Stadion JIS Seluruhnya Dikerjakan Tenaga Lokal Masyarakat mengunjungi proyek Jakarta Internasional Stadium, Jakarta Utara, Jumat (14/1/2022). ANTARA/Ricky Prayoga/aa.

MerahPutih.com - Masyarakat Jakarta patut bangga dengan Jakarta International Stadium (JIS) yang berada di Ancol, Jakarta Utara.

Pasalnya, stadion bertaraf internasional ini dikerjakan oleh warga Indonesia dan tidak ada tenaga kerja asing (TKA).

Manajer Proyek JIS Arry Wibowo mengatakan, pembangunan stadion kandang tim macam Kemayoran ini seluruhnya dikerjakan pekerja dalam negeri.

Baca Juga:

Bangunan Stadion JIS Belum Tersertifikasi FIFA, Apa Penyebabnya?

"Jadi bisa saya pastikan ketenagakerjaan ini pure lokal dari 3.000-an pekerja, seperti yang saya sampaikan ini tersebar dari seluruh penjuru tanah air dari Sabang-Merauke," ujar Arry di Jakarta, Sabtu (15/1).

Arry menuturkan, pihaknya memiliki data lengkap soal pekerja JIS serta dari daerah mana saja. Jumlahnya terus dipantau secara berkala apalagi proyek ini bertujuan juga untuk pemulihan ekonomi dengan menyerap banyak tenaga kerja.

"Serapan tenaga kerja yang ada di Jakarta dan sekitar ini mendapatkan perhatian, kemarin, Mas," paparnya.

Baca Juga:

Warga Gusuran JIS Tinggal di Pinggir Rel, Jakpro: Tanggung Jawab PT KAI

Bahkan tidak hanya di kelompok pekerja lapangan, para eksekutif proyek ini juga seluruhnya dari Indonesia, tidak ada satu pun dari luar negeri.

"Untuk stakeholders proyek ini, untuk kami project owner, Jakpro pure lokal termasuk dari kontraktor pelaksana konsorsium Wika Gedung, Jaya Konstruksi dan PP, top level-nya," katanya.

Sedangkan project manager sampai dengan staf semuanya lokal tenaga kerja itu subcom, mandor lokal. (Asp)

Baca Juga:

Warga Umum Bisa Kunjungi JIS, Catat Tanggalnya

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Komisi B DPRD DKI Belum Tahu Alasan Anies Copot Dirut Jakpro
Indonesia
Komisi B DPRD DKI Belum Tahu Alasan Anies Copot Dirut Jakpro

"Nanti mungkin setelah reses mungkin ada rapat lagi dengan BUMD dan SKPD. Kita akan tanyakan itu alasannya apa, pertimbangnya apa, kita perlu tahu. Apakah memang karena tidak mencapai target apa gimana," pungkasnya.

Terjaring OTT KPK, Intip Deretan Miliaran Harta Bupati Penajam Paser Utara!
Indonesia
Terjaring OTT KPK, Intip Deretan Miliaran Harta Bupati Penajam Paser Utara!

Sementara untuk harta bergerak, Abdul Gafur tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 509.000.000

Hukuman Disiplin Bakal Diberikan Pada ASN Penerima Bantuan Sosial
Indonesia
Hukuman Disiplin Bakal Diberikan Pada ASN Penerima Bantuan Sosial

ASN memiliki penghasilan tetap dari pemerintah sehingga tidak termasuk dalam kriteria penerima bansos.

KPK Buka Peluang Jerat Legislator Bekasi dalam Kasus Suap Rahmat Effendi
Indonesia
KPK Buka Peluang Jerat Legislator Bekasi dalam Kasus Suap Rahmat Effendi

Kalau dalam penggeledahan itu ditemukan sesuatu hal yang berkaitan dengan dimungkinkannya adanya tindak pidana baru ya tentunya pasti akan kita buka

BMKG: Sejumlah Wilayah Terjadi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang
Indonesia
BMKG: Sejumlah Wilayah Terjadi Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang

BMKG mengeluarkan peringatan dini prakiraan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia, Senin (12/7).

DPD Minta Polri Usut Tuntas Oknum Polisi Jual Senjata Api ke KKB
Indonesia
DPD Minta Polri Usut Tuntas Oknum Polisi Jual Senjata Api ke KKB

“Kita mendorong Kepolisian untuk mengungkap dan mengusut tuntas hasil temuan transaksi senjata api ilegal tersebut hingga ke jaringan utama dan seluruh pihak yang terlibat,” kata Nono Sampono

Kenangan SBY Pada Rektor Paramadina dan Mantan Staf Khusus Firmanzah
Indonesia
Kenangan SBY Pada Rektor Paramadina dan Mantan Staf Khusus Firmanzah

SBY mengaku kerap berdiskusi dengan Fiz. Dan Dalam forum, dapatkan banyak hal, termasuk isu dan berita yang tidak menyenangkan utk didengar.

MA Nyaris Putus Perkara 100 Persen Selama 2021
Indonesia
MA Nyaris Putus Perkara 100 Persen Selama 2021

Namun sekarang, masih ada sisa perkara sebanyak 16 perkara hingga tanggal 27 Desember 2021

Oknum Polisi Ditangkap Setelah Terlibat Perampokan Emas di Banyuwangi
Indonesia
Oknum Polisi Ditangkap Setelah Terlibat Perampokan Emas di Banyuwangi

Sebanyak empat orang yang diduga melakukan perampokan toko emas di Banyuwangi dicokok polisi.

Hari Ini, Rachel Vennya Diperiksa Terkait Pelat Mobil RFS
Indonesia
Hari Ini, Rachel Vennya Diperiksa Terkait Pelat Mobil RFS

Terkait itu, pihak kepolisian sudah mengirimkan surat panggilan terhadap Rachel untuk diperiksa soal pelat nomor bodong tersebut. Pemeriksaan itu akan dilakukan pada Senin (25/10).