Lestarikan Bumi, Supermarket ini Ganti Pembungkus Plastik dengan Daun Pisang

SAMPAH plastik merupakan permasalahan dari seluruh belahan dunia dengan nilai polutan yang sanggat tinggi saat ini. Lamanya plastik untuk terurai membuat masalah sampah plastik menjadi problematika yang tidak kunjung berhenti di berbagai negara. Mulai dari sampah plastik yang mulai mencemari sungai, saluran pembuangan atau gorong-gorong, hingga lautan.

Kurangi Penggunaan Plastik, Supermarket ini Mengganti Pembungkus Makanan dengan Daun Pisang
Sampah plastik menghiasi pemandangan pantai (Foto: Dustan Woodhouse/Unsplash.com)

Meski polusi sampah plastik masih tinggi, solusi demi solusi sudah mulai ditemukan. Mulai dari larangan pemerintah untuk penggunaan kantong plastik di California Amerika Serikat dan pemerintahan Uni Eropa yang membuat aturan untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai mulai tahun 2021.

Kurangi Penggunaan Plastik, Supermarket ini Mengganti Pembungkus Makanan dengan Daun Pisang
Sayuran di supermarket Chiangmai dibungkus dengan daun pisang (Foto: Perfect Homes Chiangmai)

Berbeda dengan wilayah lainnya, Asia selalu menemukan cara yang unik untuk alternatif penggunaan plastik. Jika sebelumnya penggunaan plastik dikurangi dengan cara membawa tempat sendiri seperti di Unpackt Singapura, dan membeli berbagai kreasi tas multifungsi di eco.le.

Supermarket asal Thailand yaitu Rimping Supermarket di wilayah Chiangmai menggunakan daun pisang sebagai pembungkus pengganti plastik untuk beberapa produk mereka.

Memang tidak terdengar seperti hal baru, sebagaimana makanan dibungkus dalam daun pisang sudah lazim di Asia. Akan tetapi penggunaan daun pisang sebagai pembungkus produk baru kali ini diterapkan sebagai salah satu usaha eco-friendly.

Karena kebanyakan supermarket, pasti akan menggunakan plastik untuk membungkus produk mereka baik dalam bentuk sayuran atau buah-buahan.

Kurangi Penggunaan Plastik, Supermarket ini Mengganti Pembungkus Makanan dengan Daun Pisang
Sayuran yang dibungkus menggunakan daun pisang (foto: Perfect Homes Chiangmai)

Unggahan yang berawal dari Perfect Homes Chiangmai ini viral di media sosial dengan jumlah views lebih dari 3.5 juta dan 16.000 shares. Dan bahkan tidak sedikit dari mereka yang menyebut supermarket yang biasa dikunjungi untuk menerapkan teknik seperti ini.

Pujian demi pujian ditujukan untuk Rimping Supermarket dan mendorong supermarket lainnya untuk melangkah lebih positif dengan gerakan seperti ini.

"Lebih baik hanya akan ada satu kantung plastik yang lebih sedikit mengotori pemandangan ketimbang secara keseluruhan produk kami menggunakan plastik yang mudah dipakai namun akan mengotori", seperti pernyataan dalam blog Perfect Homes Chiangmai. Yuk coba kirim saran ini ke supermarket-supermarket yang biasa kita kunjungi demi kelestarian bumi kita. (riq)


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH