Suami 'Keren' Harus Paham Empat Fase Klimaks Perempuan Ini Klimaks perempuan dibagi ke dalam beberapa fase (Foto: Pexels/Pixabay)

KLIMAKS atau orgasme bisa dirasakan oleh setiap pasangan. Meskipun pria harus lebih usaha jika ingin membuat perempuan klimaks. Klimaks merupakan saat kondisi kamu dan pasangan melepaskan ketegangan seksual yang terkumpul.

Umumnya, klimaks ditandai dengan kontraksi otot di daerah panggul. Di saat yang sama keluar juga cairan mani dari organ intim. Selain menghasilkan sensasi nikmat secara fisik, klimaks juga terbukti dapat memicu kepuasan psikologis.

Namun, sayangnya pria jarang tahu bahwa klimaks perempuan dibagi menjadi beberapa fase. Nah, kalau kamu ngaku suami keren. Kamu harus tahu empat fase klimaks perempuan seperti yang dikutip dari Go Dok ini.

1. Fase pertama: Bergairah

Pada fase awal ini produksi cairan pelumas juga terangsang (Foto: Pexels/Moose Photos)

Di fase awal ini, rangsangan dan foreplay yang kamu berikan menstimulus pembuluh darah di miss V. Hasilnya aliran darah ke Miss V menjadi lebih optimal. Stimulus ini juga meningkatkan ukuran bibir miss V. Sekaligus merangsang produksi cairan pelumas.

Tingkatkan intensitas cumbuan dan sentuhan terutama di area sekitar organ intim. Serta di bagian buah dada untuk mencapai fase ini. Jangan ragu untuk sesekali memberikan sensasi lain. Seperti gigitan kecil di pundak. Bisa juga dengan memberikan desahan dekat telinga dia.

2. Fase kedua: Plateau

Fase ini ditandai dengan menonjolnya puting (Foto: Pexels/Moose Photos)

Selanjutnya perempuan akan mengalami fase plateau atau datar. Fase ini ditandai dengan semakin menonjolnya puting. Sebab aliran darah ke buah dada dan aerola meningkat. Pada fase ini klitoris juga akan terlihat tertarik ke arah tulang kemaluan.

3. Fase ketiga: Orgasme

Hentikan penetrasi saat perempuan mengalami orgasme (Foto: Pexels/Tirachard Kumtanom)

Akhirnya setelah melewati dua fase tadi perempuan akan mengalami orgasme. Saat orgasme dapat terlihat banget kalau tubuh perempuan mengejang. Lalu ada kontraksi otot-otot miss V dan keluarnya air mani.

Saat mencapai fase ini sebagai pria kamu harus sabar. Hentikan sementara penetrasi. Biarkan dia menikmati fase orgasme ini. Karena perempuan benar-benar sedang mengalami kenikmatan yang luar biasa. Perlu diingat perempuan bisa mengalami orgasme berkali-kali.

4. Fase keempat: Resolusi

Meskipun sudah mencapai fase keempat, perempuan tetap bisa kembali ke fase awal (Foto: Pexels/bruce mars)

Pada fase ini, pembengkakan pada buah dada dan miss V akan berkurang. Detak jantung juga akan kembali seperti semula. Namun, bukan berarti perempuan sudah 'KO'. Perempuan tetap bisa kembali pada fase awal. Caranya dengan kembali memberikan rangsangan dan cumbuan.

Sahabat Merah Putih, yang harus kamu ingat ialah pastikan bahwa sentuhan dan cumbuan enggak akan terhenti. Sebab semua bentuk rangsangan akan menentukan seberapa lama perempuan untuk mencapai orgasme. (ikh)

Baca juga: Bercinta Pun Bisa Curang, Ini Tanda-Tandanya

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH