Staf Khusus di KPK Dinilai Pemborosan Anggaran Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai memasukkan staf khusus dalam kelembagaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hanya pemborosan anggaran.

Sebab, berdasarkan Pasal 75 ayat (2) Peraturan KPK Nomor 7 Tahun 2020, segala keahlian yang mesti dimiliki oleh staf khusus pada dasarnya sudah ada di setiap bidang kerja KPK.

ICW pun mempertanyakan urgensi dari memasukkan staf khusus dalam lembaga antirasuah itu.

Baca Juga

BW Kritik Struktur Baru KPK Mirip 'Orba' Kental Bagi-Bagi Jabatan

"Jadi, ICW menilai kebijakan ini hanya pemborosan anggaran semata," ujar Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana di Jakarta, Kamis (19/11).

Lagi pula, ICW beranggapan, problematika KPK saat ini bukan pada kebutuhan staff khusus, melainkan perbaikan di level pimpinan. Sebab seringkali kebijakan yang dihasilkan pimpinan bernuansa subjektif dan tanpa diikuti dgn rasionalitas yang jelas.

KPK
Logo KPK. Foto: ANTARA

"Jd, sekalipun ada staff khusus, akan tetapi tindakan maupun pernyataan pimpinan masih seperti saat ini, tidak ada gunanya juga," papar Kurnia.

ICW pun mendesak agar Dewan Pengawas KPK untum segera bertindak dengan memanggil pimpinan utk memberikan klarifikasi atas keluarnya PerKom Nomor 7 Tahun 2020.

Baca Juga

ICW: KPK Era Firli Bahuri Sejak Awal Tak Mau Ringkus Harun Masiku

"Yang benar-benar melenceng jauh dari penguatan KPK," tutup Kurnia. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Reklamasi Ancol, PSI Minta Anies Perhatikan Nasib Nelayan
Indonesia
Reklamasi Ancol, PSI Minta Anies Perhatikan Nasib Nelayan

Hal ini penting dan mendesak karena ada ribuan nelayan yang tinggal di rumah tidak layak huni dan berada di lingkungan yang tidak sehat.

Puluhan Anak Positif COVID-19, Pemkot Solo Evaluasi Kebijakan Anak Boleh ke Mal
Indonesia
Puluhan Anak Positif COVID-19, Pemkot Solo Evaluasi Kebijakan Anak Boleh ke Mal

3 Oktober lalu Pemkot Solo mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 067/2386 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Bentuk Tim Cyber, GP Ansor Siap Jaga Ulama di Dunia Maya
Indonesia
Bentuk Tim Cyber, GP Ansor Siap Jaga Ulama di Dunia Maya

“Jangan hanya bertarung di dunia nyata, terjun ke dunia maya,” tutur Gus Antok

Hari Ini Warga Jaksel Diminta Waspadai Hutan Disertai Petir dan Angin Kencang
Indonesia
Hari Ini Warga Jaksel Diminta Waspadai Hutan Disertai Petir dan Angin Kencang

Untuk suhu udara di Jakarta diperkirakan berada dalam kisaran 24 hingga 34 derajat celcius

Puluhan Tenaga Kesehatan Positif COVID-19, RS Provita Jayapura Terpaksa Ditutup
Indonesia
Puluhan Tenaga Kesehatan Positif COVID-19, RS Provita Jayapura Terpaksa Ditutup

Keputusan itu sangat berat namun harus diambil karena selain jumlah tenaga kesehatan yang bertugas berkurang.

WHO Pantau Varian Baru Virus COVID-19 di Inggris
Dunia
WHO Pantau Varian Baru Virus COVID-19 di Inggris

"Kami mengimbau masyarakat agar melakukan semua tindakan pencegahan penyebaran COVID-19 dan mematuhi pedoman otoritas negara," tegas WHO.

Pulihkan Ekonomi, UMKM Sudah Nikmati Penjaminan Kredit
Indonesia
Pulihkan Ekonomi, UMKM Sudah Nikmati Penjaminan Kredit

Pemerintah sendiri mengalokasikan Rp695,20 triliun, sebanyak Rp123,46 triliun diantaranya untuk mendukung UMKM.

Tiba di Indonesia, 10 Ribu Orang Jalani Karantina di Hotel
Indonesia
Tiba di Indonesia, 10 Ribu Orang Jalani Karantina di Hotel

Ketentuan karantina penumpang internasional yang tiba di Indonesia tercantum di dalam Addendum Surat Edaran Nomor 03/2020 dan SE Nomor 04/2020.

Dalam Kurun Waktu 2 Bulan, Pariwisata NTT Rugi Rp5 Miliar
Indonesia
Dalam Kurun Waktu 2 Bulan, Pariwisata NTT Rugi Rp5 Miliar

Pandemi COVID-19 membuat semua sektor usaha terutama pariwisata mengalami kerugian karena ditutup untuk dikunjungi wisatawan.

Besok Polisi Gelar Rekonstruksi Penusukan Syekh Ali Jaber
Indonesia
Besok Polisi Gelar Rekonstruksi Penusukan Syekh Ali Jaber

Dalam rekonstruksi itu, polisi akan menghadirkan tersangka AA