Studi: Orang Baik Rawan Jatuh Miskin Penelitian ini menggunakan ribuan peserta (Sumber: Pixabay/nattanan23)

ADA hasil studi di tahun 2018 yang cukup aneh dan mengejutkan. American Psychological Association menemukan data kalau orang-orang baik lebih besar beresiko menghadapi kesulitan keuangan dan bangkrut. Studi tersebut kemudian dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology.

American Psychological Association menjelaskan orang-rang baik dan hangat cenderung memiliki tabungan lebih sedikit serta hutang yang besar. Tak hanya itu, orang baik juga memiliki tingkat gagal bayar lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang berkepribadian kurang menyenangkan.

Hal tersebut didasari bahwa orang baik lebih luwes dan lentur dalam bernegosiasi namun umumnya kurang memberi nilai pada uang. Akibatnya, tentu pendapatan keuangan akan semakin kecil dan mengarah pada kebangkrutan.

Orang baik ternyata rawan miskin (Sumber: Pixabay/QuinceMedia)
Orang baik ternyata rawan miskin (Sumber: Pixabay/QuinceMedia)

Joe Gladstone dari University College London, yang turut menulis penelitian bersama Sandra Matz dari Columbia Business School di New York, menjelaskan bahwa persoalan keuangan dan kepribadian sangat berkaitan erat.

"Tampaknya didorong oleh fakta bahwa orang-orang yang ramah tidak terlalu peduli tentang uang dan karena itu beresiko lebih tinggi dari salah urus uang," katanya.

Studi yang dilakukan tidaklah sembarangan. Hal ini karena para peneliti menganalisis data yang dikirimkan oleh lebih dari tiga juta peserta. Selain itu membuat perbandingan dari kepribadian dan keuangan yang tersedia untuk umum hingga sampai pada kesimpulan mereka.

Penelitian ini menggunakan ribuan peserta (Sumber: Pixabay/nattanan23)
Penelitian ini menggunakan ribuan peserta (Sumber: Pixabay/nattanan23)

"Menjadi baik dan percaya memerlukan biaya keuangan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki sarana untuk mengompensasi kepribadian mereka," kata Matz.

Sebenarnya, ini bukanlah penelitian yang pertama. Sebelumnya sudah ada studi yang membahal hal serupa. Penelitian yang dipublikasikan di tahun 2018 tersebut menemukan kalau laki-laki khususnya, lebih cenderung kaya antara usia 40-an dan usia 60-an jika mereka memiliki kepribadian yang sulit.



Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH