Suap Alih Fungsi Hutan, KPK Periksa Tiga Pejabat PT Duta Palma Group Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di gedung KPK, Jakarta (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga pejabat PT Duta Palma Group, hari ini. Ketiganya yakni, Manager Legal Duta Palma Group Kantor Jakarta, Yudi Prasetyo Wibowo, serta dua Sekretaris Direksi PT Duta Palma Group, Vici Chandra Dharmasatyadi dan Carla Faustina.

Ketiganya dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi. Penyidik bakal menggali keterangan ketiganya terkait kasus dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014. Tiga pejabat PT Duta Palma Group itu akan diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Surya Darmadi (SUD).

Baca Juga:

Kemendikbud: Kolaborasi Kunci Kesuksesan Kegiatan Belajar Mengajar dari Rumah

"Ketiganya dipanggil sebagai saksi untuk penyidikan tersangka SUD," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri saat dikonfirmasi, Junat (8/5).

Belum diketahui dengan pasti apa yang akan digali penyidik terhadap ketiga pejabat PT Duta Palma Group tersebut. Diduga, penyidik sedang mengumpulkan keterangan saksi terkait kronologi dugaan suap pengajuan revisi alih fungsi hutan di Provinsi Riau tahun 2014.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Legal Manager PT Duta Palma Group, Suheri Terta dan Pemilik PT Darmex Group atau PT Duta Palma, Surya Darmadi, sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait ‎pengajuan revisi alih fungsi hitan di Provinsi Riau, tahun 2014. Selain itu, KPK juga menetapkan PT Palma Satu sebagai tersangka korporasi yang ikut terlibat dalam kasus ini.

Perkara ini bermula ketika mantan Menteri Kehutanan yang kini menjabat Wakil Ketua MPR, Zulkifli Hasan (Zulhas) menyerahkan Surat Keputusan Menteri tanggal 8 Agustus 2014 tentang Perubahan Peruntukkan Kawasan Hutan menjadi Bukan Kawasan kepada Gubernur Riau periode 2014-2019, Annas Maamun.

Gedung KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Dalam surat itu, Zulhas‎ membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengajukan permohonan revisi bila ada kawasan yang belum terakomodir melalui Pemda. Annas pun memerintahkan SKPD untuk menelaah kawasan hutan.

Kemudian, tersangka Suheri Terta mengirimkan surat kepada Annas untuk mengakomodir perizinan lahan perkebunan milik PT Duta Palma Group‎ yang diantaranya untuk lokasi perkebunan PT Palma Satu, PT Panca Agro Lestari, PT Banyu Bening, dan PT Seberida Subur di daerah Kabupaten Indragiri Hulu, Riau.

Annas Maamun kemudian meminta anak buahnya agar permohonan tersebut dibantu dengan membuat disposisi yang isinya memerintahkan Wagub Riau, untuk melakukan rapat bersama. Kemudian, terjadilah pertemuan antara dua tersangka dengan Gulat Medali Emas Manurung untuk membahas permintaan PT Duta Palma Group.

Selanjutnya, Surya Darmadi disinyalir menjanjikan ‎fee sebesar Rp8 miliar kepada Annas lewat Gulat Medali Emas agar lahan milik PT Duta Palma Group tidak masuk dalam kawasan hutan. Terjadilah pemberian uang Rp3 miliar dalam bentuk Dollar Singapura dari Suheri Terta kepada Annas lewat Gulat setelah adanya perubahan peta.

Diduga, PT Palma Satu merupakan perusahaan yang mengajukan permintaan kepada Annas Maamun. PT Palma Satu adalah perusahaan bagian dari Duta ‎Palma Group yang mayoritas dimiliki oleh PT Darmex Agro.

Baca Juga:

Imbas COVID-19, UNS Surakarta Wisuda Ratusan Mahasiswa Secara Daring

Sementara Surya Darmadi sendiri merupakan beneficial owner PT Darmex Agro dan Duta Palma Group. Sedangkan, Suheri Terta adalah Komisaris PT Darmex Agro sekaligus orang kepercayaan Surya Darmadi.

Surya Darmadi dan Suheri Terta diduga bersama-sama mengurus perizinan lahan perkebunan milik PT Duta Palma Group dan PT Palma Satu sebagai korporasi yang telah memberikan uang Rp3 miliar ke Annas Maamun terkait pengajuan revisi alih fungsi hutan di Riau. (Pon)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenag Imbau Umat Katolik Ikuti Misa Paskah via Online
Indonesia
Kemenag Imbau Umat Katolik Ikuti Misa Paskah via Online

Umat Katolik di Indonesia agar tidak mengadakan kegiatan keagamaan dengan berkumpul.

Yogyakarta Punya Bandara Baru, Jokowi: Datangkan 20 Juta Penumpang
Indonesia
Yogyakarta Punya Bandara Baru, Jokowi: Datangkan 20 Juta Penumpang

Bandara baru ini memiliki panjang lintasan runway 3.250 meter, atau lebih panjang dibandingkan bandara lama Adisutjipto Yogyakarta yang hanya 2.200 meter.

Ketika Liverpool Akhirnya Tumbang
Olahraga
Ketika Liverpool Akhirnya Tumbang

Liverpool unggul segala-galanya, kecuali dalam urusan mencetak gol.

Kabur dari Lapas Tangerang, Napi asal Tiongkok Diburu sampai Hutan Belantara
Indonesia
Kabur dari Lapas Tangerang, Napi asal Tiongkok Diburu sampai Hutan Belantara

WN Tiongkok itu diyakini masih bersembunyi di kawasan Hutan Tenjo, Kabupaten Bogor.

Berangkat ke KPU, Gibran-Teguh Naik Sepeda Onthel dan Pakai Blankon Sido Mukti
Indonesia
Berangkat ke KPU, Gibran-Teguh Naik Sepeda Onthel dan Pakai Blankon Sido Mukti

Pakaian yang dikenakan bakal calon adalah baju adat Jawa Solo berupa lurik dan blankon sido mukti.

Jaringan Internet Minim, Bawaslu Ragukan Penggunaan Sirekap di Pilkada
Indonesia
Jaringan Internet Minim, Bawaslu Ragukan Penggunaan Sirekap di Pilkada

KPU, menurut Abhan, harus mempertimbangkan pasal sanksi pidana dalam kesalahan-kesalahan teknis yang berakibat pada perubahan hasil yang berdampak pidana karena Sirekap rawan manipulasi data.

Komnas HAM Beri Catatan terhadap Anies saat Pelaksanaan PSBB
Indonesia
Komnas HAM Beri Catatan terhadap Anies saat Pelaksanaan PSBB

Anies harus memastikan prinsip non-diskriminasi dalam memberikan bantuan sosial ekonomi kepada masyarakat rentan dan terdampak.

 Waspada, Orang Dalam Pemantauan COVID-19 di Indonesia Capai 165 Ribu
Indonesia
Waspada, Orang Dalam Pemantauan COVID-19 di Indonesia Capai 165 Ribu

Juru bicara pemerintah terkait penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan data tersebut merupakan akumulasi dari dinas kesehatan kabupaten/kota ke dinas provinsi.

Muhammadiyah Tuntut Transparansi Kemendikbud
Indonesia
Muhammadiyah Tuntut Transparansi Kemendikbud

Adapun istilah gajah itu merujuk salah satu kategori pendanaan dalam Program Organisasi Penggerak

Tragis, Satu Keluarga Tewas Keracunan Asap Genset Sendiri
Indonesia
Tragis, Satu Keluarga Tewas Keracunan Asap Genset Sendiri

Kini jasad keempatnya ada di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jaktim