Status dan Komentar Romantis di Sosmed Bikin Pengadilan Agama di Bengkulu Sibuk Urus Perceraian Ilustrasi (Pixabay)

Merahputih.com - Pengadilan Agama Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, mencatat angka perceraian hingga pertengahan tahun ini mencapai 447 kasus, dan sebagian besar di antaranya dipicu penggunaan media sosial yang kurang bijak.

Namun angka ini lebih rendah bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 775 kasus perceraian. Penyebab terjadinya kasus perceraian di Kabupaten Bengkulu Selatan didominasi faktor perselisihan dan pertengkaran dengan persentase mencapai 80 persen yang berujung pada gugatan cerai.

"Berdasarkan kasus yang kami tangani, kemajuan teknologi menyebabkan perkara perceraian dalam hubungan rumah tangga," jelas Panitera Pengadilan Agama Manna, Sairun di Manna, Sabtu (7/7) seperti dikutip Antara.

Peningkatan kasus perceraian diduga dampak dari media sosial, lantaran pasangan suami-isteri aktif menggunakan media sosial hingga melupakan tugas dan kewajiban masing-masing.

Ilustrasi Perceraian (Pixabay)

"Hal itulah yang menyebabkan pertengkaran dan perselisihan dalam pernikahan. Mereka belum bijak menggunakan media sosial," ucapnya.

Lebih lanjut, Sairun menjelaskan, ketika salah satu pasangan menggunakan media sosial maka akan rentan terjadi salah paham. Kehadiran media sosial sering menimbulkan ketidakharmonisan dan keretakan hubungan pernikahan karena diduga adanya pihak ketiga.

"Status dan komentar romantis, serta komunikasi secara sembunyi-sembunyi menjadi pemicu kecemburuan dan pertengkaran yang akhirnya berujung cerai," katanya.

Dia berharap masyarakat bisa bijak menggunakan media sosial, terutama untuk berkegiatan positif yang justru bisa menimbulkan keharmonisan rumah tangga. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PKS Undang Sandiaga Hingga Rocky Gerung Bahas Oposisi
Indonesia
PKS Undang Sandiaga Hingga Rocky Gerung Bahas Oposisi

Ia pun telah menulis pandangannya tersebut di dalam buku #KamiOposisi

Kemenag Siapkan Materi Khutbah Salah Jumat
Indonesia
Kemenag Siapkan Materi Khutbah Salah Jumat

“Proses penyusunan naskahnya juga akan dilakukan oleh tokoh agama dan akademisi yang biasa berdakwah dan menyampaikan khutbah,” lanjutnya.

Korban Tewas Virus Corona di Tiongkok 170 Orang, 102 WNI di Wuhan Masih Aman
Indonesia
Korban Tewas Virus Corona di Tiongkok 170 Orang, 102 WNI di Wuhan Masih Aman

Di Wuhan terdapat 102 warga negara Indonesia (WNI) yang sudah tidak bisa keluar sejak 23 Januari

MAKI Minta Dewas Putuskan Ketua KPK Firli Bahuri Langgar Kode Etik
Indonesia
MAKI Minta Dewas Putuskan Ketua KPK Firli Bahuri Langgar Kode Etik

MAKI meminta Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) memutuskan Ketua KPK Firli Bahuri terbukti melanggar kode etik.

PT KCI Tambah Perjalanan KRL Relasi Tambun-Manggarai
Indonesia
PT KCI Tambah Perjalanan KRL Relasi Tambun-Manggarai

Penambahan ini melengkapi rekayasa pola operasi sebelumnya yang telah dimulai sejak Kamis 5 Desember 2019

DPR Klaim KPK Dilibatkan Dalam Pembahasan UU KPK
Indonesia
DPR Klaim KPK Dilibatkan Dalam Pembahasan UU KPK

Saat pembahasan tingkat kedua, pihak-pihak yang keberatan dengan rancangan undang-undang pun disebutnya telah diberi ruang

Masih di Masa Pandemi, Konser Musik Tidak Ada Urgensinya Terhadap Pilkada Serentak 2020
Indonesia
Masih di Masa Pandemi, Konser Musik Tidak Ada Urgensinya Terhadap Pilkada Serentak 2020

Mengingat kurva penyebaran COVID-19 di Indonesia yang angkanya semakin mengkhawatirkan

 Tabrakan Aturan Soal Ojol, Kemenhub Kembalikan Kepada Kebijakan Masing-Masing Daerah
Indonesia
Tabrakan Aturan Soal Ojol, Kemenhub Kembalikan Kepada Kebijakan Masing-Masing Daerah

"Permenhub tersebut berfungsi mengatur sektor perhubungan secara terinci untuk melengkapi Permenkes 9/2020, sesuai dengan kewenangannya”, kata Adita

Polisi di Seluruh Indonesia Siap Bubarkan Kerumunan Massa Sesuai Perintah Kapolri
Indonesia
Polisi di Seluruh Indonesia Siap Bubarkan Kerumunan Massa Sesuai Perintah Kapolri

Kapolri mengeluarkan dua kali maklumat kepada jajaran

Pemprov DKI Diminta Lobi Kemenperin Cabut Izin Perusahaan Nakal Selama PSBB
Indonesia
Pemprov DKI Diminta Lobi Kemenperin Cabut Izin Perusahaan Nakal Selama PSBB

Sebab, kata dia, bila perusahaan masih dibekingi Kemenperin Pemda DKI tak bisa berindak bila perusahaan melanggar PSBB.