Status Merapi Naik, Sri Sultan Instruksikan Pemkab Sleman Siapkan Jalur Evakuasi Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X. (Foto: MP/Teresa Ika)

MerahPutih.com - Status Gunung Merapi naik dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) pada Kamis (5/11).

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta di Sri Sultan Hamengkubuwono 10 menginstruksikan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk segera menyiapkan jalur evakuasi pengungsi. Sri Sultan akan segera mengeluarkan surat edaran persiapan siaga bencana erupsi secepatnya.

"Harapan saya Pemkab Sleman sudah mempersiapkan diri untuk jalur evakuasi, dan persiapan siaga (bencana)," tegas Sri Sultan di kompleks Kepatihan, Yogyakarta Kamis (05/11) 2020.

Baca Juga:

Berstatus Siaga, Gunung Merapi Berpotensi Erupsi

Ia juga meminta warga untuk tidak panik dengan adanya peningkatan ini.

Sementara warga di Kabupaten Sleman yang tinggal di lereng Merapi diminta untuk waspada dan siaga agar siap mengevakuasi diri jika sewaktu-waktu terjadi erupsi.

Ia yakin warga Yogyakarta sudah paham bagaimana harus bertindak dan prosedur evakuasi diri saat erupsi terjadi.

"Saya minta warga Sleman sebelah timur, selatan, barat Merapi untuk memperhatikan bahwa Merapi sudah ada peningkatan. Masyarakat gak perlu panik karena sudah paham," tegas Raja Yogyakarta ini.

Kubah gunung Merapi terlihat dari Tlogowatu, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (7/9/2019). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/aww.
Kubah gunung Merapi terlihat dari Tlogowatu, Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, Sabtu (7/9/2019). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/aww.

Kasi Mitigasi Bencana BPBD Sleman Joko Lelono menjelaskan, pihaknya sudah melakukan perbaikan di jalur evakuasi. Total ada 4 kilometer jalur evakuasi yang rusak.

"Sebagian masih bisa dilewati. Tinggal 2 kilometer lagi yang tidak bisa dilewati dan kami perbaiki," jelas Joko.

Usai kenaikan status ini, pihaknya akan mempercepat proses perbaikan. Target perbaikan selesai dalam dua minggu ke depan.

"Dari Singlar ke Banjarsari kami kejar karena rusak parah. Untuk Srunen sampai Singlar masih bisa dipakai meskipun tidak begitu bagus,"pungkasnya.

Baca Juga:

Lereng Merapi Jadi Favorit Wisatawan saat Libur Panjang Maulid Nabi

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida menjelaskan, aktivitas vulkanik saat ini dapat berlanjut ke erupsi yang membahayakan penduduk.

"Merapi ditingkatkan dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) berlaku mulai tanggal 5 November 2020 pukul 12.00 WIB," kata Hanik dalam keterangannya, Kamis (5/11/2020).

Pihaknya mengimbau pada pemerintah setempat untuk gerak cepat mensosialisasikan informasi ini pada penduduk di kawasan rawan bencana (KRB) III yang berada di lereng Merapi.

Gunung Merapi berstatus waspada sejak 21 Mei 2018. Merapi sempat mengalami erupsi magmatis kembali pada 11 Agustus 2018 yang berlangsung sampai bulan September 2019. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Gunung Merapi Alami 26 Gempa Guguran Hingga Pagi Ini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lanjutkan Pencarian Korban Sriwijaya Air, Tim SAR Berharap Cuaca Bersahabat
Indonesia
Lanjutkan Pencarian Korban Sriwijaya Air, Tim SAR Berharap Cuaca Bersahabat

Direktur Operasi Badan SAR Nasional (Basarnas), Brigjen TNI Rasman mengatakan, cuaca pada hari ini cukup berawan. Diharapkan cuaca pada hari ini tetap bersahabat.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Terduga Teroris Ditembak Mati Densus 88
Indonesia
Melawan Saat Ditangkap, Dua Terduga Teroris Ditembak Mati Densus 88

Fasilitator pelarian Andi Baso yang merupakan DPO bom gereja Oukumene Samarinda tahun 2017

 Ini Alasan Ketua DPRD Dukung Pemaparan Visi Misi Oleh Cawagub DKI
Indonesia
Ini Alasan Ketua DPRD Dukung Pemaparan Visi Misi Oleh Cawagub DKI

"Dalam rapat Paripurna nanti diminta visi misi untuk melihat yang mana yang menguasai Jakarta," kata Prasetyo di Jakarta, Kamis (20/2).

Penutupan Gedung DPRD DKI Diperpanjang
Indonesia
Penutupan Gedung DPRD DKI Diperpanjang

Penyemprotan desinfetan dilaksanakan guna mencegah adanya klaster baru penyebaran penyakit corona.

Pengusaha Wajib Bayar THR 7 Hari Sebelum Lebaran, Menaker: Telat Didenda
Indonesia
Pengusaha Wajib Bayar THR 7 Hari Sebelum Lebaran, Menaker: Telat Didenda

THR Keagamaan diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2016

Sepanjang Jalan Margonda City bakal Dipasang Kamera e-Tilang
Indonesia
Sepanjang Jalan Margonda City bakal Dipasang Kamera e-Tilang

Lanjut Erwin, e-tilang akan berlaku pada sekitar pertengahan atau akhir bulan Agustus 2020 mendatang

2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Jadi Pemakaman Jenazah COVID-19
Indonesia
2 Hektar Lahan di TPU Rorotan Disiapkan Jadi Pemakaman Jenazah COVID-19

"Dengan luas lahan dua hektare ini diperkirakan bisa 6.000 petak makam. Rencana pematangan lahan di TPU Rorotan sampai dengan Desember 2020," papar Hari.

Tolak Sidang Online 'IDI Kacung WHO', Jerinx SID Pilih Walk Out
Indonesia
Tolak Sidang Online 'IDI Kacung WHO', Jerinx SID Pilih Walk Out

Jrx SID menyatakan keberatan dan mengaku menolak sidang online karena hak-haknya sebagai warga negara dirampas dan merasa kurang adil.

Mantan Gubernur Minta Pemprov DKI Evaluasi Kawasan Pluit Dijadikan Pusat Kuliner
Indonesia
Mantan Gubernur Minta Pemprov DKI Evaluasi Kawasan Pluit Dijadikan Pusat Kuliner

"Tolong evaluasi, kalau saya sih minta kembalikan lagi menjadi RTH, jsutru fokus kita perbanyak RTH dan perbanyak ruang terbuka biru," kata Djarot

Gugus Tugas: Pekerja di Bawah Usia 45 Tahun Hanya Boleh Beraktivitas di 11 Bidang Usaha
Indonesia
Gugus Tugas: Pekerja di Bawah Usia 45 Tahun Hanya Boleh Beraktivitas di 11 Bidang Usaha

Warga di rentang usia tersebut hanya terbatas pada 11 bidang usaha yang sudah diatur oleh pemerintah sesuai Peraturan Menteri Kesehatan.