Film
Studio Ghibli Akhirnya Menjawab Berbagai Pertanyaan Seputar 'Princess Mononoke' Sejumlah pertanyaan yang dijawab Studio Ghibli mengenai Princess Mononoke. (Foto: Studio Ghibli)

VISUAL yang memukau, simbol kaya dari kebudayaan Jepang, serta momen-momen karakter ikonik di dalamnya membuat film Princess Mononoke sangat memikat. Jadi tak heran kalau ada banyak pertanyaan yang timbul setelah menyaksikannya.

Pasca 24 tahun sejak penayangan, Hayao Miyazaki dan Studio Ghibli akhirnya mengungkap dunia magis di balik layar salah satu film populernya tersebut.

Setiap musim panas, film-film Ghibli biasanya akan ditayangkan di TV dan kali ini giliran Princess Mononoke. Sebelum filmnya diputar, fan bisa melontarkan pertanyaan melalui akun Twitter Nippon TV untuk kemudian dijawab oleh staff. Tak menyiakan kesempatan emas ini, fan langsung menyerbu.

Baca juga:

Suka Film Animasi? Ini 3 Film Studio Ghibli Terbaik

Studio Ghibli Akhirnya Menjawab Berbagai Pertanyaan Seputar 'Princess Mononoke'
Tadinya Hayao Miyazaki mempunyai ide judul lain. (Foto: Studio Ghibli)

Satu yang mungkin cukup mengejutkan adalah film tersebut hampir memiliki judul yang berbeda. Kilas balik ke 1980, konsep awal yang ingin dibuat Hayao Miyazaki untuk film ini merupakan versi feodal Jepang dari Beauty and the Beast. Berpusat pada monster serupa kucing dan seorang perempuan manusia.

Akan tetapi, pada akhirnya visi untuk film tersebut berubah menjadi Princess Mononoke yang kita kenal saat ini. Kemudian kala itu, Miyazaki ingin menamainya Ashitaka Sekki atau The Legend of Ashitaka. Namun, produser Toshio Suzuki membocorkan judulnya di program TV. Jadi mau tak mau akhirnya namanya tetap Princess Mononoke.

Seorang penggemar bertanya apa adegan yang paling sulit untuk digambar. "Sulit untuk memilih satu yang paling sulit, tetapi untuk adegan tepat di awal film ketika Tatarigami menyerang desa, selain dari beberapa bagian CG, semuanya digambar dengan tangan. Menggambar tentakel seperti ular di tubuh mahkluk itu, yang ditampilkan di layar selama dua menit 10 detik membutuhkan waktu satu tahun tujuh bulan," terang mereka.

Selain masalah gambar dan gerakan, Princess Mononoke juga menawarkan desain karakter berkesan. Salah satunya mengenai makna khusus di balik riasan wajah San, sang pemeran utama perempuan.

Di dahi dan pipinya ada sebuah tanda berwarna merah yang sulit untuk dilewatkan. Mereka mengungkapkan bahwa sebenarnya tidak ada simbolisme khusus. Namun mereka memberi tahu bahwa itu bukan makeup, melainkan tato.

Baca juga:

Intip 7 Lokasi Asli Inspirasi Film-Film Animasi Studio Ghibli di Jepang

Studio Ghibli Akhirnya Menjawab Berbagai Pertanyaan Seputar 'Princess Mononoke'
Tanda di pipi dan dahi San ternyata adalah sebuah tato. (Foto: Studio Ghibli)

Berikutnya ada asal-usul Lady Eboshi sebelum menjadi pemimpin Kota Besi. "Dalam wawancara dan simposium sejak film itu diputar di bioskop, Miyazaki mengatakan bahwa Eboshi dijual sebagai budak dan menjadi istri pemimpin kelompok bajak laut Jepang," tutur mereka. Setelah menjadi petaurang andal, Lady Eboshi membunuh suaminya, mencuri hartanya, dan kembali ke daratan Jepang.

Penggemar lain penasaran mengapa tubuh Ashitaka masih menunjukkan tanda-tanda memar atau bekas luka dari kutukannya padahal Great Forest Spirit sudah menyembuhkannya. "Alasan kamu bisa melihat memarnya secara samar adalah karena kutukan itu belum sepenuhnya hilang," jelas mereka.

Miyazaki berkata bahwa anak muda zaman sekarang tidak akan menerima akhir bahagia. Jadi ia pikir memarnya tidak sepenuhnya hilang untuk menunjukkan bahwa kutukan itu bisa kembali kapan saja.

Berpindah ke karakter non-manusia, Ghibli menyebutkan bahwa Yakul, kuda Ashitaka mungkin terlihat seperti rusa atau elk.

Akan tetapi, itu sebenarnya adalah sub-spesius fiksi dari antelop yang dikenal sebagai akshishi dalam dunia Princess Mononoke. Selain itu, Forest Spirit jelas-jelas merupakan khayalan, tapi inspirasinya berasal dari rusa di Taman Nara yang ada di dunia nyata.

Studio Ghibli Akhirnya Menjawab Berbagai Pertanyaan Seputar 'Princess Mononoke'
Sebuah alat yang digunakan untuk membuat suara derak Kodama. (Foto: Studio Ghibli)

Lanjut ke urusan efek suara. Jika kamu pernah bertanya-tanya bagaimana Ghibli menghasilkan derak roh hutan Kodama ikonik, ternyata mereka menggunakan sebuah alat musik kayu. Tujuannya roh hutan harus memiliki suara berbasis kayu.

Sedangkan untuk efek suara yang paling menantang jatuh pada adegan pertempuran San dan Lady Eboshi. Suzuki merasa sangat bangga dengan duel tersebut karena timnya berhasil memastikan pedang logam Eboshi terdengar berbeda dari belati tulang milik San.

Terakhir, salah satu fan mempertanyakan rumor yang telah beredar selama bertahun-tahun. Di akhir film, Kodama terakhir yang muncul di layar dipercayakan tumbuh menjadi Totoro.

Namun, pihak Ghibli memberikan jawaban ambigu. "Selama produksi, sepertinya Miyazaki mengatakan sesuatu seperti itu kepada staf," kata mereka.

Walaupun tidak memberi jawaban jelas, setidaknya penemuan tersebut membuat penggemar bersemangat karena ternyata ada hubungan dan 'easter egg' antara animasi-animasi Ghibli. (sam)

Baca juga:

Ini Alasan Makanan Animasi Studio Ghibli Selalu Terlihat Lezat dan Menggoda

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
4 Surga Wisata di Sumba Barat Daya, Cocok Hilangkan Penat
Hiburan & Gaya Hidup
4 Surga Wisata di Sumba Barat Daya, Cocok Hilangkan Penat

Catat destinasinya untuk jadwal liburanmu nanti.

Cara Tepat Merawat Alat Makeup
Hiburan & Gaya Hidup
Cara Tepat Merawat Alat Makeup

Riasan jadi makin bagus.

Telegam Dapat Suntikan Dana Rp14 Triliun, Untuk Saingi WhatsApp?
Fun
Telegam Dapat Suntikan Dana Rp14 Triliun, Untuk Saingi WhatsApp?

Telegram baru-baru ini dikabarkan dapat suntikan dana segar senilai US$1 miliar atau sekitar Rp14 triliun yang dilakukan untuk pengembangan aplikasi

'Live From Dunia Kartun', Kolaborasi Reality Club dengan Dunia Fantasi
ShowBiz
'Live From Dunia Kartun', Kolaborasi Reality Club dengan Dunia Fantasi

Kolaborasi ini digagas untuk mengobati kerinduan masyarakat akan dua aktivitas hiburan yang sampai saat ini masih belum dibuka untuk umum.

Intip isi Tas Hadiah Seharga Rp870 Juta untuk Gelaran Oscar 2021
ShowBiz
Intip isi Tas Hadiah Seharga Rp870 Juta untuk Gelaran Oscar 2021

Disebut sebagai 'Everyone Wins' Nominee Gift Bag.

Festival Film Indonesia Berupaya Bangun Ekosistem Film
ShowBiz
Festival Film Indonesia Berupaya Bangun Ekosistem Film

Festival Film Indonesia 2021 diikuti 54 Juri Nominasi.

Ketika Idola K-Pop Menepati Janji kepada Penggemar
ShowBiz
Ketika Idola K-Pop Menepati Janji kepada Penggemar

Layaknya sahabat, mereka juga pernah membuat janji.

Pocari Sweat Gelar Event Lari Terbesar di Indonesia
Hiburan & Gaya Hidup
Pocari Sweat Gelar Event Lari Terbesar di Indonesia

Manfaatkan peluang ini untuk kesehatanmu.

Mencicipi Menu yang Disajikan Indonesia untuk Kompetisi Bocuse d'Or
Fun
Agensi Pertimbangkan Ini Ketika Artis K-Pop Tersandung Masalah
Fun
Agensi Pertimbangkan Ini Ketika Artis K-Pop Tersandung Masalah

Agensi akan memutuskan apakah sang artis didepak atau dipertahankan.