Suami Jaksa Pinangki, AKBP Napitupulu Yogi Ikut Bantu Tukar Uang Suap dari Djoko Tjandra Pinangki Sirna Malasari berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (2/9/2020). FOTO/Galih Pradipta/foc.

MerahPutih.com - AKBP Napitupulu Yogi Yusuf, disebut membantu sang istri, jaksa Pinangki Sirna Malasari menukarkan uang dolar Amerika Serikat hasil suap dari Djoko Tjandra. Hal ini terungkap saat jaksa penuntut umum membacakan surat dakwaan terhadap Pinangki di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (23/9).

Pinangki menerima uang suap pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) dari Djoko Tjandra melalui pengusaha Andi Irfan Jaya senilai USD500 ribu.

Uang tersebut kemudian diberikan kepada advokat Anita Kolopaking sebesar USD50 ribu dan USD337.600 ditukarkan dalam rupiah. Sisanya dibelanjakan Anita untuk urusan sewa apartemen.

Baca Juga:

Jaksa Pinangki Didakwa Terima 500 Ribu Dolar AS dari Djoko Tjandra

"Pada 2019 sampai dengan 2020, terdakwa dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asaI-usul harta kekayaannya, yang berasal dari hasil tindak pidana korupsi tersebut, telah menukarkan sejumlah mata uang dolar Amerika Serikat sebanyak USD337.600 dengan total nilai penukaran menjadi mata uang ruplah sebesar Rp4.753.829.000 atau setidak-tidaknya sekitar jumlah tersebut," kata jaksa.

Pinangki didakwa menerima duit sebesar USD500 ribu dari Djoko Tjandra. Jaksa membeberkan uang itu diberikan kepada Pinangki untuk mengurus fatwa di Mahkamah Agung (MA) agar Djoko Tjandra bisa lepas dari eksekusi pidana penjara terkait kasus hak tagih Bank Bali.

Jaksa Pinangki tampil beda di sidang perdananya (MP/Ponco Sulaksono)
Jaksa Pinangki tampil beda di sidang perdananya (MP/Ponco Sulaksono)

Ada sejumlah nama yang dimintai Pinangki untuk menukarkan uang. Termasuk sopirnya Sugiarto yang tercatat menukarkan dolar tersebut ke Dolarindo Money Changer, Dolar Asia Money Changer, Tri Tunggal Devalas Blok M Plaza, yang ketiganya terletak di kawasan Jakarta Selatan.

"Terdakwa memakai Sugiarto atau sopir terdakwa, Beni Sastrawan atau staf suami terdakwa yang merupakan anggota Polri, dan Dede Muryadi Sairih maupun menggunakan nama lainnya," ujar jaksa.

Pinangki dalam modus menukarkan uang selalu mengingatkan kepada Sugiarto agar setiap penjualan dolar AS tidak melebihi Rp500 juta. Hal itu agar menghindari Sugiarto dari pantauan PPATK. Dengan begitu, Sugiarto tercatat menukarkan dolar tersebut mencapai 15 kali senilai USD280 ribu menjadi Rp3,9 miliar.

Pinangki juga meminta suaminya AKBP Yogi untuk menukarkan dolar AS hasil uang haram itu. Yogi lalu memerintahkan stafnya Beni Sastrawan yang merupakan anggota Polri itu untuk memfasilitasi keinginan sang istri. Singkatnya, Beni melakukan empat kali transaksi sebanyak USD47.600 menjadi Rp696.722.000.

Baca Juga:

Jaksa Pinangki Cuci Uang Untuk Beli BMW X5 hingga Perawatan Kecantikan di AS

Kemudian, Pinangki juga meminta seseorang yang namanya sudah dilupakannya untuk menukar USD10 ribu menjadi Rp148,7 juta.

"Sehingga nilai total keseluruhan penukaran mata uang yang dilakukan oIeh terdakwa pada periode 27 November 2019 sampai dengan 7 Juli 2020 adalah sebesar USD 337.600 menjadi mata uang rupiah sebesar Rp4.753.829.000," kata Jaksa. (Pon)

Baca Juga:

Tampil Beda, Jaksa Pinangki Hadiri Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor

Penulis : Zulfikar Sy Zulfikar Sy
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DKPP: Masyarakat Pentingkan Kesehatan daripada Pilkada Serentak
Indonesia
Sembako untuk Korban Penanganan COVID-19 Diberikan Langsung ke Rumah
Indonesia
Sembako untuk Korban Penanganan COVID-19 Diberikan Langsung ke Rumah

Polisi akan menerapkan physical distancing atau saling menjaga jarak bagi warga yang akan mengambil sembako apabila tak memungkinkan ke rumah.

DPR Sebut Penangkapan Djoko Tjandra Bersihkan Citra Penegak Hukum yang Tercoreng
Indonesia
DPR Sebut Penangkapan Djoko Tjandra Bersihkan Citra Penegak Hukum yang Tercoreng

Pihaknya berharap, ini bisa jadi momentum pengungkapan tabir di internal Polri dan lembaga penegak hukum lainnya yang membantu meloloskan Djoko Tjandra.

Bantu Siswa Belajar Daring, Pemkot Surabaya Siapkan Wifi Gratis di Setiap Balai RW
Indonesia
Bantu Siswa Belajar Daring, Pemkot Surabaya Siapkan Wifi Gratis di Setiap Balai RW

“Bisa jadi nanti melalui pemasangan wifi hotspot di balai-balai RW agar dimanfaatkan para sisa untuk belajar via daring apalagi di masa pandemi ini,” tandas Whisnu.

Darurat Corona Diperpanjang, KAI Siapkan Langkah Antisipasi Mudik Lebaran
Indonesia
Darurat Corona Diperpanjang, KAI Siapkan Langkah Antisipasi Mudik Lebaran

PT KAI sudah memasang batas antrian untuk penjagaan jarak antar penumpang

Disebut Iwan Fals Bisa Jadi Presiden 2024, Gibran: Saya Fokus Maju Pilwakot Solo
Indonesia
Disebut Iwan Fals Bisa Jadi Presiden 2024, Gibran: Saya Fokus Maju Pilwakot Solo

"Pilkada Solo saja baru dimulai. Saya mau fokus ke wali Kota Solo dulu, kok malah ngomongin presiden. Harus bertahap dong dari Solo dulu," paparnya.

Bima Arya Prediksi Pemilihan Ketum PAN Tidak Mungkin Aklamasi
Indonesia
Bima Arya Prediksi Pemilihan Ketum PAN Tidak Mungkin Aklamasi

Ada pandangan-pandangan yang harus diapresiasi

Syuting Film Sudah Diperbolehkan, Begini Protokol Kesehatannya yang Super Ketat
Indonesia
Syuting Film Sudah Diperbolehkan, Begini Protokol Kesehatannya yang Super Ketat

Ada protokol umum dan khusus bagi setiap pekerja film yang mesti diterapkan selama pandemi COVID-19.

Godfather of Broken Heart Meriahkan Rakernas PDIP
Indonesia
Godfather of Broken Heart Meriahkan Rakernas PDIP

Penyanyi Didi Kempot menghangatkan peringatan HUT ke-47 dan pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan.

Bus Alternatif Penumpang KRL Beroperasi Reguler Jika Muncul Permintaan Konsisten
Indonesia
Bus Alternatif Penumpang KRL Beroperasi Reguler Jika Muncul Permintaan Konsisten

Kapasitas penumpang KRL selama masa pandemi dibatasi maksimal 35-45 persen