Stimulus Pemerintah Berkurang, Daya Beli Warga Perlu Dijaga Pedagang ayam. (Foto: MP/ Patricia Vicka)

MerahPutih.com - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta memprediksi pertumbuhan ekonomi DIY pada 2022 tumbuh 4,8 sampai 5,8 persen persen (year on year). Kondisi perekonomian DIY tahun 2022 semakin bergairah. Lantaran kasus COVID-19 mereda dan banyak event akan kembali diselenggarakan.

Plt Kepala Kantor BI DIY Miyono mengatakan, pemulihanya sektor pariwisata dinilai menjadi penyumbang besar pertumbuhan Ekonomi di tahun 2022. BI memprediksi inflasi DIY selama 2022 diperkirakan berada pada kisaran 2,9 sampa 3,3 persen (yoy).

Baca Juga:

Indef Nilai Pelonggaran WFO Sektor Non Esensial Dongkrak Daya Beli Masyarakat

"Pada 2022 kami tetap optimis bahwa pemulihan ekonomi masih akan terus berlanjut," kata dia melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, Jumat (26/11).

Faktor utama pendorong perbaikan ekonomi itu, menurut dia, adalah mobilitas manusia yang diperkirakan semakin meningkat serta beberapa event besar yang akan kembali diselenggarakan secara luring.

Ia berharap, seluruh warga DIY tidak lengah menjaga protokol kesehatan karena pandemi COVID-19 belum usai dengan mutasi virus Covid-19 yang masih terus terjadi. Selain itu, kondisi ekonomi global juga masih tidak menentu, yang berpotensi mendorong 'imported inflation'.

Pedagang sayur. (Foto: MP/ Patricia Vicka)
Caption

Berkaca pada situasi pandemi, menurut Miyono, sinergi dan inovasi menjadi kunci pemulihan ekonomi di DIY. Bank Indonesia senantiasa bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, dalam memajukan ekonomi DIY.

"Daya beli masyarakat perlu terus dijaga, sejalan dengan stimulus pemerintah yang mulai dikurangi pada tahun 2022," kata dia.

Bank Indonesia Wilayah DIY memproyeksikan ekonomi DIY pada akhir 2021 tumbuh pada kisaran 5,4 sampai 6,2 persen (yoy). Sementara dari sisi capaian inflasi pada 2021 diperkirakan masih rendah pada kisaran 1,6 sampai 2,0 persen (yoy). (Patricia Vicka / Yogyakarta)

Baca Juga:

Target Penerimaan Pajak Yang Tinggi Bisa Gerus Daya Beli Warga

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA] Bom di Gereja Katedral Makassar Dikendalikan Lewat Remot
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Bom di Gereja Katedral Makassar Dikendalikan Lewat Remot

Akun Facebook Abdul Ghoni mengunggah sebuah gambar tangkapan layar percakapan ke grup Islam World News yang menyatakan jika pengeboman di Gereja Katedral Makassar dikendalikan melalui remot jarak jauh.

Kasus Melonjak, Tiongkok Lockdown 3 Wilayah
Dunia
Kasus Melonjak, Tiongkok Lockdown 3 Wilayah

Paling tidak, warga yang terkurung di rumah mereka di Tiongkok atau China, mencapai 20 juta orang.

Peringatan PDI Perjuangan Pada Ganjar Pranowo
Indonesia
Peringatan PDI Perjuangan Pada Ganjar Pranowo

Dinamika di internal PDI Perjuangan terkait dengan bursa calon presiden-wakil presiden dalam Pemilu 2024 mendatang tampaknya kian hangat dan memanas.

Polisi Wajib Serahkan Dua Jenazah Anak Buah Ali Kalora ke Keluarga
Indonesia
Polisi Wajib Serahkan Dua Jenazah Anak Buah Ali Kalora ke Keluarga

Rusdi juga memastikan pada saat pemakaman dapat pengamanan dari aparat

Upaya Pendiri Pasar Muamalah Ajukan Penangguhan Ditolak Mentah-mentah
Indonesia
Upaya Pendiri Pasar Muamalah Ajukan Penangguhan Ditolak Mentah-mentah

Bareskrim Polri menolak permohonan penangguhan penahanan yang diajukan oleh pendiri Pasar Muamalah DepokZaim Saidi.

Bawaslu NTT Telusuri Keabsahan Surat Kedubes AS Terkait Status Cabup Sabu Raijua
Indonesia
Bawaslu NTT Telusuri Keabsahan Surat Kedubes AS Terkait Status Cabup Sabu Raijua

"Kami telusuri kembali. Bukan kami meragukan, melainkan kami akan memastikan lagi keabsahan dan kebenaran dokumen tersebut," ucap Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Thomas Djawa

Komnas HAM Desak RUU TPKS Segera Disahkan Jadi UU
Indonesia
Komnas HAM Desak RUU TPKS Segera Disahkan Jadi UU

Jika terus tertunda, maka kita sama dengan bersikap abai

Polisi Sebut Cuma Ada 6 KKB Besar yang Aktif di Papua
Indonesia
Polisi Sebut Cuma Ada 6 KKB Besar yang Aktif di Papua

Pimpinan KKB yang aktif di wilayah pegunungan Papua itu sudah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang/DPO kepolisian seperti Lekagak Telenggen, Militer Murib, Sabinus Waker, Egianus Kogoya dan lainnya.

Kini, Fasilitas Kesehatan Harus Terhubung Dengan PeduliLindungi
Indonesia
Kini, Fasilitas Kesehatan Harus Terhubung Dengan PeduliLindungi

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/3933/2021 tentang QR Code Pedulilindungi Pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Anak Buah Anies Akui Banyak Warga Lawan Arus di Flyover Tapal Kuda
Indonesia
Anak Buah Anies Akui Banyak Warga Lawan Arus di Flyover Tapal Kuda

Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengakui masih banyak warga ibu kota yang belum sadar berlalu lintas di Flyover Tapal Kuda, Jakarta Selatan dengan melawan arus.