Starbucks Bakal Tutup 150 Gerai Starbuck berusaha mengatasi krisis yang terjadi di dalam perusahaan. (Foto: Instagram @StockSnap)

SIAPA yang tidak kenal dengan Starbucks Coffee? Kedai kopi asal Amerika Serikat ini kerap dijadikan tempat nongkrong bergengsi kalangan kawula muda di kota-kota besar.

Tapi tahukah kamu kalau kedai kopi ini ternyata sedang mengalami kesulitan ekonomi. Di lansir dari Reuters, Starbucks berencana menutup sekitar 150 gerai di Amerika.

Penyebab Starbucks Bangkrut

Pixabay/BlakeHawley
Persaingan dalam bisnis kedai kopi membuat Starbucks limbung. (Foto: Pixabay/BlakeHawley)

Kebangkrutan itu punya banyak sebab. Selain terhimpit persangan kedai kopi lain yang menjual kopi lebih rendah, kesadaran masyarakat Amerika terhadap makanan sehat juga semakin tinggi.

Seperti yang diberitakan Enterpreuner, 67 persen masyarakat Amerika lebih mengutamakan kesehatan atas makanan yang mereka beli. Dimana setengah pelanggan Starbucks memilih mengkonsumsi gula lebih sedikit.

Ditambah lagi insiden bernuansa SARA yang dilakukan oleh oknum karyawan Starbucks di Philadelphia semakin memperparah kondisi bisnis Starbuck.

Akibat kebangkrutan ini, saham Starbucks ikut terombang ambing. Terakhir pada hari Rabu (20/6) saham anjlok hingga 10 persen.

Yang Dilakukan Starbucks

Pixabay/Pexels
Kesadaran pada gaya hidup sehat berimbas pada kedai kopi ini. (Foto: Pixabay/Pexels)

Meski alami kondisi bisnis yang sedang kacau, pihak manajemen tak patah arang. Mereka melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan kembali penjualan. Hal itu diucapkan Chief Executive Officer Starbucks Kevin Johnson.

"Kami harus bergerak lebih cepat untuk memberikan perubahan dan kebutuhan pelanggan," ucap Kevin pada laman Enterpreneur.

Perihal makanan sehat, Starbucks kini mulai membuat menu yang rendah kalori. Salah satunya dengan bahan dasar buah naga, mangga dan ekstrak kopi hijau. (yani)

Kredit : yani

Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH