Kesehatan
Suara Kencang, Salah Satu Sebab Telinga Berdengung Telinga berdengung sangat mengganggu, mulai dari mengusik waktu istirahat, hingga menimbulkan kegelisahan. (freepik/karlyukav)

HAMPIR setiap orang pernah mengalami telinga berdengung atau secara medis disebut dengan tinnitus. Kondisi ini terkadang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Kuping berdengung dapat terasa sangat mengganggu, mulai dari mengusik waktu istirahat, hingga menimbulkan kegelisahan. Bunyi dengungan dapat terdengar secara singkat ataupun terus-menerus, dengan volume yang berbeda-beda, dipengaruhi oleh penyebabnya.

Baca Juga:

Alasan Vaksin Meningitis Penting bagi Jemaah Haji dan Umroh

telinga
Sumbatan kotoran telinga atau serumen prop disarankan harus rutin membersihkan telinga. (freepik/jcomp)

Penyebab telinga berdengung

Telinga berdengung merupakan gejala dari kondisi yang mendasarinya, seperti infeksi atau sumbatan dalam telinga, cedera pada telinga atau gangguan sistem peredaran darah. Melansir dari Healthline, berikut ini beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab terjadinya telinga berdengung:

Paparan lama terhadap suara kencang

Sebagian besar kasus telinga berdengung berkaitan dengan gangguan pendengaran akibat bising (noice-induced hearing loss). Paparan bising atau suara kencang secara terus-menerus dapat menyebabkan kerusakan pada organ telinga dalam. Kondisi ini sering terjadi pada kuli bangunan, pilot, atau musisi. Suara yang sangat keras, meskipun hanya terjadi sekali, juga dapat menyebabkan telinga berdengung. Misalnya, suara ledakan bom.

Penyumbatan kotoran dalam telinga

Sumbatan kotoran telinga atau serumen prop dapat menyebabkan iritasi pada gendang telinga. Sehingga memungkinkan kamu mengalami telinga berdengung. Disarankan untuk rutin membersihkan telinga.

Infeksi telinga

Infeksi telinga bagian tengah atau biasa disebut otitis media juga bisa menyebabkan telinga berdengung. Setelah infeksi sembuh, umumnya keluhan telinga berdengung juga akan hilang. Agar infeksi telinga dapat teratasi dengan baik, kamu perlu mendapatkan penanganan yang tepat dari dokter.

Usia lanjut

Kondisi ini dikenal sebagai presbikusis, yaitu kepekaan saraf pendengaran yang berkurang, seiring usia lanjut. Biasanya terjadi mulai usia 60 tahun, dengan gejala berupa menurunnya kemampuan pendengaran yang disertai telinga berdengung.

Menderita penyakit tertentu

Ada beberapa gangguan kesehatan yang dapat memicu telinga berdengung, di antaranya adalah penyakit jantung dan pembuluh darah, tumor jinak pada saraf pendengaran, gangguan tulang pendengaran, penyakit Meniere, tekanan darah tinggi, gangguan pada leher atau rahang, serta cedera pada kepala atau leher.

Baca Juga:

Kenali Faktor Dominan Penyebab Gigi Berlubang

telinga
Jika sudah berlangsung dalam waktu yang lama, segeralah periksakan dirimu ke dokter THT. (freepik/prostooleh)

Cara mencegah

Pencegahan telinga berdengung dapat dilakukan dengan beberapa cara sederhana, seperti:

- Mengenakan pelindung telinga saat beraktivitas di dekat sumber suara yang sangat nyaring, seperti di studio atau konser musik, di ruangan dengan mesin menyala, atau lokasi konstruksi bangunan.

- Mengistirahatkan telinga tiap satu jam saat mengenakan earphone untuk mendengarkan musik. Hindari memasang earphone dengan volume penuh dalam waktu yang lama. Atur volume earphone kurang dari 60%.

- Menjaga kesehatan pembuluh darah dengan rutin berolahraga dan mengatur pola makan, agar terhindar dari telinga berdengung akibat gangguan pembuluh darah.

Meski telinga berdengung umum terjadi dan sering kali hilang dengan sendirinya, tapi jika sudah berlangsung dalam waktu yang lama, segeralah periksakan dirimu ke dokter THT. (DGS)

Baca Juga:

Tidur Berkualitas Membuat Kamu Cantik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Produk Komestik Lokal dengan Kemasan Berkelanjutan
Fun
Produk Komestik Lokal dengan Kemasan Berkelanjutan

Produk ini juga tidak memakai silikon, wewangian sintetis, Triclosan, Phthalates, BHA, dan juga BHT yang diketahui berbahaya bagi manusia, tanaman, serta satwa liar.

Andrew White: Gunakan Aktivitas Outdoor sebagai Sarana Healing dan Quality Time
ShowBiz
Andrew White: Gunakan Aktivitas Outdoor sebagai Sarana Healing dan Quality Time

Artis sekaligus konten kreator Andrew White membagikan tips 'Self Healing'

‘Lookism’, Serial Animasi Tentang Lelaki yang Terperangkap dalam Dua Tubuh
Fun
‘Lookism’, Serial Animasi Tentang Lelaki yang Terperangkap dalam Dua Tubuh

Perpindahan raga membuatnya menyadari betapa rupa fisik bisa membuat pandangan seseorang padanya berbeda 180 derajat.

Mengukur Mr.P Tak Semudah yang Dibayangkan
Fun
Mengukur Mr.P Tak Semudah yang Dibayangkan

Kiat mengukur Mr.P agar hasilnya akurat.

Hati-hati, Kebiasaan Belanja Kamu Jadi Masalah
Fun
Hati-hati, Kebiasaan Belanja Kamu Jadi Masalah

Belanja bermasalah bisa muncul dalam berbagai bentuk

Randy Pangalila Adu MMA dengan Pevita Pearce di Film 'Sri Asih'
ShowBiz
Randy Pangalila Adu MMA dengan Pevita Pearce di Film 'Sri Asih'

Randy Pangalila berperan sebagai tokoh antagonis di Sri Asih.

Indonesia Negara Pertama yang Mendapat Produk Kolaborasi OREO x BLACKPINK
ShowBiz
Indonesia Negara Pertama yang Mendapat Produk Kolaborasi OREO x BLACKPINK

Berhasil menyita perhatian masyarakat di Indonesia pada akhir 2022 dan menjadi produk yang cukup langka di pasaran.

'You Know What I Need' Lagu Dansa nan Catchy dari PNAU dan Troye Sivan
ShowBiz
'You Know What I Need' Lagu Dansa nan Catchy dari PNAU dan Troye Sivan

Sukses menampilkan bakat vokal Sivan yang unik.

Pecinta KIA Sportage Gen 1 Bersilaturahmi di Jalur Off-road Desa Pelangi Sentul
ShowBiz
Pecinta KIA Sportage Gen 1 Bersilaturahmi di Jalur Off-road Desa Pelangi Sentul

Kami silaturahmi sekaligus happy-happy main lumpur di Desa Pelangi Sentul, Bogor.

 Dipenuhi Optimisme, Tim Aprilia Tiba di GP Amerika
Hiburan & Gaya Hidup
Dipenuhi Optimisme, Tim Aprilia Tiba di GP Amerika

Kemenangan di GP Argentina jadi semangat positif bagi tim Aprilia.