Staf Khusus Jokowi Lulusan Havard Bilang Milenial Penular Terbesar COVID-19 Stafsus Presiden Adamas Belva Syah Devara saat memberikan paparan peran generasi milenial melawan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3). (ANTARA/Muhammad Zulfikar)

MerahPutih.com - Staf khusus Presiden Adamas Belva Syah Devara meminta generasi milenial Indonesia agar jangan meremehkan imbauan social distasing dampak pandemi COVID-19 yang sedang mewabah di Tanah Air. Apalagi, dia menekankan generasi milenial adalah generasi penular terbesar di sejumlah negara.

Belva mencontohkan di Korea Selatan 30 persen dari kasus yang ditemukan adalah rentang umur 20 sampai 29 tahun. Angka ini tiga kali lebih besar dari grup umur selanjutnya di umur 30-39 dan dua kali lebih besar dari pada umur 40-49 tahun.

“Jadi mayoritas itu sebenarnya adalah anak muda, banyak anak muda yang malah meremehkan ini,” kata dia, dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, yang dikutip Senin (23/3).

Baca Juga:

Tertib, Ratusan Ojol Antre Semprotan Disinfektan Gratis di Pinggir Jalan

Menurut Belva, pada situasi pandemi seperti sekarang, masih banyak generasi milenial yang menganggap enteng. Padahal, tindakan tersebut dinilainya keliru serta tidak bertanggung jawab.

"Mungkin tidak bahaya bagi anda, tapi bahaya bagi orang tua, nenek dan kelompok rentan," kata lulusan Standford University dan Harvard University itu.

Secara pribadi, pendiri Ruangguru itu melihat saat ini masih banyak generasi milenial yang berkeliaran di tempat-tempat keramaian. Padahal, pemerintah telah meminta agar setiap warga melakukan isolasi mandiri untuk memutus mata rantai virus SARS-CoV-2 yang menyebar dari Kota Wuhan, Tiongkok, tersebut.

Presiden Jokowi berfoto bersama 7 SKP dari kalangan millenial, yang diperkenalkannya di Verranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11) sore. (Foto: JAY/Humas)
Presiden Jokowi berfoto bersama 7 SKP dari kalangan millenial, yang diperkenalkannya di Verranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/11) sore. (Foto: JAY/Humas)

Ia berharap seluruh anak muda lebih peduli lagi baik untuk diri sendiri maupun lingkungan demi menghentikan penyebaran virus tersebut. Banyak hal yang bisa dilakukan di antaranya menjaga jarak fisik satu dengan lainnya.

Lebh jauh, ia juga menyarankan agar generasi milenial tetap menjaga komunikasi satu dan lainnya. Hal itu bisa dilakukan dengan cara konferensi video, main gim daring dan sebagainya.

Baca Juga:

RSUD dr Moewardi Rawat 3 Pasien Positif COVID-19, Pinsar Kirim 2000 Telur Ayam

Menurut dia, hal tersebut akan membuat mereka yang melakukan isolasi mandiri tidak merasa bosan dan jenuh di rumah. Pencegahan penularan virus corona tipe baru penyebab COVID-19 memerlukan peran semua pihak, termasuk anak-anak muda.

Bila hanya berfokus pada mitigasi saja, penanganan penyebaran SARS-CoV-2 akan sangat sulit. Semua orang memiliki peran untuk mencegah penularan COVID-19. (Ayp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasien Sembuh Tembus 10 Ribu, Zona Merah COVID-19 di Jatim Tinggal 3 Kota
Indonesia
Pasien Sembuh Tembus 10 Ribu, Zona Merah COVID-19 di Jatim Tinggal 3 Kota

Sementara untuk pasien positif bertambah 255 orang

Anies Perpanjang PSBB Transisi Selama 2 Pekan
Indonesia
Anies Perpanjang PSBB Transisi Selama 2 Pekan

Pemprov DKI Jakarta telah melakukan 3 gelombang PSBB. Tahap I berlangsung dari 10 April hingga 21 April 2020. Tahap II dilakukan pada 22 April hingga 21 Mei 2020. Fase ke III berlangsung dari 22 Mei dan akan berakhir pada 4 Juni 2020 besok.

Jokowi Diminta Tertibkan Relawannya, PKS: Teriak Pancasila Tapi Masih Rasis
Indonesia
Jokowi Diminta Tertibkan Relawannya, PKS: Teriak Pancasila Tapi Masih Rasis

Karena sekecil apapun perilaku rasis ini merusak dan menghancurkan persatuan

Tiga Anggota Polda Metro Jaya Jadi Tersangka Pembunuh Laskar FPI
Indonesia
Tiga Anggota Polda Metro Jaya Jadi Tersangka Pembunuh Laskar FPI

"Tiga tersangka," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, di Mabes Polri, Selasa (6/4).

Polisi Bakal Bubarkan Reuni 212 Jika Tetap Diadakan Besok
Indonesia
Polisi Bakal Bubarkan Reuni 212 Jika Tetap Diadakan Besok

Jika masih ada acara yang menyebabkan kerumunan Polri tak segan untuk membubarkan acara tersebut.

Penambahan COVID-19 4.634 Pasien, Jokowi Minta Para Menteri Pastikan Bansos di Desa-Desa
Indonesia
Penambahan COVID-19 4.634 Pasien, Jokowi Minta Para Menteri Pastikan Bansos di Desa-Desa

Jumlah pasien Virus COVID-19 di Indonesia bertambah 4.634 orang, per Kamis (24/9). Sehingga hari ini, total ada 262.022 kasus positif.

Jokowi Diprediksi Bakal Gunakan Pakem Lama Jika Rombak Kabinetnya
Indonesia
Polisi Tegaskan Belum Ada Pelanggaran Atas Maklumat Kapolri Soal FPI
Indonesia
Polisi Tegaskan Belum Ada Pelanggaran Atas Maklumat Kapolri Soal FPI

Maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis menuai sorotan terkait dengan salah poinnya di 2d, yang berbunyi 'Masyarakat tidak mengakses, mengunggah dan menyebar luaskan konten terkait FPI baik melalui website maupun media sosial'.

Hippi DKI Nilai PP Tapera Bebani Pengusaha
Indonesia
Hippi DKI Nilai PP Tapera Bebani Pengusaha

Hal itu dilakukan lantaran ketidakmampuan pengusaha dalam kondisi saat ini

Satgas COVID-19: Mudik di Idul Adha Layaknya Pertaruhkan Hidup dan Mati
Indonesia
Satgas COVID-19: Mudik di Idul Adha Layaknya Pertaruhkan Hidup dan Mati

Pasalnya, kegiatan tersebut sangat berbahaya.