Kementerian Sosial mencapai Rp 73,8 triliun, Kementerian Koperasi dan UKM Rp15,25 triliun, dan Kementerian Ketenagakerjaan Rp 6,7 triliun.

Realisasi belanja perlinsos dari Kementerian Sosial yang sebesar Rp 73,8 triliun terdiri atas penyaluran bantuan PKH bagi 10 juta keluarga Rp 20,7 triliun dan kartu sembako bagi 17,6 juta KPM Rp 32,8 triliun.

Kemudian, penyaluran bantuan sosial tunai (BST) Rp17,23 triliun bagi 9,6 juta keluarga serta sembako PPKM sebesar Rp2,8 triliun bagi 4,8 juta keluarga. Realisasi belanja perlinsos dari Kemenkop dan UKM sebesar Rp 15,25 triliun digunakan untuk penyaluran bantuan produktif usaha mikro (BPUM) senilai Rp1,2 juta per usaha mikro kepada 12,71 juta penerima.

Realisasi dari Kemenaker Rp 6,7 triliun dimanfaatkan untuk penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) selama dua bulan yang diberikan sekaligus Rp 1 juta bagi 6,7 juta pekerja. Selanjutnya, penyaluran bansos melalui TKDD yang mencapai Rp18 triliun digunakan untuk BLT Desa Rp18 triliun bagi 5,6 juta keluarga. (Asp)

Baca Juga:

Harga Komoditas Naik, Indonesia Waspadai Melonjaknya Subsidi Energi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PDIP Jateng Berencana Terbangkan 76 Balon, Rudy: Mending Uangnya Buat Beli Beras
Indonesia
PDIP Jateng Berencana Terbangkan 76 Balon, Rudy: Mending Uangnya Buat Beli Beras

"Mending uang untuk dibelikan beras dan diberikan pada warga terdampak PPKM. Kondisi COVID-19 sekarang banyak warga kehilangan pekerjaan," kata Rudy.

KPK Dalami Aliran Uang Suap ke Juliari Batubara Lewat Vendor Bansos
Indonesia
KPK Dalami Aliran Uang Suap ke Juliari Batubara Lewat Vendor Bansos

KPK telah menetapkan eks Mensos Juliari P Batubara serta dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono sebagai tersangka

Jokowi: Mudik Tidak Dilarang Lonjakan COVID-19 Bisa 140 Ribu Kasus Per Hari
Indonesia
Jokowi: Mudik Tidak Dilarang Lonjakan COVID-19 Bisa 140 Ribu Kasus Per Hari

Saat ini, angka kasus harian COVID-19 berada di kisaran 4.000 hingga 5.000, atau jauh menurun bila dibandingkan pada Januari-Februari lalu yang masih di atas 10 ribuan.

Petugas Gabungan Siap Keliling 30 Titik Prioritas di Bogor Saat Malam Tahun Baru
Indonesia
Petugas Gabungan Siap Keliling 30 Titik Prioritas di Bogor Saat Malam Tahun Baru

Maka, selain itu ada 12 titik yang juga kita siagakan apabila ada kerumunan di luar

Pandemi COVID-19, Pemerintah Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Ruang Digital
Indonesia
Pandemi COVID-19, Pemerintah Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Ruang Digital

Kementerian Koperasi dan UKM mengatakan ada beberapa program yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan pelaku UMKM di masa pandemi virus COVID-19.

KPK Dalami Keterlibatan Azis Syamsuddin di Kasus Suap Eks Bupati Kukar
Indonesia
KPK Dalami Keterlibatan Azis Syamsuddin di Kasus Suap Eks Bupati Kukar

Tugas kita memahami betul kecukupan bukti apa yang dimaksud kecukupan bukti

Bansos Bagi Lansia, Anak dan Disabilitas Jakarta Cair 16 Maret
Indonesia
Bansos Bagi Lansia, Anak dan Disabilitas Jakarta Cair 16 Maret

Gubernur Anies menegaskan, pengambilan uang tersebut dapat ditarik melalui ATM Bank DKI manapun.

Sri Mulyani Tarik PPN Penjual Pulsa hingga Token Listrik Bulan Depan
Indonesia
Sri Mulyani Tarik PPN Penjual Pulsa hingga Token Listrik Bulan Depan

Menteri Keuangan, Sri Mulyani akan menarik Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) untuk penjualan pulsa, voucher, kartu perdana dan token listrik, mulai 1 Februari 2021.

Respons KPK Atas Kritik Eks Penyelidik Soal Kebiasaan Buruk Era Firli Bahuri
Indonesia
Respons KPK Atas Kritik Eks Penyelidik Soal Kebiasaan Buruk Era Firli Bahuri

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membantah pihaknya menyampaikan substansi perkara yang tengah diselidiki kepada publik.

[HOAKS atau FAKTA]: Sosok Putih Bercahaya Datangi dan Bersimpuh Depan Rizieq
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sosok Putih Bercahaya Datangi dan Bersimpuh Depan Rizieq

Telah beredar sebuah video dengan klaim narasi muncul sosok putih bercahaya sedang bersimpuh di hadapan Rizieq yang tengah duduk dikursi terdakwa dalam ruang persidangan.