Status Gunung Anak Krakatau Level III, Evakuasi Warga Belum Dilakukan Peta Kerawanan Gunung Anak Krakatau. (Foto: VSI ESDM)

MerahPutih.com - Status aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) naik Level III dari sebelumnya Level II. Namun, kondisi saat ini warga masih bisa melakukan kegiatan seperti biasa dengan senantiasa mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB Abdul Muhari mengatakan, respon BNPB atas perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau mengacu pada situasi potensi bencana yang tengah terjadi.Persiapkan BNPB mengacu pada situasi potensi bencana yang ada.

Baca Juga:

Gunung Anak Krakatau Level III, Masyarakat Diimbau Waspada Potensi Tsunami Malam Hari

"Kalau memang dalam tahapan pengamatan, artinya masih berada dalam potensi, belum pada situasi krisis, maka informasi yang disampaikan ke masyarakat masih kesiapsiagaan," ujar Abdul Muhari di Jakarta, Senin (26/4).

Abdul mengatakan, BNPB hingga saat ini belum mengambil langkah-langkah taktis seperti melakukan evakuasi warga. Hingga saat ini BNPB masih mengamati aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Ia mengatakan, apabila terjadi kenaikan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan mengarah pada erupsi serta berpotensi menyebabkan tsunami, maka aspek kontijensi di sekitar Selat Sunda akan diberlakukan.

Rencana Kontinjensi, lanjut ia, merupakan suatu dokumen yang disusun dan disepakati yang akan didayagunakan untuk mencegah atau menanggulangi secara lebih baik dalam situasi kritis atau darurat.

Hal yang disepakati, kata ia, antara lain adalah skenario, tujuan, tindakan teknis, dan manajerial, serta pengerahan potensi sumber daya.

"Aspek kontinjensi di sekitar Selat Sunda akan kita berlakukan termasuk dalam pengaturan skema transportasi apakah masih visibel dilakukan atau tidak tergantung kondisi yang berkembang," katanya.

Erupsi Anak Gunung Krakatau. (Foto:  VSI ESDM)
Erupsi Anak Gunung Krakatau. (Foto: VSI ESDM)

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau warga maupun wisatawan untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda hingga radius lima kilometer dari kawah aktif.

Kepala Badan Geologi Eko Budi Lelono mengatakan, peringatan itu diterbitkan mengingat status Gunung Anak Krakatau telah naik dari status waspada level II menjadi siaga level III.

"Peningkatan status ini dilakukan setelah melihat hasil pemantauan visual dan instrumental Gunung Anak Krakatau menunjukkan adanya kenaikan aktivitas yang semakin signifikan," ujarnya.

Eko meminta warga di wilayah pantai Provinsi Banten dan Lampung untuk tetap tenang dan tidak mempercayai isu-isu tentang erupsi Gunung Anak Krakatau yang akan menyebabkan tsunami. (Knu)

Baca Juga:

PVMBG: Penyeberangan di Selat Sunda Aman dari Letusan Gunung Anak Krakatau

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pertemuan di Diponegoro, Ini Kesepakatan PDIP dan Gerindra
Indonesia
Pertemuan di Diponegoro, Ini Kesepakatan PDIP dan Gerindra

DPP PDI Perjuangan dan DPP Partai Gerindra sepakat untuk saling menguatkan gotong royong kebangsaan membantu pemerintah dan masyarakat menghadapi pandemi COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA]: Di Probolinggo, 5 Orang Serumah Meninggal Bersamaan Setelah Divaksin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Di Probolinggo, 5 Orang Serumah Meninggal Bersamaan Setelah Divaksin

Akun Facebook Imen Pembela Islam (fb.com/100070278366255) pada 17 Juli 2021 mengunggah sebuah video yang memperlihatkan salat jenazah dengan lima keranda sekaligus.

BPS Lakukan Sensus Penduduk 2020 Lanjutan Buat Hitung Parameter Demografi
Indonesia
BPS Lakukan Sensus Penduduk 2020 Lanjutan Buat Hitung Parameter Demografi

Hasil Sensus Penduduk (SP2020) pada September 2020 mencatat jumlah penduduk sebesar 270,20 juta jiwa.

Anies Nikmati Senja Terakhir 2021 di Jakarta International Stadium
Indonesia
Anies Nikmati Senja Terakhir 2021 di Jakarta International Stadium

"Dari ketinggian 72 meter puncak JIS, menyaksikan senja terakhir di 2021," tulis Anies, Jumat (31/12).

Pedagang Curhat ke Kapolda Metro Jaya Omzet Jualan Menurun Akibat PPKM Darurat
Indonesia
Pedagang Curhat ke Kapolda Metro Jaya Omzet Jualan Menurun Akibat PPKM Darurat

"Bukan hanya menurun pak, tapi sangat menurun. Tidak bisa berjualan, tidak ada uang masuk sama sekali," jawab Emmy dengan wajah pasrah.

Sebelum Balap, Jokowi Akan Temui Pembalap MotoGP di Istana
Indonesia
Sebelum Balap, Jokowi Akan Temui Pembalap MotoGP di Istana

Nantinya ada wacana digelar parade dalam upaya memeriahkan race MotoGP Mandalika 2022. Hanya saja perihal parade, masih menunggu konfirmasi dari pihak Istana.

Keunggulan Prabowo, Kelebihan Anies dan Dukungan Pada Ganjar Versi Pengamat Politik
Indonesia
Keunggulan Prabowo, Kelebihan Anies dan Dukungan Pada Ganjar Versi Pengamat Politik

Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan menjadi 3 kandidat paling tinggi di survei.

Polisi Tilang Pengendara Ngebut di Jalan Tol Mulai 1 April 2022
Indonesia
Polisi Tilang Pengendara Ngebut di Jalan Tol Mulai 1 April 2022

Berkendara di jalan tol kini tak bisa lagi sembarangan menggunakan kecepatannya. Pasalnya, pengendara mobil mulai April 2022 mendatang wajib memperhatikan batas kecepatan di jalan tol.

Aturan Anies Sanksi Tilang Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi Dinilai Memberatkan
Indonesia
Aturan Anies Sanksi Tilang Kendaraan Tak Lolos Uji Emisi Dinilai Memberatkan

Keputusan Gubernur Anies Baswedan membuat aturan sanksi tilang bagi kendaraan bermotor yang tak lolos uji emisi dinilai salah kaprah.

PPATK Duga Rekening Jumbo Sindikat Narkoba Libatkan Ribuan Orang dan Korporasi
Indonesia
PPATK Duga Rekening Jumbo Sindikat Narkoba Libatkan Ribuan Orang dan Korporasi

Temuan angka tersebut tercatat bukan hanya perputaran uang dalam negeri, melainkan juga transaksi uang keluar-masuk dari luar negeri