Stop! Berikut 5 Larangan Ketika Hari Imlek! Hindari hal ini saat Imlek (Foto: Twinkle Kids)

PERAYAAN Imlek menjadi momen penting bagi orang Tionghoa. Segala hal terkait pelaksanaannya tak bisa dilakukan sesuka hati. Terdapat aturan dan kepatutan ketika Imlek. Bila dilanggar, petaka akan menimpanya selama setahun berikutnya.

Bukannya mengharap berkah, dengan perilaku tidak patut, kesialan akan mendera. Demi menghindari hal itu alangkah baiknya bila tidak dilakukan hal-hal berikut, seperti;

Baca juga:

PUBG Mobile Sambut Imlek dengan Event #WinnerWinnerLuckyTogether

1. Membuat dan minum obat

Obat herbal (Foto: Pexels/Pixabay)

Dilansir dari China Highlights, membuat obat herbal atau meminum obat pada hari pertama Tahun Baru Imlek merupakan hal tabu. Jika dilakukan, dipercaya akan mengalami sakit-sakitan sepanjang tahun.

Bahkan di beberapa daerah, orang Tionghoa akan memecahkan gentong obat tradisional mereka ketika lonceng tahun baru di tengah malam berbunyi karena dipercaya akan menyembuhkan penyakit mereka di tahun tersebut.

2. Makan bubur untuk sarapan

Sarapan bubur dianggap sebagai kebiasaan orang miskin (Foto: Chow Hound)

Dahulu, sarapan bubur merupakan kebiasaan orang tidak mampu, sehingga kebanyakan orang Tionghoa tidak ingin memulai tahun baru dengan kebiasaan tersebut. Beberapa daerah juga menghindari konsumsi daging untuk menghormati dewa lainnya nan menentang pembunuhan hewan. Hal itu dilakukan karena kepercayaan orang Tionghoa mengatakan seluruh Tuhan dan dewa akan berkumpul bersama dan merayakan tahun baru bersama-sama.

3. Tidak keramas dan mencuci baju

Tidak boleh keramas ketika sincia (Foto: Pexels/Leah Kelley)

Hari pertama dan kedua Imlek, biasanya orang Tionghoa akan menghindari mencuci baju karena kedua hari tersebut merupakan perayaan ulang tahun Shuishen, Dewa Air. Kamu juga tidak diperbolehkan keramas pada hari pertama Tahun Baru Imlek. Hal ini disebabkan karena dalam bahasa Mandarin, rambut memiliki pengucapan dan karakter yang sama dengan "fa" di kata "facai", artinya "untuk jadi kaya/beruntung". Maka dari itu, keramas dilihat sebagai hal yang tidak baik karena dianggap "mencuci bersih keberuntungan" pada awal perayaan Imlek.

Baca juga:

Menjelang Tahun Baru Imlek, Mobile Legends Bagikan 2 Skin Gratis

4. Jangan memberikan beberapa barang ini kepada orang lain

Pir memiliki makna buruk (Foto: Pexels/mali maeder)

Ketika perayaan Imlek, ada beberapa hal harus dihindari ketika memberikan hadiah kepada orang lain. Barang-barang tersebut antara lain jam, gunting, dan buah pir. Hal ini disebabkan beberapa barang tersebut memiliki makna buruk dalam kebudayaan dan tradisi Tionghoa. Memberikan jam artinya bisa membawa nasib buruk, seperti kematian, gunting sebagai tanda ingin memutus tali silaturahmi, dan buah pir sebagai tanda perpisahan.

5. Jangan menggunakan baju berwarna tertentu

Kedua warna ini identik dengan berkabung atau berduka (Foto: Pexels/whatsneue)

Ketika perayaan Sincia, jangan sekali-kali menggunakan pakaian berwarna hitam dan putih. Hal itu disebabkan karena kedua warna tersebut identik dengan berkabung atau berduka. Sebisa mungkin gunakan warna cerah, terutama yang ada unsur warna merah. (shn)

Baca juga:

4 Bunga Simbol Keberuntungan Saat Imlek, Suka Nomor Berapa?



Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH