Stop Pilek Saat Musim Kemarau, Tertawalah Lebih Sering! Pilek. (Foto: Pixabay)

PILEK lebih mudah menyerang saat Anda berlibur di musim kemarau. Udara panas membuat Anda berkeringat lebih banyak. Renang di pantai pada siang hari juga menjadikan Anda menerima panas lebih banyak. Suhu panas berlebihan itulah yang memicu demam dan menggigil. Keduanya merupakan gejala pilek.

Ditambah minum air dingin dan keluar masuk ruangan berpendingin, lengkap sudah semua pemicu pilek. Sebagaimana dikutip dari Time, pilek disebabkan oleh kehadiran rhinovirus di hidung. "Virus inilah yang membuat Anda sakit," tegasnya.

Jangan anggap remeh pilek. Atasi sejak dini! Bersin-bersin, tenggorokan kering, demam, pastilah rasanya tidak enak. Cegah sebelum gejala pilek memburuk dengan cara ini.

1. Tidur

Meski kuno, tidur merupakan teknik paling jitu melawan pilek. University of California di San Diego menemukan kurang tidur satu hingga dua jam saja akan menurunkan kemampuan sel-T dan sel darah putih melawan penyakit. Padatnya jadwal kerja atau liburan jangan sampai mengurangi waktu tidur Anda, ya!

2. Tertawa

Lo, apa hubungannya tertawa dengan pilek? Tertawa mampu melipatgandakan sel darah putih sebanyak 25%. Efeknya, tubuh Anda lebih kuat menghadang virus penyebab flu. Agar terhindar dari pilek, perbanyaklah stok film komedi di rumah. Cara lain, lebih sering bertemu dengan sahabat yang humoris.

3. Bawang putih

Teknik pengobatan tradisional. Ambil dua siung bawang putih. Makan dengan setangkup roti. Ulangi dua hingga tiga kali dalam sehari. Lakukan hingga sembuh. Walaupun aroma bawang putih mentah sungguh tidak bersahabat, zat antibakteri dan antikuman di dalamnya ampuh mengobati demam pada tahan awal.

Tiga cara itu amat sederhana, tetapi ampuh menghadang virus penyebab pilek. (*)

Cek fakta seputar pilek pada artikel 5 Fakta-Fakta Seputar Pilek Yang Perlu Kalian Ketahui.


Tags Artikel Ini

Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH