Sri Sultan Ancam Tutup Malioboro Jika Masyarakat tak Patuhi Protokol Kesehatan Jalan Malioboro yang menjadi magnet bagiwisatawan ke Yogyakarta. (Foto: instagram@bekitravellerph)

MerahPutih.com - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengkubuwono X mengancam akan menutup kawasan Malioboro. Ancaman ini dikeluarkan lantaran masih banyaknya pengunjung Malioboro yang tidak mengindahkan protokol kesehatan..

Menurut pengamatan Sultan, Kawasan Malioboro, Tugu dan titik nol tampak mulai padat pengunjung saat akhir pekan lalu. Sebagian besar pengunjung datang ke Malioboro dengan bersepeda bersama kelompok. Namun banyak yang tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak serta membuat kerumunan.

Baca Juga

Ketua DPC PDIP Solo: Purnomo Harus Patuhi Keputusan Bersama

"Minggu malam saya keluar keliling lewat Malioboro. Banyak yang kongkow tidak pakai masker dan tidak jaga jarak,” ujar Sri Sultan seusai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD DIY, Senin (8/6) pagi.

Sultan menyayangkan sikap masyarakat yang tidak disiplin. Menurut beliau hal tersebut akan memberikan dampak negatif bagi semua pihak. Pasalnya jika sampai terjadi penularan corona, akan sangat sulit melakukan tracking.

"Jangan sampai saya close (Malioboro). (Jangan) sampai nanti terjadi (gelombang) COVID-19 kedua. Apalagi mereka mungkin ada yang dari luar daerah, kan jadi susah (trackingnya). Saya minta kesadarannya semua pengunjung Malioboro," tegasnya.

Suasana malioboro ramai dengan pengunjung. Foto: Instagram Okahamied
Suasana malioboro ramai dengan pengunjung. Foto: Instagram Okahamied

Raja Yogyakarta ini menambahkan ia tak akan segan membubarkan kerumuman di kawasan wisata manapun. Dirinya lantas menelepon Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi dan Sekda DIY Baskara Aji dan menginstuksikan mereka untuk segera berkoordinasi soal penertiban.

"Iya. Saya akan menempuh itu (membubarkan kerumunan) karena risikonya terlalu besar," kata dia.

Baca Juga

MPR Sebut Kasus Rasialis di Amerika Mustahil Terjadi di Indonesia, Ini Alasannya

Sri Sultan turut meminta para pedagang kaki lima dan pemilik toko di kawasan Malioboro untuk menyediakan tempat cuci tangan dan mengenakan masker. (*)

Berita ini merupakan laporan Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Mundur Sebagai Bakal Cawali dari PDIP, Purnomo Tak Tertarik Maju dari Partai Lain
Indonesia
Mundur Sebagai Bakal Cawali dari PDIP, Purnomo Tak Tertarik Maju dari Partai Lain

Purnomo akan setia sebagai kader PDIP untuk mendukung siapapun bakal calon cawali dan cawawali yang diusung PDIP

ICW Pertanyakan Hilangnya Nama Ihsan Yunus PDIP di Dakwaan Penyuap Juliari
Indonesia
ICW Pertanyakan Hilangnya Nama Ihsan Yunus PDIP di Dakwaan Penyuap Juliari

Dalam dakwaan dua penyuap bekas Menteri Sosial Juliari Peter Batubara itu tidak disebutkan nama Ihsan Yunus. Padahal dalam rekonstruksi perkara yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) nama tersebut sudah muncul.

Makna Paskah Bagi Sekjen PDIP
Indonesia
Makna Paskah Bagi Sekjen PDIP

Hasto menyatakan, peringatan Tri Hari Suci Paskah tidak hanya mengungkapkan karya penyelamatan Allah melalui jalan pengorbanan penuh kasih Yesus Kristus.

AHY Vs Moeldoko, Fahri Hamzah: Kalau Mayor Menang Lawan Jenderal, Luar Biasa
Indonesia
AHY Vs Moeldoko, Fahri Hamzah: Kalau Mayor Menang Lawan Jenderal, Luar Biasa

"Tapi kalau sang mayor menerjang jenderal dan menang itu hebat…! Bisa-bisa semua pangkat di atas mayor di tiadakan,” cuit Fahri Hamzah

Berhenti Sejak Maret, KA Bandara Internasional Adi Soemarmo Kembali Beroperasi
Indonesia
Berhenti Sejak Maret, KA Bandara Internasional Adi Soemarmo Kembali Beroperasi

Sebelumnya, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menghentikan operasional KA Bandara tersebut sejak Maret 2020 lalu lantaran adanya pandemi COVID-19.

Klaster Mahasiswa UNS Terpapar COVID-19 Bertambah 34 Orang
Indonesia
Klaster Mahasiswa UNS Terpapar COVID-19 Bertambah 34 Orang

Deteksi awal hanya ada 25 pasien COVID-19

Jusuf Kalla Tegaskan Din Syamsuddin Bukan Tokoh Radikal
Indonesia
Jusuf Kalla Tegaskan Din Syamsuddin Bukan Tokoh Radikal

“Pak Din sangat tidak mungkin radikal, dia adalah pelopor dialog antar agama dan itu tingkatannya iternasional," kata JK

Mahasiswa ITS Kenalkan Desain Rumah Sakit COVID-19 dari Kontainer
Indonesia
Mahasiswa ITS Kenalkan Desain Rumah Sakit COVID-19 dari Kontainer

“Untuk itu, ide kami menggunakan kontainer dengan memanfaatkan sifat portable-nya, mudah untuk dipindahkan dan dilengkapi fitur smart system,” terang Robert

Tol Cengkareng - Kunciran Segera Jalani Uji Layak Fungsi
Indonesia
Tol Cengkareng - Kunciran Segera Jalani Uji Layak Fungsi

Jalan Tol Cengkareng - Batuceper - Kunciran sepanjang 14,19 Km yang merupakan bagian dari ruas tol JORR 2 terbagi menjadi 4 Seksi

Diamankan Polisi, Status John Kei Sedang Bebas Bersyarat
Indonesia
Diamankan Polisi, Status John Kei Sedang Bebas Bersyarat

John Kei pada 27 Desember 2012 divonis 12 tahun penjara karena melakukan pembunuhan berencana terhadap Tan Harry Tantono alias Ayung.