Srikandi Cup Diikuti Delapan Klub Basket Putri Technical Meeting Srikandi Cup

MerahPutih.com - Sebanyak delapan klub basket putri ikut Srikandi Cup 2017-2018 (kompetisi basket putri Indonesia). Kepastian itu didapat setelah perwakilan klub itu manager meeting.

Menurut keterangan pers panitia Srikandi Cup, Minggu (3/9), kedelapan tim yang ikut adalah Surabaya Fever, Sahabat Semarang, Merpati Bali, Merah Putih Samator Jakarta, Tanago Friesan Jakarta, Tenaga Baru Pontianak, Flying Wheel Makassar, GMC Cirebon.

Koordinator Piala Srikandi Deddy Setiawan mengatakan komeptisi tahun ini akan diselenggarakan selama empat seri yang terdiri dari tiga seri regular dan satu seri play-off dan grand final

"Kami akan memulai di akhir bulan November, rencananya Seri I dilaksanakan di Kota Makassar. Hingga saat ini persiapannya memasuki 70 persen," kata Deddy, yang juga pemilik klub Merpati Bali.

Deddy berharap bahwa ajang Srikandi Cup ini juga bisa menjaring pemain yang akan memperkuat timnas basket putri Indonesia di ajang Asian Games 2018. Demi Asian Games, kompetisi tahun ini akan selesai pada April.

Seri I akan dilangsungkan di Makassar pada akhir November 2017, Seri ke II di Kota Surabaya Januari 2018, Seri ke III Jakarta atau Tangsel Maret 2018 dan Babak Playoff dan Grandfinal berlangsung di Cirebon pada bulan April 2018.

"Musim ini kami sepakat mengikuti agenda TC timnas Asian Games. Oleh karena itu kompetisi harus selesai pada bulan April. Musim depan kita akan mencoba menambah seri dan kota penyelengaraannya," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PP Perbasi, Danny Kosasih, mengapresiasi kedelapan tim yang akan berlaga dan siap membantu dalam hal perwasitan dan memberikan penataran kepada perangkat pertandingan. Ia juga berharap liga putri kedepannya akan semakin baik dari segala semua aspek.

"Perbasi akan mendukung dari sisi perwasitan dan memberikan pelatihan kepada para perangkat pertandingan, misalnya 1 hari sebelum seri dimulai akan diadakan workshop dan juga mensosialisasikan peraturan FIBA terupdate supaya penyelenggaraan liga putri semakin maju," ujarnya.

"Masukan saya, delapan tim peserta wajib membawa 1 referee berlisensi A dan juga penyelengara di empat kota tersebut harus memberdayakan SDM wasit lokal. Kami hanya akan membantu menyediakan 2 wasit Nasional setiap serinya. Dengan demikian diharapkan adanya transfer ilmu dan kualitas pertandingan akan terjaga mutunya," sambungnya.



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH