Status Facebook Terakhir Mayang Sebelum Bunuh Diri (Foto: Facebook Mayang Ariesti)

MerahPutih Tekno - Seorang siswi kelas XI di SMA Negeri 7 Pontianak, Mayang Ariesti nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya Senin (23/11).

Mayang ditemukan sudah tak bernyawa lagi tergantung di kamarnya saat sang kakak hendak membangunkannya jam 05:30 pagi. Dan persoalan cinta diduga menjadi penyebab gadis 16 tahun ini nekat mengakhiri hidpnya.

Hal ini terlihat dari status Facebook Mayang sehari sebelum ia ditemukan meregang nyawa. Dalam status itu, Mayang mengungkapkan jika sang pacar sudah memiliki wanita idaman lain, hingga mencampakannya.

"Nampak benar ade cewek laen haha mungkin dia lelah, pantaslah udah nda ade waktu agik," tulis Mayang, pada Minggu malam (22/11).

Sontak status itu pun jadi perhatian teman-teman Mayang dan para netizen, banyak dari mereka mengungkapkan jika tak seharusnya Mayang melakukan hal semacam itu, dan beberapa temannya mendoakan Mayang agar tenang di sisi-Nya.

"Meskiipun ndak kenal aku turut prihatin dan berduka , slamaat jln kakak cantik smoga amall ibadaah muu d trima d sisi Allah
Ammiin.

"aii mayang.. aku ani dr medan :') aku mengerti posisi kamu jadi wanita yang lagi sakit hati gegara cowo. tp kenapa begitu langsung bunuh diri?? di luar sana masih banyak kok yang menerima kekurangan dan kelebihan kamu . yaudah kamu tidur yang nyenyak di alam sana semoga kamu di ampuni oleh allah."

"Ya allah yang ngape kau jadi kek ginik sependek itu ke pikiran kau,, sampai harus bunuh dirik:')."

Akibat kejadian ini, lelaki yang dimaksud kekasih Mayang pun dilaporkan tertekan dan merasa bersalah karena ia banyak jadi bulan-bulanan para netizen dan dianggap menjadi penyebab Mayang melakukan bunuh diri.

“Pacarnya itu tertekan. Sebab banyak yang memojokkan dia, katanya gara-gara dialah. Apalagi di media sosial, banyak yang buat status masak gara-gara diputuskan bunuh diri. Kasihan dia, sebab mereka kan tidak tahu permasalahan sebenarnya apa. Saya berharap semoga pacarnya itu juga diberikan kesabaran dengan anggapan masyarakat,” ungkap seorang teman Mayang.

Semoga kisah Mayang ini bisa dijadikan pelajaran bagi siapa saja, terutama para orangtua agar bisa mengawasi pergaulan dan permasalahan anak-anak mereka.

Jangan sampai ada Mayang, Mayang berikutnya.

BACA JUGA:

  1. Simpati untuk Wiwin Driver Go-Jek Datang juga dari Luar Negeri
  2. Mengharukan, Wiwin Harus Ngojek Sambil Gendong Anak
  3. Wiwin Driver Gojek, Setiap Harinya Berikan Uang Kepada Suami
  4. Kisah Perjuangan Janda 3 Anak Jadi Driver Go-Jek
  5. Wiwin Driver Go-Jek Baru Lima Hari Bawa Anak Ngojek

Tags Artikel Ini

Ana Amalia