Studi: Kehidupan Nyata dan Humor Jadi Kunci Suksesnya Iklan Kehidupan Nyata dan Humor Jadi Kunci Suksesnya Iklan (Foto: pixabay/geralt)

LEMBAGA riset Nielsen meluncurkan laporan Trust in Advertising Study 2021, tentang kepercayaan masyarakat terhadap periklanan secara global.

Adapun studi dirancang untuk mengungkap pendapat konsumen tentang berbagai jenis iklan secara global. Studi tersebut menghasilkan tiga sorotan utama yang tergambar berikut ini.

Baca Juga:

Facebook Luncurkan Iklan Untuk Tingkatkan Literasi Media dan Perangi Hoaks

iklan
Iklan yang dibuat sesuai dengan kehidupan nyata dan terdapta humor, merupakan salah satu kunci kesuksesan iklan (Foto: Pexels/Jose Francisco Fernandez Saura)

Pertama ialah Iklan yang menggambarkan 'situasi kehidupan nyata', khususnya dengan berbagai bumbu humor di dalamnya. Pada sebagian besar negara, karakter iklan yang terpenting yakni menggambarkan situasi di kehidupan nyata. Iklan tersebut kian menarik saat ditambah dengan bumbu-bumbu humor di dalamnya.

Menurut Cathy Heeley selaku International Media Analytics Lead Nielsen, mengatakan bahwa tertawa merupakan hal yang pokok bagi manusia, dan mempunyai kekuatan untuk memberi energi serta menambah keseruan pada keseharian kita.

Tertawa juga bisa merekatkan hubungan sosial dan ikatan antar manusia. Penelitian juga sudah menunjukkan, bahwa tertawa bisa meningkatkan kesehatan kita. Tak ayal bila humor dan situasi kehidupan nyata menjadi konten yang paling dekat dengan audiens.

"Kami memandang bahwa iklan yang menyentuh hati terkait dengan esensi menjadi manusia akan tetap unggul dari jenis maupun topik iklan lainnya dan membantu kita mempertahankan audiens kita," jelas Catchy.

Sorotan yang kedua, yakni rekomendasi dari mulit ke mulut. Sekitar 88 persen orang paling mempercayai rekomendasi dari orang yang mereka kenal. Sementara lebih dari 50 persen orang mempercayai saluran ini dibanding dengan saluran lainnya.

Seperti halnya spanduk online dan iklan video yang ada di ponsel atau tablet, iklan SMS dan iklan mesin pencari. Bahkan, pengaruh dari influencer tak berjalan sebaik teman dan keluarga, dengan tingkat kepercayaan 71 persen.

Catchy menjelaskan, pada setiap belahan dunia yang diteliti, rekomendasi personal dari keluarga atau teman, merupakan yang paling dipercaya. Sepertinya ada kesenjangan antara 'manusia' dan iklan berbayara.

Sementara itu, kita tahu bahwa iklan reguler mampu menjaga merek (brand) tetap hidup, pengalaman 'pribadi' yang dirasakan oleh teman dan keluarga terhadap merek tertentu lah yang lebih mampu mendorong penjualan. "Kami melihat bahwa ketika brand promise dan brand experience bersinergi dengan baik, angka penjualan dapat meningkat secara signifikan," ungkap Catchy.

Baca Juga:

Pinterest Larang Iklan Diet, Ada Apa?

iklan
Rekomendasi personal dari keluarga atau teman, merupakan yang paling dipercaya (Foto: Pexels/Nguyen Khanh)

Sorotan yang ketiga, yakni jual nilai, bukan hanya produk. Studi menunjukan, bahwa minimnya kepercayaan dalam iklan secara keseluruhan, kecuali bila rekomendasi berasal dari teman atau keluarga.

Iklan produk tembakau adalah yang paling tidak dipercaya, sementara iklan makanan adalah yang paling dipercaya secara keseluruhan. Temuan dari studi Nielsen, menunjukan adanya pergeseran kepercayaan konsumen pada sejumlah brand, yang secara otentik menunjukan nilai-nilai brand yang kuat.

"Ini adalah refleksi bisnis yang menarik di situasi kehidupan kita saat ini. Orang-orang tertarik pada bagaimana sebuah merek akan membawa manfaat bagi dunia, tidak hanya pada kegunaan apa yang ditawarkan produk tersebut. Narasi dari iklan telah berubah dan, di seluruh dunia, konsumen mencari tentang apa itu makna dari nilai merek (brand values), apa yang mereka perjuangkan dan bagaimana hal tersebut diterapkan," jelas Catchy.

Sementara itu Catchy menyebutkan, bahwa setiap hari diberondong dengan beragam pesan setiap harinya, bahwa semakin sulit bagi sebuah iklan untuk sukses. Studi tersebut menunjukkan, bahwa nilai-nilai perusahaan di balik iklan dan budaya kerja yang mereka miliki sama pentingnya dengan iklan itu sendiri.

Pihak konsumen tentunya lebih peduli tentang bagaimana sebuah brand dapat membantu dunia bergerak maju. Sangat penting bahwa mereka saat ini menunjukkan visi, misi, dan nilai-nilai mereka, bukan hanya produk atau layanan mereka.

Sementara itu, Hellen Katherina selaku Executive Director Nielsen Media Indonesia mengungkap, pesatnya perkembangan saluran periklanan, saat ini sudah menciptakan peluang dan tantangan baru bagi dunia periklanan.

Di satu sisi, pengiklan memiliki opsi yang lebih beragam untuk melakukan kampanye brand tertentu, tetapi di sisi lain, mereka juga perlu melakukan pertimbangan secara cermat perihal jenis saluran yang digunakan, dan bagaimana sebuah iklan perlu disampaikan kepada publik sehingga tujuan periklanan dapat tercapai.

Studi tersebut dilaksanakan dengan mengambil sample sebanyak 40 ribu orang selama Agustus hingga September 2021, di wilayah Eropa, Timur Tengah, Afrika, Asia Pasifik, Amerika Utara, dan Amerika Latin.

Studi kali ini merupakan bagian dari Survei Penelitian Media (Media Research Survey) yang dilakukan oleh Nielsen. Hal itu bertujuan untuk memahami lanskap periklanan, guna membantu para pengiklan dan perusahaan membuat strategi periklanan yang lebih efektif. (Ryn)

Baca Juga:

Demi Uang, Seorang Pria Jual Ruang Iklan Permanen di Leher

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tren Sanitasi Berubah di Masa Pandemi
Hiburan & Gaya Hidup
Tren Sanitasi Berubah di Masa Pandemi

Banyak yang memilih membeli produk sanitasi baru yang lebih ramah lingkungan dan bebas bakteri.

Bintang Emon Ajak Anak Muda Lebih Aktif dan Kreatif
Fun
Bintang Emon Ajak Anak Muda Lebih Aktif dan Kreatif

Hidup lebih produktif, aktif, dan kreatif.

Beli Jamu Makin Mudah dengan Dompet Digital
Fun
Beli Jamu Makin Mudah dengan Dompet Digital

Beli jamu tidak perlu menggunakan uang tunai.

Tips Agar Rambut Tumbuh Sehat dari Ahli Perawatan Rambut
Fun
Tips Agar Rambut Tumbuh Sehat dari Ahli Perawatan Rambut

Alexandra Engler, seorang mbg Beauty Director telah membagikan pengalaman rambutnya.

Lagu BTS ‘Butter’ Favorit Diputar di Final Euro 2020
ShowBiz
Lagu BTS ‘Butter’ Favorit Diputar di Final Euro 2020

Berhasil mengalahkan beberapa musisi ternama.

Tanda 'Lampu Hijau' untuk Membawa Hubungan Asmara ke Tahap Lebih Serius
Fun
Tanda 'Lampu Hijau' untuk Membawa Hubungan Asmara ke Tahap Lebih Serius

Sinyal-sinyal 'lampu hijau' yang harus kamu sadari.

Banyak Makan Telur Bikin Bisul, Mitos atau Fakta?
Hiburan & Gaya Hidup
Banyak Makan Telur Bikin Bisul, Mitos atau Fakta?

Tetap jaga porsi konsumsi telur.

'Ratu Medsos' Ria Ricis Kalahkan Jumlah Subscriber Atta Halilintar
ShowBiz
'Ratu Medsos' Ria Ricis Kalahkan Jumlah Subscriber Atta Halilintar

Ria Ricis kalahkan jumlah subscriber YouTube Atta Halilintar setelah meraih 28,1 juta subscriber

Mabuk Cinta dalam Peperangan di film 'Darah dan Doa'
Fun
Mabuk Cinta dalam Peperangan di film 'Darah dan Doa'

Film yang berkisah tentang romansa pada masa perang kemerdekaan.