Srikandi Nusantara Buka Kesempatan Bisnis dan Kolaborasi Bisnis bagi para Perempuan Pebisnis  Festival Srikandi Nusantara menghadirkan pebisnis perempuan inspiratif. (foto: istimewa)

ERA digital tak hanya mempermudah kita dalam berkomunikasi atau memperoleh informasi, tetapi juga meningkatkan peluang ekonomi. Digitalisasi memberi peluang berbisnis bagi para perempuan. Kendati demikian, masih banyak perempuan yang ragu-ragu untuk mengeksplorasi kemampuan bisnis mereka. Tak hanya ragu, mereka juga bingung menyalurkan potensi mereka. Untuk menstimulasi keberanian perempuan Indonesia dalam berbisnis, Bukalapak menggelar Festival Srikandi Nusantara.

Acara bertajuk Buka Kesempatan untuk Perempuan Indonesia tersebut diselenggarakan di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Sabtu (10/11). Kegiatan tersebut diisi sejumlah perempuan pebisnis inspiratif yang sukses di bidang masing-masing. Mereka yakni CFO Bukalapak Natalia Firmansyah, Founder dan CEO Hijup Diajeng Lestari, Founder dan CEO Female Daily Network Hanifa Ambadar, Co-Founder dan Creative Director Puyo Desserts Eugenie Patricia, serta Duta Koperasi dan Ketua Umum IWAPI Dewi Motik Pramono.

festival srikandi nusantara
(Dari kiri) Ressy Chandra, Srikandi Bukalapak, Natalia Firmansyah selaku Chief Financial Officer Bukalapak, dan Muhammad Fikri, Head of Community Bukalapak, berbicara dalam sharing session mengenai peran teknologi dalam pemberdayaan perempuan masa kini.(foto: istimewa)

Setelah talkshow, acara dilanjutkan dengan dua workshop, yaitu Financial Management Workshop oleh Jouska dan Beauty Class oleh Wardah. “Di kelas Financial Management Workshop, para perempuan tak hanya diajarkan untuk pintar mengelola keuangan untuk bisnis mereka, tetapi juga untuk kebutuhan rumah tangga,” ujar Head of Community Management Bukalapak Muhammad Fikri.

festival srikandi nusantara
Chief Financial Officer Bukalapak Natalia Firmansyah memberikan cinderamata kepada Plt. Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Ghafur Dharmaputra.(foto: istimewa)

Sebanyak 300 perempuan pebisnis antusias mengikuti rangkaian kegiatan Buka Kesempatan untuk Perempuan Indonesia tersebut. Fikri mengungkapkan peserta yang hadir datang dari berbagai bidang usaha, mulai dari bisnis kuliner, kecantikan, hingga fesyen. Keberagaman jenis usaha yang dijalani para perempuan tersebut ternyata membuka peluang lainnya, yakni peluang kolaborasi. “Di sini semua perempuan pengusaha bertemu dan berbagi pengalaman. Dari sana mereka melihat adanya peluang kerja sama. Misalnya, para pengusaha fesyen berpikir, 'oh kalau mau beli kain di ibu A saja kualitasnya oke nih',” tutur Fikri.

Chief Financial Officer Bukalapak Natalia Firmansyah berharap para perempuan lebih memaksimalkan potensinya sehingga lebih berkembang. “Acara ini menjadi wadah saling berkembang antarwomanpreneur di Indonesia,” jelas perempuan yang akrab disapa Nat tersebut.

Selain di Jakarta, Workshop Srikandi Bukalapak juga diselenggarakan di empat kota besar di Indonesia lainnya. Kota-kota tersebut ialah Yogyakarta, Makassar, Bandung, dan Semarang.(avia)

Kredit : iftinavia


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH