Headline
Struktur Jadi Bagian Terpenting dalam Pembangunan Rumah Tahan Gempa Rumah tahan gempa (Istimewa)

MerahPutih.Com - Pembangunan rumah tahan gempa harus menjadi perhatian masyarakat, lantaran hampir sebagian besar wilayah Indonesia berada di kawasan rawan gempa bumi. Salah satu inovasi rumah tahan gempa yang diperkenalkan pemerintah yakni Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

Menurut Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemukikamn Kementerian PUPR Prof Arif Sabarudin, pembangunan RISHA yang terpenting adalah memperhatikan struktur bangunan tersebut. Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (6/10) Arif Sabarudin menjelaskan untuk dinding bisa menggunakan batu bata atau kayu dan atap rangka baja ringan termasuk material menggunakan dari rumah yang rusak sebelumnya.

Ia memaparkan, rumah tahan gempa teknologi Risha merupakan rumah sistem modular yang terdiri dari panel-panel beton dengan ukuran standar yang dirakit menggunakan baut-mur.

Ilustrasi rumah
Ilustrasi rumah (Foto: pinterest)

"Biaya pembangunan struktur rumah Risha diperkirakan Rp25-27 juta. Waktu pengerjaannya satu unitnya bila sudah ahli bisa selesai 6 jam, namun bila belum selesai dalam 2 hari. Oleh karenanya setelah pelatihan dan semakin sering diterapkan akan semakin ahli," kata Arif.

Pemerintah juga telah menggelar pelatihan dan sertifikasi seperti di Lombok, NTB, sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Joko Widodo dalam Inpres No.5 tahun 2018 tentang Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Gempa Bumi di Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kota Mataram dan wilayah lain yang juga terdampak di NTB, di mana rehab rekon rumah ditargetkan selesai dalam 6 bulan sejak 1 September 2018.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Syarif Burhanuddin mengatakan sebagai negara rawan bencana termasuk gempa, pembangunan rumah tahan gempa tidak hanya untuk masa sekarang, namun juga masa depan.

Sebagaimana diwartakan, Pemerintah menyatakan siap untuk membangun fasilitas serta merehabilitasi dan merekonstruksi rumah korban gempa yang rusak akibat likuefikasi (pergerakan tanah) dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono ( Antara Foto )

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebagaimana dilansir Antara mengatakan untuk kondisi gempa di Palu dan Donggala relatif berbeda dengan rumah rusak akibat gempa bumi dimana masih banyak material yang bisa digunakan kembali dan dibangun oleh masyarakat dibantu Pemerintah.

Sementara material rumah rusak akibat likuefaksi dan tsunami sudah hancur dan sudah hilang semuanya sehingga rekonstruksinya akan dikerjakan oleh Pemerintah.

Sebelumnya, Kementerian PUPR meminta para kontraktor membantu penyediaaan alat berat dalam rangka penanganan dampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

"Untuk evakuasi ada beberapa daerah yang belum bisa diangkat mayat korban dan butuh bantuan peralatan berat," kata Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanuddin dalam acara Seminar Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) di Jakarta, Selasa (2/10).

Menurut Sjarief dalam acara tersebut, saat ini baru ada sejumlah kontraktor seperti Adhikarya, Bumi Karsa dan beberapa kontraktor lainnya yang dapat menyediakan sejumlah alat berat untuk evakuasi dalam pencarian korban di antara reruntuhan akibat gempa dan tsunami yang melanda daerah tersebut.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Bermula dari Pokdarwis, Kini Desa Wisata Dieng Kulon Dikenal Mancanegara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rizieq Besok ke Puncak, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Indonesia
Rizieq Besok ke Puncak, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Jika kepadatan masih terus berlangsung lama atau semakin parah, kendaraan dari arah Jakarta yang menuju Exit Tol Ciawi akan dialihkan keluar Exit Tol Bogor

Penghentian Pengumuman Kasus Harian COVID-19 Dinilai Tepat
Indonesia
Penghentian Pengumuman Kasus Harian COVID-19 Dinilai Tepat

"Secara psikologis tentu saja bisa mengganggu psikologi masyarakat karena tren kenaikan kasus semakin meningkat setiap hari," ungkap Wempy

Imigrasi: Caleg PDIP Harun Masiku Terbang ke Singapura Sejak 6 Januari
Indonesia
Imigrasi: Caleg PDIP Harun Masiku Terbang ke Singapura Sejak 6 Januari

Dengan demikian, Harun sudah berada di luar negeri, dua hari sebelum KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Eks Menpora Imam Nahrawi Divonis 7 Tahun Bui
Indonesia
Eks Menpora Imam Nahrawi Divonis 7 Tahun Bui

Majelis hakim meyakini, Imam terbukti secara sah dan meyakinkan menerima suap sebesar 11.500.000.000

Dirut MRT Jakarta Buka-bukaan Rahasia di Balik Laba Mereka
Indonesia
Dirut MRT Jakarta Buka-bukaan Rahasia di Balik Laba Mereka

MRT Jakarta tidak akan bisa mendapatkan penghasilan dan laba yang besar bila tidak memperhatikan keselamatan dan keamanan

KPK Bakal Kawal Sidang Kasus Teror Novel Baswedan
Indonesia
KPK Bakal Kawal Sidang Kasus Teror Novel Baswedan

Wadah Pegawai (WP) KPK, juga akan turun langsung memantau persidangan

Jakarta Tingkatkan Program Pengendalian Banjir
Indonesia
Jakarta Tingkatkan Program Pengendalian Banjir

Berdasarkan informasi dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI, pompa yang dimiliki DKI terdapat di 178 lokasi, dengan 486 unit.

Mantan Dirut PT Indosurya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Penggelapan Dana Nasabah
Indonesia
Mantan Dirut PT Indosurya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan Penggelapan Dana Nasabah

JI ditetapkan jadi tersangka lantaran terbukti menjalankan operasional tanpa memiliki hak.

Gegara Libur Panjang, Kasus Corona di Jakarta Tembus 1.114 Jiwa
Indonesia
Gegara Libur Panjang, Kasus Corona di Jakarta Tembus 1.114 Jiwa

385 kasus adalah akumulasi data 7 hari sebelumnya yang baru dilaporkan.

Jumlah Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Menurun
Indonesia
Jumlah Pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet Menurun

Pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet terdiri atas 345 laki-laki dan 190 perempuan.