Struktur Karang Hiasi Bawah Laut Bali Struktur karang hiasi bawah laut Bali (Foto: dok.KKP)

RIBUAN struktur karang yang digarap oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Ditjen PRL), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam program Restorasi Terumbu Karang Indonesia Coral Reef Garden (ICRG), menghiasi bawah laut Pulau Bali.

Dilansir dari Antara Bali, Minggu (3/1), Plt Dirjen PRL, TB Haeru Rahayu dalam sebuah keterangan yang diterima di Kabupaten Badung, Bali, mengatakan pelaksanaan program tersebut telah memasuki tahap akhir, dimana ribuan struktur karang berbagai jenis telah selesai digarap.

Baca juga:

Bawa Bekal, Liburan Hemat ala Indonesia

Ribuan struktur karang berbagai jenis tersebut juga mulai ditenggelamkan, termasuk sebuah struktur berbentuk burung garuda juga sudah ditenggelamkan. Struktur diharapkan memperkaya ekosistem mahkluk hidup bawah laut serta diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata.

"Hingga tanggal 20 Desember 2020, struktur yang telah ditenggelamkan pada lima lokasi ICRG sebanyak 63.964 unit, terdiri dari Nusa Dua 26.350 unit, Pandawa 10.177 unit, Sanur 7.270 unit, Serangan 7.475 unit dan di Buleleng terdapat 12.692 struktur," ujar Haeru.

Perawatan dan pengelolaan struktur juga pekerjaan yang tak kalah penting (Foto: Dok.KKP)
Perawatan dan pengelolaan struktur juga pekerjaan yang tak kalah penting (Foto: Dok.KKP)

Ia juga mengatakan, setelah kegiatan padat karya membuat struktur karang dan menenggelamkannya ke laut, pekerjaan tak kalah penting yang harus dilakukan bersama adalah pemeliharaan dan pengelolaan struktur.

"Kami berharap pemerintah daerah dan masyarakat Bali dapat memanfaatkan kebun atau taman karang hasil dari restorasi ICRG tersebut. Tentunya KKP juga akan tetap mengawal pengembangannya dalam bentuk kegiatan yang diintegrasikan dengan desa wisata bahari," kata Haeru.

Baca juga:

Ketika Kardus Mi Instan Jadi Andalan saat Bepergian

Deputi Bidang Koordinasi Sumberdaya Maritim, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Safri Burhanuddin mengatakan, pihaknya menaruh harapan besar pada program ICRG bisa menjadi pembangkit ekonomi masyarakat Bali yang terdampak pandemi COVID-19.

"Saya berharap masyarakat Bali yang telah terlibat dalam proses pembuatan kebun atau taman karang ini punya kebanggaan bahwa hasil kerja mereka dapat disaksikan oleh orang banyak. Tentunya semua berharap pariwisata di Bali dapat pulih kembali dengan cepat, dan restorasi ini menjadi salah satu yang mendongkrak percepatan tersebut," ujar Safri.

Program ini telah mendapatkan rekomendasi dari LIPI. (Foto: Dok.KKP)
Program ini telah mendapatkan rekomendasi dari LIPI. (Foto: Dok.KKP)

Safri Burhanuddin juga menanggapi adanya kekhawatiran kegiatan restorasi ini akan berdampak negatif terhadap ekosistem di bawah laut, pihaknya telah bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) selaku otoritas keilmuan atau scientific authority, dalam pelaksanaan Program ICRG dan telah memperhatikan rekomendasi yang diberikan.

"Saya percaya rekomendasi dari scientific authority dan masukan akademisi di Bali ketika menentukan lokasi restorasi terumbu karang ICRG menjadi rel bagi kami untuk melaksanakan program ini," kata Safri.

Program restorasi terumbu karang ICRG ditujukan untuk masyarakat di Bali, dikerjakan oleh masyarakat Bali, dan diharapkan manfaatnya akan kembali untuk Pulau Bali, secara jangka panjang. (Kna)

Baca juga:

Makna Mendalam Jembatan Cinta di Pulau Tidung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'First Timer' ke Bali Starter Pack
Travel
'First Timer' ke Bali Starter Pack

Tidak masalah pertama kali melancong ke Bali.

Cappuccino Terbaik di Kota Serang, Cuma Ada di Sini
Kuliner
Cappuccino Terbaik di Kota Serang, Cuma Ada di Sini

Dimanakah kita dapat menikmati Cappuccino terbaik di kota tersebut?

Yuk, Masak Rawon Enak di Rumah
Kuliner
Yuk, Masak Rawon Enak di Rumah

Warna hitam rawon didapat dari bumbu keluak.

Apa Sih Bedanya Open Trip dan Private Trip?
Travel
Apa Sih Bedanya Open Trip dan Private Trip?

Berikut ini perbedaan antara open trip dan private trip.

Keren! Kini Berwisata ke Pulau Leebong Bisa dengan Helikopter
Travel
Keren! Kini Berwisata ke Pulau Leebong Bisa dengan Helikopter

Tiba di Pulau Leebong lebih praktis menggunakan helikopter.

Bertualang di Ketinggian Rumah Pohon Urongo
Travel
Bertualang di Ketinggian Rumah Pohon Urongo

Minahasa punya rumah pohon Urongo.

@Zaynmalieq Nge-Shift Perdana di Gerakan Barista Asuh, Respon Customer Luar Biasa
Kuliner
@Zaynmalieq Nge-Shift Perdana di Gerakan Barista Asuh, Respon Customer Luar Biasa

Terbukti ada beberapa customer yang rela mampir jauh-jauh ke TCB untuk memberikan support pada dirinya.

Pantai Selatan Gunungkidul akan Dibuka Kembali dengan Protokol New Normal
Travel
Pantai Selatan Gunungkidul akan Dibuka Kembali dengan Protokol New Normal

. Ditahap awal baru pantai Kukup dan Pantai Baron yang dibuka untuk para pelancong

Kerbau Bule Nyai Manis Sepuh Keraton Surakarta Mati di Kandang karena Sakit Radang Lambung
Travel
Kerbau Bule Nyai Manis Sepuh Keraton Surakarta Mati di Kandang karena Sakit Radang Lambung

Kerbau bule Nyai Manis Sepuh usianya paling tua diantara koleksi kerbau bule milik Keraton Surakarta.

Tabuh Gamelan Sekaten Ditiadakan karena Pandemi COVID-19
Tradisi
Tabuh Gamelan Sekaten Ditiadakan karena Pandemi COVID-19

Keraton Kasepuhan Cirebon menunda dan meniadakan sejumlah tradisi yang biasanya digelar jelang dan saat Idul Fitri.