Subsidi Belum Dicabut Kok Harga Gas Elpiji 3 Kg di Medan Naik? Tumpukan gas 3Kg bersubsidi di sebuah agen di Kabupaten Batanghari (ANTARA/Muhamad Hanapi)

MerahPutih.com - Harga elpiji 3 kg di sejumlah kawasan Medan dan Deliserdang, Sumatera Utara, mulai merangkak naik menjadi sekitar Rp25.000 -Rp35.000 per tabung.

"Kaget, beli gas 3 kg udah Rp35.000 per tabung dari Rp20.000.Kata penjualnya, gas sudah sulit karena pemerintah mau cabut subsidi gas," ujar warga T Risna S di Medan, Minggu (19/1)

Baca Juga

Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Begini Tanggapan Singkat Luhut

Menurut Risna, meski kecewa karena harga jual mahal, dia terpaksa membeli karena memang membutuhkannya. Dia mengatakan dengan kenaikan harga gas, pengeluaran rumah tangga akan semakin besar karena harga bahan pokok juga naik. Warga Tanjungmorawa, Deliserdang, Evi juga mengaku terkejut dengan kenaikan harga gas.

"Harga gas menjadi Rp25.000 per tabung.Padahal pemerintah infonya baru akan mencabut subsidi bulan Agustus," ucapnya.

Unit Manager Communication and CSR PT Pertamina MOR I, M Robby Hervindo. (ANTARA/Evalisa Siregar)
Unit Manager Communication and CSR PT Pertamina MOR I, M Robby Hervindo. (ANTARA/Evalisa Siregar)

Unit Manager Communication and CSR PT Pertamina MOR I, M Robby Hervindo yang dikonfirmasi menegaskan harga elpiji bersubsidi belum naik. Bahkan, katanya, belum ada kebijakan baru soal gas elpiji 3 kg itu.

"Tidak ada kenaikan harga elpiji 3 kg, tetap sesuai HET di tingkat pangkalan," ujarnya dilansir Antara

Dia menegaskan pasokan gas juga cukup aman walau hingga saat ini belum ada penetapan kuota elpiji dari BPH Migas.

"Ketersediaan aman, tapi memang belum ada penetapan kuota dari BPH Migas," katanya.

Baca Juga

Pertamina Tambah 169.640 Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram

Namun dia mengakui pada Januari tahun 2019, alokasi gas elpiji 3 kg itu sekitar 10 juta tabung. (*)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH