Sterilisasi Kampus Universitas Jember Diperpanjang Foto dokumentasi: Petugas melakukan sterilisasi di Kantor Pusat Unej (ANTARA/ HO - Humas Unej)

MerahPutih.com - Sterilisasi kampus Universitas Jember (Unej) diperpanjang selama sepekan, dari 23 November hingga 29 November 2020.

Perpanjangan seiring masih adanya civitas akademika yang terpapar COVID-29 dan tenaga kependidikan yang meninggal karena COVID-19 bertambah.

"Rektor Unej mengeluarkan Surat Edaran No 17725/UN25/TU/2020 tentang perpanjangan waktu sterilisasi kampus Unej dalam rangka kewaspadaan pandemi COVID-19," kata Kasubag Humas Unej Didung Rokhmad Hidayanto di Kabupaten Jember, Senin (23/11), dikutip Antara.

Baca Juga:

Epidemiolog Minta Waspadai Gejala Pasca-Imunisasi COVID-19

Dalam surat edaran itu, Rektor Unej Iwan Taruna menyampaikan bahwa perpanjangan sterilisasi kampus Unej karena perkembangan terakhir masih terdapat dosen dan tenaga kependidikan kampus setempat yang terkonfirmasi positif COVID-19.

"Sehubungan dengan kegiatan perpanjangan waktu sterilisasi itu, kegiatan/layanan di kantor pusat dan seluruh unit kerja di lingkungan Unej mulai tanggal 23 hingga 29 November 2020 dilakukan secara daring," tuturnya.

Suasana pintu masuk Kampus Universitas Jember (Unej) pada Senin (23/11/2020). (ANTARA/ Zumrotun Solichah
Suasana pintu masuk Kampus Universitas Jember (Unej) pada Senin (23/11/2020). (ANTARA/ Zumrotun Solichah

Dengan demikian, lanjut dia, seluruh staf di kampus Universitas Jember melakukan tugas kedinasan di rumah atau work from home (WFH).

"Pelaksanaan kegiatan perkuliahan, bimbingan skripsi, tesis, dan disertasi, serta aktivitas lainnya agar dilaksanakan secara daring melalui MMP, Zoom, dan media daring lainnya," katanya.

Untuk pelaksanaan tugas bekerja dari rumah bagi pejabat dan staf agar mengacu pada Surat Edaran No. 4990/UN25/KP/2020 tanggal 23 Maret 2020.

"Bagi dosen dan tenaga kependidikan yang merasa ada keluhan dan gejala kesehatan yang berkaitan dengan COVID-19 agar segera menghubungi Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana Corona Virus Desease (TTDKB COVID-19) Unej," ujarnya.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19, Jumlah Pengangguran Bertambah 2,67 Juta Orang

Ketua Tim Tanggap Darurat Kesiapsiagaan Bencana (TTDKB) COVID-19 Unej Cholis Abrory mengatakan, pihaknya secara agresif melakukan berbagai kegiatan untuk mencegah penularan virus corona setelah dosen dan karyawan kantor pusat Unej di kampus setempat meninggal dunia karena terpapar COVID-19.

"Sterilisasi dilakukan dengan penyemprotan disinfektan dan menggunakan sinar ultra violet (UV) karena penggunaan disinfektan itu untuk mensterilkan benda mati yang kemungkinan terpapar virus," katanya.

Sedangkan penggunaan sinar ultra violet untuk mensterilisasi udara di dalam ruangan, sehingga diharapkan kegiatan tersebut dapat mengurangi penyebaran virus corona di kampus Unej.

"Karena sinar UV itu bisa berefek negatif pada manusia, maka selama penggunaan sinar UV seluruh ruangan harus dikosongkan, untuk itu kami merekomendasikan selama masa sterilisasi tenaga kependidikan bisa bekerja dari rumah," tuturnya. (*)

Baca Juga:

Pemprov DKI Belum Terima Surat Permintaan DPR untuk Sterilisasi Gedung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Kasus Positif Harian COVID-19 Tertinggi di ASEAN, Ini Rekomendasi Ketua DPD
Indonesia
Kasus Positif Harian COVID-19 Tertinggi di ASEAN, Ini Rekomendasi Ketua DPD

LaNyalla mengimbau kepada masyarakat agar bekerja bersama-sama pemerintah memerangi penyebaran COVID-19

Cegah Penyebaran Virus Corona, Anies Tiadakan CFD 2 Pekan
Indonesia
Cegah Penyebaran Virus Corona, Anies Tiadakan CFD 2 Pekan

"Ini kita lakukan sambil melihat bagaimana perkembangan penularan corona virus ini. Sesudah dua minggu kita riview tapi minggu depan dan minggu berikutnya hbkb ditiadakan," tuturnya.

Dua Petinggi Waterboom Lippo Cikarang Resmi Jadi Tersangka
Indonesia
Dua Petinggi Waterboom Lippo Cikarang Resmi Jadi Tersangka

Keduanya dikenakan Pasal 9 Jo Pasal 93 UU RI Nomor 06 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Jo Pasal 216 KUHP Jo Pasal 218 KUHP

Survei SMRC: 67 Persen Rakyat Nilai Ekonomi Indonesia Terpuruk Sejak COVID-19
Indonesia
Survei SMRC: 67 Persen Rakyat Nilai Ekonomi Indonesia Terpuruk Sejak COVID-19

"Yang menyatakan tidak ada perubahan 24 persen dan yang menyatakan lebih baik hanya 5 persen," tulis SMRC

Jokowi Ingin TNI-Polri Berada di Keramaian Disiplinkan Masyarakat
Indonesia
Jokowi Ingin TNI-Polri Berada di Keramaian Disiplinkan Masyarakat

Jokowi hari ini meninjau kesiapan penerapan standar normal baru di sejumlah lokasi yakni di stasiun MRT di Jakarta, dan pusat perbelanjaan di Bekasi

Demo UU Cipta Kerja Rawan Dijadikan Sarana Mengeksploitasi Anak
Indonesia
Demo UU Cipta Kerja Rawan Dijadikan Sarana Mengeksploitasi Anak

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait meminta, semua pihak tidak melibatkan anak dalam kegiatan-kegiatan politik, demonstrasi untuk kepentingan kelompok tertentu.

  Anies Klaim Harga Bahan Pokok di Jakarta Masih Stabil
Indonesia
Anies Klaim Harga Bahan Pokok di Jakarta Masih Stabil

Apapun saya mengatakan bahwa yang paling penting adalah tiap-tiap keluarga di Jakarta itu berkata begini, `untung alhamdulillah kita tinggal di Jakarta`" kata Anies.

 KPU Putuskan Pilkada 9 Desember, Purnomo Resmi Ajukan Surat Pengunduran Diri
Indonesia
KPU Putuskan Pilkada 9 Desember, Purnomo Resmi Ajukan Surat Pengunduran Diri

"Saya sudah menyerahkan surat pengunduran diri dari pencalonan Pilkada Solo 2020. Surat pengunduran diri sudah saya berikan pada ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo," ujar Purnomo

Kebakaran di Gedung DPR, Asap Pekat Penuhi Ruangan
Indonesia
Kebakaran di Gedung DPR, Asap Pekat Penuhi Ruangan

Kebakaran terjadi di Gedung DPR/MPR, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (24/2)

Krisis COVID-19, Bagi-Bagi 29,3 Juta BLT Sanggup Jaga Daya Beli Rakyat?
Indonesia
Krisis COVID-19, Bagi-Bagi 29,3 Juta BLT Sanggup Jaga Daya Beli Rakyat?

Demikian juga pekerja harian di pusat perbelanjaan